Selamat datang

Hayu.......Dengarkan diskusi bisnis KLINIK UKM Radio Bobotoh 96,4 FM setiap Senin, pukul 18.00 - 19.00 WIB

Kamis, 24 April 2014

Rapat HIPMI dengan Bank BJB

Kemaren sore, Kang Meriza rapat dengan pihak Bank BJB divisi mikro untuk membahas perkembangan program yang akan dijalankan oleh HIPMI BPD Jabar dengan Bank BJB dengan nama Kredit Cinta Rakyat (KCR) for HIPMI. Rapat ini dihadiri oleh tim dari HIPMI Jabar dan juga dari Bank BJB yaitu Bu Ita Garmeita dengan tim legal Bank BJB.

Pertemuan kemaren pada dasarnya membahas bagaimana pola kerjasama yang akan dikembangkan untuk bisa memberikan value bagi para anggota HIPMI sehingga mereka mendapatkan benefit dari kredit yang memang dibutuhkan untuk menumbuhkembangkan bisnis mereka. Padahal bisnis mereka itu memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Inilah yang menjadi tantangan bagi pengurus HIPMI dalam membangun bisnis anggotanya.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dimana aspek legal dari kredit ini harus benar-benar menjadi perhatian agar tidak salah nantinya. artinya, kepentingan dari kedua belah pihak yaitu HIPMI sebagai avalist dan yang bertanggung jawab dalam memberikan jaminan kepada kredit tersebut serta Bank BJB sebagai perbankan yang memiliki keterkaitan dengan Bank Indonesia selaku regulator.

Ada satu hal yang menjadi perhatian yaitu bagiamana mencari cara terbaik dan bermanfaat bagi kedua belah pihak dalam membangun kerjasama tersebut dengan baik. Pihak Bank BJB melalui divisi legal memberikan gambaran bagaimana yang terbaik dalam konteks relasional konsep pemberian kredit bagi anggota HIPMI. Demikian juga dengan tim HIPMI Jabar dimana mereka memberikan harapan kepada pihak Bank BJB.


Alhamdulillah, pertemuan kemaren sore dapat mencapai kesamaan pandangan terhadap program KCR for HIPMI. 

VISITASI JURI AIJB 2014

Salah satu kegiatan yang dilakukan pada hari Senin, 21 April 2014 yang lalu adalah bertemu dengan para juri Anugerah Inovasi Jawa Barat (AIJB) tahun 2014 yang merupakan program lanjutan dari AIJB tahun 2013 dimana GIMB Foundation menjadi juara 1 untuk kategori pendidikan secara berkelompok. 


Tahun ini, GIMB juga mengikuti program lanjutan dimana ada lomba untuk lanjutan bagi para entrepeneur dalam konsep pengembangan apa yang sudah "dijaminkan" kepada AIJB untuk tetap menghasilkan entrepreneur muda yang berbasis pengetahuan atau a successful knowledge based young entrepreneur dalam konsep GIMB itu sendiri. 

Juri yang datang terdiri dari tiga orang yaitu Ibu Regi dan dua tim dari pemerintahan yang memang bertanggungjawab pada program tersbut. Kang Meriza, kang Avip dan Kang Agus menjelaskan konsep yang ditawarkan kepada para juri AJIB bahwa entrepreneur membutuhkan internet untuk memasarkan produk-produk mereka. 

Kang Meriza menjelaskan kenapa hal ini terjadi? karena entrepreneur saat ini menghadapi kendala dan ancaman nantinya pada pemberlakukan pasar bebas ASEAN tahun 2015 dimana mereka akan menghadapi pesaing. diharapkan nantinya dengan web ini mereka akan bisa memasarkan produk tersbeut dengan memanfaatkan web. inilah tantangan bagi setiap entrepreneur nantinya. 

Alhamdulillah, para juri dapat memahami apa yang diusulkan oleh GIMB dan juga konsep yang mendasari program yang ditawarkan. sukses terus untuk GIMB dan terima kasih atas kungjungan dari juri Anugerah Inovasi Jawa Barat. 

ILB 50: BERSAMA ANDRIS “NASI LIWET INSTAN 1001”

Program I Love Business yang ke 50 ini mendatangkan Kang Andris, owner Nasi Liwet 1001 yang diproduksi di Garut. Luar biasa, jauh-jauh beliau datang ke Bandung untuk berbagi kepada GIMBers yang sudah hadir di Bober Cafe, Jalan Sumatera Bandung. Ada semangat yang diditularkan kepada para GIMBers tentang berbisnis.

