Top News

Assalamualaikum wr.  Wb. Apa yang harus dijalankan seorang pebisnis semisal UKM dll dalam mengelola bisnisnya agar cepat berkembang pesat nantinya? Dari segi teknis dan non teknis seperti apa guna memperlancar usaha dan  apa diperlukan suatu keahlian, bakat, sistem, produksi atau memakai gerat cepat ke pasang pasar dengan melalui medsos  dsb dan ke konsumen langsung? (Ruhayana, M. Toha, Bandung).

Salam Belbiz, buat Ruhyana. Salah satu tugas yang harus dilakukan oleh entrepreneur dalam mengembangkan bisnisnya adalah penguatan entrepreneurial mindset, manajemen usaha serta pemanfaatan social capital atau modal social yang ada di akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media. 

Oleh karena itu, entrepreneur harus benar-benar bisa meningkatkan manajemen keuangan, manajemen operasi, manajemen pemasaran serta manajemen sumber daya manusia. Hal ini masuk ke wilayah teknis yang harus dimiliki entrepreneur. 

Adapun entrepreneurial mindset adalah yang bersifat non teknis seperti visi, kreativititas dan inovasi, peluang, bisnis sebagai ibadah. Selain itu, juga leadership skill, decision making skill, communiation skill dan motivational skill. 

Semuanya berbasis kepada kompetensi yang harus dimiliki para entrepreneur karena berhubungan dengan knowledge, skill dan attitude. 

Itulah jawaban kami semoga bermanfaat untuk Rohman dalam mengembangkan bisnis. 

SALAM BELBIZ dari STRATEGIC Manajemen Bandung. 

Jawaban lainnya ada di www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com Jangan lupa dengarkan materi BELBIZ On Radio Minggu ini tentang INOVASI, Jumat, 17 Agustus 2018.

Memang menarik ketika seorang calon pensiunpreneur akan memilih bisnis harus memikirkan produk apa yang akan ditawarkan kepada konsumen agar bisa diterima oleh pasar. Penawaran yang akan diberikan tersebut adalah hakekat produk yang dibuatkan oleh calon pensiunpreneur dan bisnis yang akan dijalankan. 

Sebelum membuat produk, baik itu barang dan jasa, seperti yang biasanya dikenal oleh calon pensiunpreneur, sejatinya calon pensiunpreneur dan bahkan pensiunpreneur harus fokus terlebih dahulu kembali ke konsep PRODUK = SOLUSI bagi masalah yang dihadapi oleh masyarakat sebagai target pasar dari calon pensiunprenuer. 

Bicara solusi, tentu calon pensiunpreneur harus bisa melihat MASALAH yang dihadapi oleh masyarakat. Masalah bagi masyarakat, peluang bagi calon pensiunpreneur. Biasanya, yang paling dekat adalah bagaimana masalah tersebut berhubungan dengan pekerjaan yang dilakukan selama menjadi seorang karyawan di perusahaan. Pengalaman bekerja akan semakin memudahkan pemahaman terhadap masalah yang dimasyarakat, dan bisa jadi masalah yang dihadapi oleh perusahaan tadi. 

Oleh  karena itu, sejatinya SOLUSI adalah dasar produk dari calon pensiunpreneur dan pensiunpreneur berupa jasa, barang, informasi, tempat, orang, pengalaman. Jadi,, tidak salah kalau membangun konsultan bisnis atau konsultan sesuai pekerjaan. 

Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Ingat bagaimana dulu pensiunpreneur atau calon pensiunprener bekerja dan menghadapi masalah di perusahaan…. Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,

Tulisan besok akan membahas OPERATIONAL MANAGEMENT bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur
Assalamualaikum wr.  Wb. Pak banyak teman saya yang Palembang untuk jualan, katanya memanfaatkan moment sea games, kiara-kira bagaimana menurut Pak Mer?  (Muhamad Rohman di Kebon Kalapa, , Bandung)

Salam Belbiz, buat Rohman. Bicara bisnis, itu bicara peluang, dan sejatinya setiap entrepreneur harus bisa melihat dan menganalisis setiap peluang, hal berlaku untuk setiap bisnis dan ini adalah tuntutan bagi setiap entrepreneur agar bisa sukses dalam bisnisnya. Bicara Asian Games, jelas ini adalah sebuah peluang yang harus dimanfaatkan karena entah kapan lagi datang ke Indonesia. 

Hanya saja, tentu peluang ini harus dianalisis dan dihubungkan dengan bisnis ini setiap entrepreneur yang diharapkan akan berhubungan dengan peluang tersebut. Kalau berhubungan, maka, ambil peluang tersebut karena akan dapat menumbuhkembangkan bisnis. Disinilah entrepreneur harus bisa bergerak cepat.

Oleh karena itu, tepatlah pilihan teman Rohman tersebut yang datang ke Palembang dan mengambil peluang. Jadi, tidak salah keputusan dan tindakan teman tersebut. 

Itulah jawaban kami semoga bermanfaat untuk Rohman dalam mengembangkan bisnis. 

SALAM BELBIZ dari STRATEGIC Manajemen Bandung. 

Jawaban lainnya ada di www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com Jangan lupa dengarkan materi BELBIZ On Radio Minggu ini tentang INOVASI, Jumat, 17 Agustus 2018.

Ada yang menarik ketikaa saya bertemu dengan salah seorangpensiunpreneur yang menjalankan beberapa bisnis yang saling berbeda. Kalau bahasa kerennya, pensiunpreneur ini menjalankan beberapa strategic business unit (SBU) dalam perusahaanya. Boleh? Ya pastilah..siapa yang melarang untuk menjalankan lebih dari SBU dalam bisnisn?

Akan tetapi, permasalahan pertama kali muncul adalah pencatatan keuangan yang tidak baik. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena mereka menggabungkan pencatatan semua SBU dalam satu pencatatan keuangan. Serius?

Iya.. dua rius.. malah.. he2.. inilah salah satu kesalahan mendasar pensiunpreneur dalam pengelolaan keuangan. Lebih fokus kepada produksi dan pemasaran daripada keuangan sehingga fondasi dari bisnis yaitu keuangan tidak terkelola dengan baik. Padahal. Sumber keputusan setiap pensiunpreneur adalah laporan keuangan. Tuh kan. Ketemu lagi masalah di pensiunpreneur dalam pencatatan keuangan. Padahal, pengetahuan dan pengalaman mereka dalam keuangan sudah didapat selama bekerja diperusahaan dulu.

Sejatinya,seorang pensiunpreneur membuat pencatatan keuangan secara terpisah untuk setiap SBU yang mereka jalankan. Hal ini penting karena berhubungan dengan sejauh mana keputusan diambil berdasarkan kinerja masing-masing SBU. Jadi, kalau pensiunpreneur punya dua SBU, maka pencatatannya juga harus dua.

KECUALI, kalau pensiunpreneur sudah membuat model bisnisnya menjadi sebuah HOLDING atau perusahaan induk dan anak perusahaan. Hal ini bisa disatukan, tetapi menggunakan system akuntansi yang tegas.

Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Manfaatkan pengetahuan dan pengalaman dalam pencatatan keuangan di perusahaan…. Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,

Tulisan besok akan membahas MARKETING MANAGEMENT bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur