Social Icons

Kamis, 30 Juni 2016

PENSIUNPRENEUR SIAPA TAKUT? DOA DAN DUKUNGAN ISTRI

"Bagaimana korelasi seorang suami yang memilih untuk menjadi seorang pensiunpreneur dan istri yang pastinya kena dampak dari pilihan suami tersebut?" tanya seorang ibu yang ikut sharing dalam program Pensiunpreneur, Siapa Takut?. hmmmm… pertanyaan yang sangat mendasar bagi setiap pensiunpreneur ketika mereka akan memilih resign dan juga menjalankan bisnis ke depannya.
 
Tentu seorang suami yang sukses dalam berbisnis ada wanita yang hebat yang mendampinginya. Rasanya, pernyataan ini benar adanya dan akan berpengaruh signifikan bagi para pensiunpreneur ketika mereka memutuskan untuk berbisnis. Seorang calon pensiunpreneur harus benar-benar memahami dan bahkan menjalankan konsep ini dengan sebaik-baiknya untuk sukses.
 
Saya kembali teringat dengan konsep yang dijalankan oleh Abah Herry dalam program Pensiunpreneur, Siapa Takut yang dimanage oleh STRABIZ Manajemen Bandung dan ditayangkan di Bandung TV. Kebetulan waktu itu, Abah Herry di shooting bersama dengan istri beliau, Mak Ida. Waktu itu, beliau menjelaskan bagaimana pada awalnya Abah menjelaskan keinginan untuk resign atau mundur dari PT Dirgantara Indonesia dan memulai menjadi seorang pensiunpreneur.
 
"Saya menanyakan dulu kepada Istri saya tentang keputusan ini karena akan berdampak kepada dirinya juga" kata Abah Herry. Saya mencoba menanyakan kepada Mak Ida dan beliau mengiyakan apa yang disampaikan abah Herry. Lalu, Mak Ida membenarkan apa yang disampaikan oleh Abah Herry. "saya mendukung apapun keputusan suami saya karena saya yakin yang terbaik dari beliau. Selain itu, saya selalu mendoakan yang terbaik untuk suami saya" kata Mak Ida.
 
Hmmm… mendengar pernyataan tersebut, Abah Herry sangat terkesan dan langsung memegang tangan istrinya. Bagi saya, inilah bentuk dukungan yang luar biasa dari seorang istri dan sangat diharapkan oleh seorang suami untuk menjadi seorang pensiunpreneur sukses. Hasilnya? Luar biasa. Lingkung Seni Sari Malati yang dijalankan oleh Abah Herry bersama Mak Ida berkembang dengan pesat, baik dari aktivitas yang dilakukan berupa pelatihan, juga dalam bentuk proyek yang ditanganinya yang berhubungan dengan seni. Terakhir, prestasi yang dicapai juga luar biasa.
 
Inilah inspirasi yang luar biasa dari abah Herry dalam memilih menjadi seorang pensiunpreneur dimana doa dan dukungan istri adalah kunci suksesnya menjalankan bisnis.
 
So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..

KEKALAHAN TIM NASIONAL INGGRIS DARI ISLANDIA

BUSINESS TODAY
Ada yang menarik terjadi pada Piala Eropa tahun 2016 ini yaitu tim tangguh dan unggulan yaitu Tim Nasional Inggris kalah dari Islandia dengan skor 1-2. Berbagai ekspresi kekecewaan dari pendukung tim Inggris, apalagi berdekatan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang membuat banyak sekali spekulasi yang disampaikan oleh berbagai pihak.
Memang tidak banyak yang menduga bahwa Inggris akan kalah melawan Islandia kalau melihat bagaimana kesiapan dan dukungan untuk kemenangan tim Inggris dimana pemain-pemain dari tim-tim sepak bola terbaik. Akan tetapi, inilah bola yang orang bilang bahwa bola itu bundar dan semuanya mungkin saja terjadi dan pasti menjadi sebuah karakter dari permainan sepak bola.
Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang luar biasa dari kekalahan tim Inggris ini. hal yang mendasar adalah bagaimana sikap mental dari setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Sikap mental dalam menghadapi pesaing yang nota bene adalah pihak yang menawarkan produk yang sama kepada pasar  yang sama. Ini penting untuk dipahami oleh para entrepreneur karena akan berdampak kepada kelangsungan bisnis setiap entrepreneur.
Pemahaman tentang berfikir strategik adalah pelajaran kedua yang harus dimiliki entrepreneur. setiap entrepreneur harus bisa menganalisis pesaingnya, baik dari jumlah maupun strategi yang diterapkan oleh pesaing dengan basis kekuatan dan kelemahan masing-masing. Seringkali entrepreneur kalau melihat pesaing tidak secara komprehensif sehingga keputusan yang dibuat juga tidak bersifat strategis yang membuat daya saing tidak tercapai dalam artian sustainable competitive advantage yang menjadi hasil dari strategic thinking tidak akan bisa diraih dan berdampak kepada tujuan bisnis yang tidak akan bisa didapatkan.
Yang tidak kalah penting adalah bagaimana setiap entrepeneur memilih strategi yang paling tepat sesuai dengan kondisi lingkungan internal dan lingkungan eksternal yang berada dalam konteks bisnis para entrepreneur. Tentu analisis lingkungan menjadi dasar untuk membuat strategi yang paling tepat dalam konteks mampu memberikan superior value bagi konsumen di tengah tingginya tingkat persaingan bisnis saat ini.
Oleh karena itu, pelajaran dari kekalahan tim nasional Inggris dari Islandia benar-benar memberikan pelajaran yang luar biasa bagi para entrepreneur dalam membangun bisnis dengan dasar mindset atau sikap mental yang kuat, berfikir strategik serta membaut strategi yang paling bisa memberikan superior value sehingga mencapai sustainable competitive advantage. Bagaimana dengan anda? Hmmm…
 

CIPTAKAN KOMUNIKASI DUA ARAH

Seorang entrepreneur saangat tergantung kepada karyawan mereka dalam menjalankan bisnis. Rasanya, hal ini tidak perlu dibantah lagi karena memang tuntutan kepada setiap entrepreneur untuk sukses itu sangat besar dan sangat ditentukan oleh para karyawan atau tim mereka.

Inilah kesimpulan yang saya dapatkan ketika beberapa hari ini mengamati dan menganalisis perilaku yang dituntjukkan oleh entrepreneur dalam berbisnis. Kesimpulan bahwa entrepreneur itu hanya akan bisa membuat bisnis mereka tumbuh dan berkembang dengan menggunakan manajemen.

Bekerja dengan dan melalui orang lain untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien adalah esensi dari manajemen dan harus dilakukan oleh setiap entrepreneur. tidak ada tawar menawar karena untuk membuat bisnis mereka tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar, sangat membutuhkan orang lain untuk menjalankannya.

Dalam kerangka seperti ini, entrepreneur harus melakukan komunikasi dengan setiap karyawan untuk bisa menjelaskan apa yang diinginkan dari mereka dan mereka juga menyampaikan apa yang mereka inginkan kepada setiap entrepreneur. tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh setiap entrepreneur.
Hal ini penting untuk disadari bahwa komunikasi dua arah itu harus dilakukan oleh setiap entrepreneur. komunikasi yang memang dilakukan oleh entrepreneur kepada karyawan dan juga sebaliknya. Tidak gampang pastinya karena akan menuntut kesiapan dan komitmen untuk menjalankannya.

Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus bisa membuat sesuatu yang menarik dalam komunikasi dan secara konsisten untuk terus membukakan komunikasi untuk setiap karyawan mereka. Jangan terjebak dengan apa yang dilakukan oleh banyak orang ketika mereka takut untuk berkomunikasi dua arah dengan karyawan tersebut.
Kedepannya, setiap entrepreneur sangat dituntut untuk bisa berkomunikasi dua arah dengan setiap karyawan agar terjalin mutual understanding untuk membangun dan menjalankan bisnis tersebut. Hal ini akan menjadi sumber keunggulan bersaing untuk perusahaan saat ini dan yang akan datang.
TIM STRABIZ Management Consulting 

TIPS HUMAN CAPITAL : SAMAKAN PERSEPSI

Bisnis yang dijalankan oleh setiap entrepreneur tidak akan bisa berhasil kalau konteksnya masih dikerjakan sendiri. Kenapa demikian? Tingkat bisnis para entrepeneur yang dilakukan sendiri hanya mencapai skala bisnis mikro dimana mereka hanya memiliki asset diluar tanah dan bangunan sebesar Rp. 50 juta atau omzet maksimal Rp. 300 juta pertahun. Tentu hal ini tidak boleh terjadi pada entrepreneur. oleh karena itu, perlu entrepreneur membangun sebuah tim yang kuat
 
1.       Mendesain struktur organisasi perusahaan
Struktur organisasi menjadi penting karena berhubungan dengan siapa mengerjakan apa dan bertanggungjawab kepada siapa. Konteksnya adalah dalam perusahaan itu ada komisaris, direksi, karyawan yang bertugas menjalankan fungsi keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia.
 
2.       Membuat job description dan job specification
Gambaran tugas dan syarat-syarat orang yang akan menduduki sebuah struktur dalam organisasi perusahaan menjadi awal yang penting dalam membangun tim yang kuat bagi setiap perusahaan. ini penting diperhatikan karena berhubungan dengan bagaimana entrepreneur dapat bekerja secara tim.
 