Kang Andris berbagi cerita bagaimana beliau memulai usaha nasi liwet instan 1001 ini yang merupakan usaha keluarga pada awalnya dengan menjual beras. Tetapi, beliau memiliki satu konsep dimana sebagai anak muda harus memberikan nilai tambah (value added) bagi beras yang dihasilkan oleh keluarga beliau. Inilah yang menjadi motivasi menghasilkan nasi liwet instan 1001 ini. banyak hal yang dibagikan oleh Kang Andri kepada GIMBers dan bahkan memberikan pengalaman baru dengan mencicipi nasi liwet yang dimasak secara langsung di tempat.

Konsep bisnis yang dimulai dari orang tua menjadi dasar beliau untuk mengembangkan bisnis yaitu berbisnis beras dengan merek 1001. Ada filosofi yang terkandung dalam brand tersebut yaitu dari 1000, ada satu yang paling baik. konsep inilah yang menjadi perhatian dari kang Andris dalam berbisnis nasi liwet instan 1001 ini.

Kenapa tidak diberikan value added dalam produk ini? karena beras itu adalah produk yang bersifat mendasar bagi konsumen. Jadilah nasi liwet instan. Potensi konsumen yang ingin praktis dan cepat dalam mendapatkan nasi, menjadi alasan kang Andris dalam membuat produk dan Alhamdulillah, sudah bisa diterima pasar.

Untuk promosi, beliau mengikuti lomba yaitu Anugerah Inovasi Jawa Barat (AIJB) dan tahun 2012, belaiu menjadi pemenang. Itulah kesempatan untuk berkenalan dengan pasar yang lebih luas dimana banyak kesempatan yang didapat dari hasil lomba dan salah satunya bantuan pemerintah dalam berpromosi. Bahkan sampai ke Malaysia dan inilah yang membuat orang mengenal nasi liwet instan 1001.

Saat ini, produk kang Andris sudah di ekspor keberbagai negara dan mendapatkan respon yang positif. Selama presentasi, kang Andris juga mendapatkan pertanyaan dari GIMBers dan beliau memberikan tanggapan dengan baik sehingga peserta puas.

Kang Meriza ikut dalam acara ini dengan memberikan analisis kepada para GIMBers yang bertanya tentang konsep dalam ILB tersebut.




Minggu, 20 April 2014

Belajar bisnis, radio k-lite, 20 april'14

Belajar bisnsi atau Belbiz yang menjadi program rutin dari GIMB Entrepreneur School di setiap minggu malam kemaren memasuki pertemuan yang ketiga. Alhamdulillah, program ini mulai mendapatkan respon positif dari entrepreneur dan juga sahabat radio K-Lite. Tanggapan dari mereka sudah positif dan bahkan menunggu program tersebut karena banyak ilmu yang didapatkan dari bahasan bisnis yang dibawakan secara santai.

Pelajaran yang diberikan oleh Kang Meriza, Kang Agus serta tamu seorang Syarif dan juga Nurdin membahas tema kompetensi seorang entrepreneur. Hal ini berawal dari penjelasan kang Meriza tentang bagaimana seorang entrepreneur sukses itu harus memiliki kompetensi yang tepat. Tetapi, sebelumnya, beliau menjelaskan materi yang sudah diberikan yaitu berhubungan dengan mindset seorang entrepreneur dan juga motif seorang entrepreneur untuk sukses.

Kompetensi berhubungan dengan knowledge, skill dan attitude yang harus dimiliki oleh entrepreneur karena tidak cukup seorang entrepreneur hanya action, action dan action. Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus mempelajari, memahami, menghayati serta memanfaatkan KSA ini dalam setiap aktivitas bisnis mereka. inilah yang menjadi pesan utama Belbiz malam itu.

Ada 10 kompetensi bisnis yang harus dimiliki dan dikuasai serta dikembangkan dalam diri setiap entrepreneur yaitu knowing your business, knowing basic management, having adequate capital, having approriate attitude, managing finance effectively, managing time efficiently, managing people, satisfying customers with high quality product, knowing how to compete dan juga bisa membuat SOP. Itulah kompetensi yang harus dimiliki dan kang Meriza juga menambahkan untuk menguasai ICT dalam berbisnis.

