Selamat datang

Hayu.......Dengarkan diskusi bisnis KLINIK UKM Radio Bobotoh 96,4 FM setiap Senin, pukul 18.00 - 19.00 WIB

Sabtu, 19 April 2014

BERBISNIS DENGAN INTERNET MARKETING

Salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap kamis malam oleh GIMB Entrepreneur School (GES) adalah Nubiz, yang muda yang berbisnis. Program Talkshow di Bandung TV yang merupakan hasil kerjasama antara GES dengan Bandung TV dan juga Koran Bisnis Bandung serta didukung oleh Bank BJB tersebut memang ditujukan untuk memberikan knowledge, skill dan pengalaman para entrepreneur mudayang sukses dibidang mereka masing-masing kepada entrepreneur muda  lainnya.

Program Nubiz pada hari Kamis, 17 April 2014 yang lalu mendatangkan Anne Ahira, pebisnis yang melejt dengan perusahaan ASIAN BRAIN dan memanfaatkan internet marketing untuk bisnis beliau. Tidak gampang mendatangkan Anne, begitu biasa beliau dipanggil, tetapi dengan kesamaan cara pandang terhadap entrepreneurship, beliau bersedia hadir ditengah entrepreneur muda, baik yang hadir di studio maupun pebisnis muda yang ada dirumah.

Tema malam itu adalah bagaimana setiap entrepreneur bisa membangun bisnis yang mencapai competitive advantage atau keunggulan bersaing melalui internet marketing. Konsep competitive advatange ini penting bagi setiap entrepreneur karena tingginya tingkat persaingan antar pebisnis saat ini dan tentu, setiap entrepreneur harus bisa menjadi lebih baik dan unggul. Kinerja perusahaan sangat ditentukan dari keberhasilan mereka mencapai competitive advantage tersebut.

Kang Meriza mengawali penjelasan dengan memberikan konsep tentang entrepreneur itu harus menjadi seorang ahli strategi karena bisnsi mereka berada dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan juga mengalami turbulensi. Inilah yang menjadi tantangan dari setiap entrepreneur. ada lingkungan internal dan eksternal yang mbuat setiap entrepreneur harus bisa unggul.

Untuk itu, diperlukan interneet marketing sebagai salah satu cara untuk mencapainya. Kata kang Meriza. Untuk emndapatkan aplikasi IT tersebut, didundanglah Anne Ahira. Pada sesi pertama, Anne menceritakan pengalaman beliau belajar internet marketing selama dua tahun dan penuh perjuangan sehingga bisa membuat bisnis beliau seperti sekarang.

Selanjutnya, juga digambarkan perjalanan bisnis Anne saat ini dimana seringkali orang mencemooh dan melakukan black campaign kepada beliau, akan tetapi, hal ini tidak membuat beliau menjadi takut dan malah siap menghadapi dengan memberikan gambaran bagaimana bisnis nya yang sudah diapresiasi oleh pemerintah, dan juga dunia internasional.

Para penanya juga datang dari pebisnis muda, baik yang distudio mapun di rumah. Pertanyaan seputar bisnis yang seharusnya bisa dikembangkan dengan memanfaatkan Internet Marketing bagi para entrepreneur. Ada pertanyaan yang berhubungan dengan memanfaatkan Internet marketing bagi bisnis property dan juga menjual berbagai peralatan komputer.

Pebisnis muda yang ada studio juga bertanya tentang bisnis aksesoris dan juga bisnis donut peuyeum dimana mereka menanyakan cara untuk mengoptimasi internet marketing untuk bisnsi tersebut. Anne menjelaskan bagaimana internet marketing bisa mengembangkan bisnis mereka dan pastinya harus tepat sasaran pada pasar yang diingin dilayani. Inilah kuncinya, kesesuaiaan antara produk dengan pasar teresbut.

Pada akhirnya, kang meriza menyimpulkan bahwa setiap entrepreneur harus bisa mencapai keunggulan bersaing dan internet marketing bisa dioptimasi untuk bisnis tersebut. 