3.       Merekrut dan menyeleksi
Entrepreneur harus bisa merekrut dan meyeleksi karyawan sesuai dengan job description dan job specification yang sudah dibuat. Hal ini penting untuk diperhatikan karena akan menentukan bagaimana entrepreneur mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
 
4.       Membangun persepsi yang sama tentang bisnis dan target yang hendak dicapai
Membangun persepsi yang benar tentang bisnis dan target yang hendak dicapai menjadi dasar bagi setiap entrepreneur untuk sukses dalam bisnis.
 
5.       Menjaga persepsi tersebut dibenak karyawan
Yang tidak kalah penting adalah sejauh mana persepsi itu ditingkatkan dan dipertahankan oleh setiap entrepreneur agar bisa mencapai titik optimal dimana setiap orang terus berupaya untuk mencapai visi perusahaan.
 
Inilah beberapa tips HUMAN CAPITAL yang pastinya harus dijalankan entrepreneur dalam kerangka membangun manajemen sistem perusahaan yang unggul untuk mencapai sustainable competitive advantage. Let's make a management system for our company
Oleh Tim STRABIZ Management Consulting 

Rabu, 29 Juni 2016

ONE VILLAGE, ONE PRODUCT

Pemerintah Kota Bandung berusaha untuk meningkatkan entrepreneur dan salah satu program yang dijalankan adalah One Village, One Product yang diharapkan dari masing-masing kelurahan dan bahkan sampai ke Rukun Warga memiliki anak muda yang berjiwa entrepreneurship dan bahkan menjadi pengusaha dengan menghasilkan produk yang unggul.

Bekerjasama dengan HIPMI Kota Bandung waktu itu, mengadakan kegiatan bersama untuk One Village, One Product. Program ini di acara Nubiz, Bandung TV
 

PENSIUNPRENEUR SIAPA TAKUT? PENGETAHUAN DAN PENGALAMAN SEBAGAI PLANNER

"Apa yang harus dilakukan oleh setiap karyawan yang akan berbisnis atau menjadi seorang pensiunpreneur untuk membangun bisnis  yang sudah dipilhnya?" tanya seorang teman karyawan yang memutuskan untuk menjadi seorang pensiunpreneur ketika dia sudah resign dari pekerjaan sebelumnya. Tentu pertanyaan ini harus saya jawab dengan sebaik mungkin dan memberikan sebuah solusi kepada mereka.
Saya jadi teringat dengan pengalaman yang disampaikan oleh Abah Heri dalam program Pensiunpreneur, Siapa Takut? yang saya liput dan tayangkan di Bandung TV. Teman-teman juga bisa melihat di youtube/Strabiz TV yang menayangkan ulang siaran tersebut. Jawaban yang diberikan oleh Abah Heri adalah bagaiimana beliau benar-benar memanfaatkan pengetahuan dan pengalamannya dalam mengelola aktivitas bisnis yang dijalankan oleh Lingkung Seni Sari Malati.

TIPS OPERASI : FLUKTUASI HARGA

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh para entrepreneur dalam berbisnis adalah bagaimana perubahan lingkungan bisnis yang berdampak kepada fluktuasi harga bahan baku yang dijual oleh para supplier. Tentu semua entrepreneur merasakan hal ini karena sejatinya entrepeneur berada dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah dan tidak pasti sehingga disinilah dituntut para entrepreneur untuk bisa menjadi ahli strategi bisnis dan manajemen
1.       Memahami bahwa fluktuasi harga bahan baku itu pasti

VAKSIN PALSU DAN ETIKA BISNIS PARA ENTREPRENEUR

BUSINESS TODAY
Luar biasa……inilah yang mungkin layak disamapikan kepada sepasang suami istri yang tega melakukan bisnis yang sangat bertentangan dengan etika bisnis dengan membuat vaksin palsu dan sudah berjalan selama kurang lebih 13 tahun. Berapa juta anak  yang sudah mengkonsumsi vaksin yang sejatinya adalah bagian dari upaya untuk membuat anak sehat dan dapat tumbuh sesuai dengan yang seharusnya serta bisa menangkal penyakit seiring dengan tumbuh kembang anak.

Akan tetapi, apa yang mereka lakukan? Tiga belas tahun mereka melakukan praktek membuat vaksin palsu dan menyebarkan vaksin palsu tersebut ke seluruh Indonesia. Berita di beragai media menyampaikan bagaimana marahnya stakeholders, mulai dari pemerintah dan apalagi masyarakat yang menjadi pihak yang dirugikan karena mengkonsumsi vaksin yang tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak mereka.