Kang Agus juga memberikan tambahan penjelasan dan contoh yang relevan dengan kompetensi ini karena akan membuat pemahaman semakin mendalam. Kang Agus menggambarkan bagaimana knowledge dan skill tersebut seperti daging dan tulang yang saling berhubungan. Tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu, entrepreneur harus terus bisa mengembangkan knowledge, skill dan attitude agar bisa mencapai tingkat sebagai ahli atau expert.

Syarif sebagai salah seorang bintang tamu juga memberikan gambaran bagaimana bisnis beliau yaitu cyberlabs yang berbisnis di bidang soft developer berawal dari kompetensi yang dimiliki yaitu bidang ICT. Inilah yang mengawali bisnis beliau. tetapi, saat ini beliau terus mengembangkan kompetensi dengan belajar di GIMB Entreperneur School.

Belajar Bisnis malam itu juga direspon banyak pendengar dengan sms dan juga twitter serta pertanyaan langsung kepada penyiar. Alhamdulillah, dapat dijawab semua dan membuat mereka mendapatkan pengetahuan baru untuk menjadi entrepeneur sukses.   

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sabtu, 19 April 2014

BERBISNIS DENGAN INTERNET MARKETING

Salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap kamis malam oleh GIMB Entrepreneur School (GES) adalah Nubiz, yang muda yang berbisnis. Program Talkshow di Bandung TV yang merupakan hasil kerjasama antara GES dengan Bandung TV dan juga Koran Bisnis Bandung serta didukung oleh Bank BJB tersebut memang ditujukan untuk memberikan knowledge, skill dan pengalaman para entrepreneur mudayang sukses dibidang mereka masing-masing kepada entrepreneur muda  lainnya.

Program Nubiz pada hari Kamis, 17 April 2014 yang lalu mendatangkan Anne Ahira, pebisnis yang melejt dengan perusahaan ASIAN BRAIN dan memanfaatkan internet marketing untuk bisnis beliau. Tidak gampang mendatangkan Anne, begitu biasa beliau dipanggil, tetapi dengan kesamaan cara pandang terhadap entrepreneurship, beliau bersedia hadir ditengah entrepreneur muda, baik yang hadir di studio maupun pebisnis muda yang ada dirumah.

Tema malam itu adalah bagaimana setiap entrepreneur bisa membangun bisnis yang mencapai competitive advantage atau keunggulan bersaing melalui internet marketing. Konsep competitive advatange ini penting bagi setiap entrepreneur karena tingginya tingkat persaingan antar pebisnis saat ini dan tentu, setiap entrepreneur harus bisa menjadi lebih baik dan unggul. Kinerja perusahaan sangat ditentukan dari keberhasilan mereka mencapai competitive advantage tersebut.

Kang Meriza mengawali penjelasan dengan memberikan konsep tentang entrepreneur itu harus menjadi seorang ahli strategi karena bisnsi mereka berada dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan juga mengalami turbulensi. Inilah yang menjadi tantangan dari setiap entrepreneur. ada lingkungan internal dan eksternal yang mbuat setiap entrepreneur harus bisa unggul.

Untuk itu, diperlukan interneet marketing sebagai salah satu cara untuk mencapainya. Kata kang Meriza. Untuk emndapatkan aplikasi IT tersebut, didundanglah Anne Ahira. Pada sesi pertama, Anne menceritakan pengalaman beliau belajar internet marketing selama dua tahun dan penuh perjuangan sehingga bisa membuat bisnis beliau seperti sekarang.

Selanjutnya, juga digambarkan perjalanan bisnis Anne saat ini dimana seringkali orang mencemooh dan melakukan black campaign kepada beliau, akan tetapi, hal ini tidak membuat beliau menjadi takut dan malah siap menghadapi dengan memberikan gambaran bagaimana bisnis nya yang sudah diapresiasi oleh pemerintah, dan juga dunia internasional.

Para penanya juga datang dari pebisnis muda, baik yang distudio mapun di rumah. Pertanyaan seputar bisnis yang seharusnya bisa dikembangkan dengan memanfaatkan Internet Marketing bagi para entrepreneur. Ada pertanyaan yang berhubungan dengan memanfaatkan Internet marketing bagi bisnis property dan juga menjual berbagai peralatan komputer.

Pebisnis muda yang ada studio juga bertanya tentang bisnis aksesoris dan juga bisnis donut peuyeum dimana mereka menanyakan cara untuk mengoptimasi internet marketing untuk bisnsi tersebut. Anne menjelaskan bagaimana internet marketing bisa mengembangkan bisnis mereka dan pastinya harus tepat sasaran pada pasar yang diingin dilayani. Inilah kuncinya, kesesuaiaan antara produk dengan pasar teresbut.

Pada akhirnya, kang meriza menyimpulkan bahwa setiap entrepreneur harus bisa mencapai keunggulan bersaing dan internet marketing bisa dioptimasi untuk bisnis tersebut. 

TALKSHOW ENTREPRENEUR BERSAMA GIMBERS

Talkshow entrepreneurship di acara Halo-Halo Bandung di Bandung TV pada hari Kamis tanggal 17 April 2014 yang lalu mendatangkan seorang GIMBers yang berbisnis konsultan bisnis untuk UMKM dan juga property yaitu Rik-Rik. Mahasiswa Universitas Widyatama jurusan Akuntansi ini memang sudah menjadi entrepreneur sejak beliau duduk di bangku SMA dulu. Dari bisnis gorengan, sepatu dan lain-lain.

Kang Meriza dari GIMB Entrepreneur School menjadi salah seorang narasumber untuk kegiatan ini dan membawakan bagaimana bisnis yang harus dikelola dan dikembangkan oleh entrepreneur muda. Hal ini berhubungan dengan bisnis yang dijalankan oleh Rik-Rik selama ini. jelas, knowledge, skill dan attitude sangatn dibutuhkan oleh para entrepeneur dalam membangun bisnisnya.

Inilah yang juga dihadapi oleh seorang Rik-Rik dalam membangun bisnis nya selama ini dan memberikan layanan kepada klien beliau. seringkali yang dihadapi adalah bagaimana bisnis tersebut harus didasari oleh pengetahuan dan berdasarkan keilmuan rik-rik yaitu akuntansi dimana akuntansi itu adalah bahasanya bisnis. 

Jadi, setiap entrepreneur harus benar-benar paham dan memanfaatkan akuntansi untuk mengambil keputusan.
Kang Meriza juga memperkuat hal ini dimana setiap entrepreneur harus bisa membuat keputusan yang bisa dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan superior value dimana bisnis mereka. Keputusan bisnis setiap entrepreneur harus mendasarkan kepada kondisi keuangan yang dapat dilihat pada setiap laporan keuangan mereka.

Kang Doni dan Mba Farhat juga memberikan gambaran dengan pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan kepada kang Meriza dan Rik-Rik. Telpon juga disampaikan oleh para pendengar dengan menanyakan bagaimana bisnis trersebut bisa dikembangkan dengan pengetahuan, keterampilan serta attitude mereka.

Jumat, 18 April 2014

Bersama teman2..

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Bersama Anne Ahira, 17 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Talkshow @radio Klite, 13 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rapat pengurus setelah on air radio K-lite, 13 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

MOTIF SEORANG ENTREPRENEUR

Program belajar bisnis di Radio atau yang disingkat dengan Belbiz pada hari Minggu, 13 April 2014 yang lalu membahas tentang motif seorang entrepreneur dalam berbisnis. Tentunya motif tersebut berhubungan dengan bagaimana menjadi seorang entrepreneur sukses dengan indikator bisnis yang profit, people, planet, sustainable serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.


Materi ini dibawakan oleh Meriza, Avip, Agus serta narasumber Syarif yang berbisnis software developer. Diskusi ini sangat santai dengan membawakan konsep bahwa seorang entrepreneur itu memiliki dua motif yaitu necessity based atau opportunity based. Hal ini berdasarkan kondisi dimana entrepreneur memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap saat dan sering juga disebut dengan kepepet untuk berbisnis. Motif ini disebut dengan necessity based. Banyak orang yang memulai bisnis dengan motif ini kata Meriza.