BERFIKIR SISTEM DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN

 
Kenapa keputusan yang dibuat oleh sebagian orang serhingkali tidak sesuai dengan yang mereka harapkan? Padahal analisisnya sudah mendalam dan menggunakan berbagai tool yang dapat memberikan analisis lebih baik dan tajam…. Begitulah pertanyaan salah seorang binaan GIMB Foundation kepada saya terkait decision making process yang harus dibuat oleh setiap entrepreneur, khususnya keputusan yang berhubungan dengan bisnis mereka.
Selalu saya sampaikan bahwa keputusan bisnis itu harus logis dan harus minimal berhubungan dengan emosi yang pastinya tidak bisa dilepaskan dari setiap diri entrepreneur. emosi itu selalu melekat dalam diri mereka dan oleh karena itu, entrepreneur harus mampu meng eliminir setiap emosi yang ada sehingga kualitas keputusan yang dibuat akan selalu berkontribusi optimal kepada pencapaian tujuan bisnis itu sendiri  yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.
Salah satu pertimbangan yang harus dijadikan dasar bagi entrepreneur dalam membuat keputusan adalah berfikir system atau system thingking. Mungkin orang bertanya-tanya kenapa harus berfikir system dalam mengambil keputusan? Kenapa tidak hanya menggunakan intuisi karena intuisi itu dapat membuat keputusan  yang sangat cepat dan bahkan tidak perlu berfikir panjang untuk membuatnya. Ingat, tingkat persaingan yang semakin tinggi membuat speed adalah salah satu hal yang penting bagi entrepreneur.
Memang betul bahwa speed itu penting bagi pembuatan keputusan para entrepreneur, akan tetapi, jelas tidak boleh hanya berfikir kecepatan membuat keputusan. Yang lebih penting adalah kualitas keputusan yang bisa membuat penyelesaian terhadap setiap masalah yang ada dalam perusahaan.
Berfikir system mentuntut setiap entrepreneur untuk bisa membuat kerangka berfikir dengan memperhatikan sub-sub system yang ada di dalam keputusan itu sendiri sebagai pertimbangan karena sub-sub system itu saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Contohnya, entrepreneur harus bisa memeprhatikan sub-sub system yang ada dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal perusahaan mereka.
Entrepreneur pasti sudah tahu tentang keuangan, pemasaran, proses bisnis dan sumber daya manusia sebagai sub system dalam lingkungan internal. Sementara, konsumen, pesaing, distributor, supplier, politik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi merupakan sub system dalam linkungan eksternal.
Semuanya akan melewati konsep input – proses – output seperti konsep system selama ini yang sudha banyak diketahui. Akan tetapi, hal ini tidak cukup karena berhubungan dengan kualitas keputusan entrepreneur itu sendiri nantinya. Setelah output, entrepreneur harus memikirkan outcome dari keputusan dengan bentuk penyelesaian masalah yang dihadapi. Artinya, sejauh mana kontribusi keputusan terhadap penyelesaian masalah bisnis.
Apakah cukup? Belum. Entrepreneur harus memikirkan sampai kepada impact atau dampak dari setiap keputusan, baik itu dampak positif maupun dampak negative yang pastinya akan berpengaruh kepada bisnis mereka.
Disinilah entrepreneur harus mendesain kerangka berfikir system, mulai dari input – proses – output – outcome – impact. Oleh karena itu, entrepreneur harus semakin hati-hati dan bahkan dalam kondisi logis yang sangat tinggi untuk membuat keputusan agar keputusan tersebut bisa memberikan kontribusi optimal dalam menyelesaikan masalah dan mampu mencapai tujuan bisnis yang sudah ditetapkan oleh entrepreneur tersebut.
TIM STRABIZ Management Consulting 

ERWIN YULIZAR: INGIN MEMPERBAIKI EKONOMI KELUARGA


Melihat penampilannya pertama kali waktu shooting Pensiunpreneur, Siapa Takut? untuk program Bandung TV bersama STRABIZ Manajemen Bandung, sudah tergambarkan Erwin Yulizar sebagai seorang pebisnis di bidang konveksi yang benar-benar fokus mengembangkan bisnisnya dengan basis komunitas karena terlihat stiker komunitas SOG di kendaraan roda dua dan bahkan dimobilnya. Atribut-atribut yang dibuat di baju hasil karya beliau juga menggambarkan bagaimana beliau sangat menunjukkan ketertarikan kepada komunitas otomotif.

"Saya tidak bisa dilepaskan dari komunitas dalam membangun bisnis dan inilah yang menjadi salah satu pasar yang saya garap" katanya memulai diskusi di Program Pensiunpreneur, Siapa Takut.  Apalagi beliau memang menjadi pengurus untuk komunitas otomotif. "Saya memang sudah aktif sejak bekerja pada tahun 1996 di tempat kerja dulu, di perusahaan konveksi yang besar di Kota Bandung sampai sekarang saya membangun bisnis dengan nama Boom Clothing  pada awal tahun 2000 an" tambahnya.

 
 
Blogger Templates