Akan tetapi, jangan terlalu lama dengan motif kepepet karena yang seharusnya dimiliki oleh seorang entrepreneur itu adalah opportunity based, dimana entrepreneur harus berbisnsi berdasarkan peluang yang ditemui di lingkungan eksternal mereka. baik itu lingkungan eksternal mikro seperti konsumen, pesaing, distributor dan juga supplier. Atau lingkungan makro yaitu politik, ekonomi, sosial budaya dan juga teknologi

Agus santoso juga memberikan pandangan bahwa setiap entrepreneur harus didasarkan kepada talent atau bakat mereka. Hal ini berhubungan dengan potensi diri dan passion yang ada disetiap diri calon entrepreneur. Hal ini dicontohkan kepada Syarif yang berbisnis sesuai dengan talent yang dimilikinya. Bisnisnya sangat relevan dengan dengan motif kepepet terlebih dahulu dalam membangun bisnis dan juga selanjutnya motifnya menjadi oppornunity based.

Avip juga menambahkan bagaimana kondisi entrepreneur semakin berkembang di kalangan anak muda dan mereka berdasarkan motif kepepet seperti yang disampaikan oleh banyak pembicara. Mereka dimotivasi untuk membuat bisnis berdasarkan kebutuhan.


untuk membuat diskusi semakin tajam, pertanyaan dari pendengar juga dibahas bersama dan dalam suasana yang sangat cair, belajar bisnis di radio menjadi semakin menarik. 

Talkshow @ bandung TV, 17 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Minggu, 13 April 2014

Family should be number one....

Pelajaran berharga hari ini luar biasa yaitu membawa anak-anak jalan keluar setelah tadi pagi mereka diajari oleh bundanya tentang materi pelajaran yang akan diajarkan di sekolah beso'

Dengan penuh sukacita, farhan dan juga fazel mau belajar meskipun hari minggu. Inilah yang membuat diri pribadi merasa senang dan mereka adalah harta yang paling berharga dalam menjalani hidup ini.

Sekarang, sudah sore dan sejak tadi siang diajak untuk berjalan-jalan dan membelikan makanan kesukaan mereka yaitu roti. Riangnya kedua anak saya setelah mendapatkan apa yang mereka sukai.

Sekarang, makin terasa bahwa memang keluarga merupakan sumber inspirasi yang busa merubah segalanya. Keluarga menjadi dasar untuk keberhasilan kedepannya. Jangan buang berkah ini bagi kesuksesan setiap entrepreneur dalam bisnis.

so... Fokuslah pada keluarga karena merekalah "bahan bakar" dalam berbisnis dan kesuksesan sangat tergantung pada mereka. Sukses buat kita semua...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

PERBAIKI LAGI PROSES BISNIS PARA ENTREPRENEUR

setiap bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur sangat berhubungan dengan proses bisnis atau business process. Bagi saya, business process adalah jantungnya perusahaan dalam mencapai total profit dimana bisa berkontribusi pada peningkatan total reveneu dan juga akan memberikan pengaruh pada penurunan cost.

Pengalaman kemaren sangat berharga ketika mendengar beberapa orang entrepreneur yang menjelaskan bagaimana bisnis yang mereka jalankan kurang optimal dalaam pencapaian profit. Rasanya, sudah optimal dalam mengerjakan bisnis dengan kurang memperhatikan waktu dimana selalu bekera. Bahkan, tidak ada waktu libur dalam bekerja untuk mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, people, planet, sustainable dan juga tumbuh dan berkembang.

Kenapa ini terjadi? Ketika dianalisis secara mendalam, rupanya sederhana kok. Kesalahan dalam mengelola proses bisnis yang seharusnya menjadi perhatian utama ketika entrepreneur sudah bisa mengembangka pasar dalam bisnis tersebut. Proses bisnis itu biasanya disingkat dengan konsep SIPOC.

Konsep ini merupakan singkatan dari supplier dari para entrepreneur, kemudian Input dimana proses menghantarkan barang dari supplier kedalam perusahaan atau warehouse, setelah itu Process dimana terjadi proses produksi, dan Output dimana entrepreneur menghantarkan produk kepada konsumen atau distribusi. Adapaun C adalah consumer dimana proses tersebut benar-benar sampai kepada konsumen dan membuat mereka puas dan loyal.

Setiap bagian dalam SIPOC tersebut berhubungan dengan biaya dan output serta outcome yang menjadi critical point bagi para entrepeneur dalam berbisnis untuk mencapai Total Profit tadi. Oleh karena itu, perbaiki proses bisnis yaitu SIPOC.... sukses buat kita hari ini.