TALKSHOW ENTREPRENEUR BERSAMA GIMBERS

Talkshow entrepreneurship di acara Halo-Halo Bandung di Bandung TV pada hari Kamis tanggal 17 April 2014 yang lalu mendatangkan seorang GIMBers yang berbisnis konsultan bisnis untuk UMKM dan juga property yaitu Rik-Rik. Mahasiswa Universitas Widyatama jurusan Akuntansi ini memang sudah menjadi entrepreneur sejak beliau duduk di bangku SMA dulu. Dari bisnis gorengan, sepatu dan lain-lain.

Kang Meriza dari GIMB Entrepreneur School menjadi salah seorang narasumber untuk kegiatan ini dan membawakan bagaimana bisnis yang harus dikelola dan dikembangkan oleh entrepreneur muda. Hal ini berhubungan dengan bisnis yang dijalankan oleh Rik-Rik selama ini. jelas, knowledge, skill dan attitude sangatn dibutuhkan oleh para entrepeneur dalam membangun bisnisnya.

Inilah yang juga dihadapi oleh seorang Rik-Rik dalam membangun bisnis nya selama ini dan memberikan layanan kepada klien beliau. seringkali yang dihadapi adalah bagaimana bisnis tersebut harus didasari oleh pengetahuan dan berdasarkan keilmuan rik-rik yaitu akuntansi dimana akuntansi itu adalah bahasanya bisnis. 

Jadi, setiap entrepreneur harus benar-benar paham dan memanfaatkan akuntansi untuk mengambil keputusan.
Kang Meriza juga memperkuat hal ini dimana setiap entrepreneur harus bisa membuat keputusan yang bisa dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan superior value dimana bisnis mereka. Keputusan bisnis setiap entrepreneur harus mendasarkan kepada kondisi keuangan yang dapat dilihat pada setiap laporan keuangan mereka.

Kang Doni dan Mba Farhat juga memberikan gambaran dengan pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan kepada kang Meriza dan Rik-Rik. Telpon juga disampaikan oleh para pendengar dengan menanyakan bagaimana bisnis trersebut bisa dikembangkan dengan pengetahuan, keterampilan serta attitude mereka.

Jumat, 18 April 2014

Bersama teman2..

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Bersama Anne Ahira, 17 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Talkshow @radio Klite, 13 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rapat pengurus setelah on air radio K-lite, 13 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

MOTIF SEORANG ENTREPRENEUR

Program belajar bisnis di Radio atau yang disingkat dengan Belbiz pada hari Minggu, 13 April 2014 yang lalu membahas tentang motif seorang entrepreneur dalam berbisnis. Tentunya motif tersebut berhubungan dengan bagaimana menjadi seorang entrepreneur sukses dengan indikator bisnis yang profit, people, planet, sustainable serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.


Materi ini dibawakan oleh Meriza, Avip, Agus serta narasumber Syarif yang berbisnis software developer. Diskusi ini sangat santai dengan membawakan konsep bahwa seorang entrepreneur itu memiliki dua motif yaitu necessity based atau opportunity based. Hal ini berdasarkan kondisi dimana entrepreneur memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap saat dan sering juga disebut dengan kepepet untuk berbisnis. Motif ini disebut dengan necessity based. Banyak orang yang memulai bisnis dengan motif ini kata Meriza.

Akan tetapi, jangan terlalu lama dengan motif kepepet karena yang seharusnya dimiliki oleh seorang entrepreneur itu adalah opportunity based, dimana entrepreneur harus berbisnsi berdasarkan peluang yang ditemui di lingkungan eksternal mereka. baik itu lingkungan eksternal mikro seperti konsumen, pesaing, distributor dan juga supplier. Atau lingkungan makro yaitu politik, ekonomi, sosial budaya dan juga teknologi

Agus santoso juga memberikan pandangan bahwa setiap entrepreneur harus didasarkan kepada talent atau bakat mereka. Hal ini berhubungan dengan potensi diri dan passion yang ada disetiap diri calon entrepreneur. Hal ini dicontohkan kepada Syarif yang berbisnis sesuai dengan talent yang dimilikinya. Bisnisnya sangat relevan dengan dengan motif kepepet terlebih dahulu dalam membangun bisnis dan juga selanjutnya motifnya menjadi oppornunity based.

Avip juga menambahkan bagaimana kondisi entrepreneur semakin berkembang di kalangan anak muda dan mereka berdasarkan motif kepepet seperti yang disampaikan oleh banyak pembicara. Mereka dimotivasi untuk membuat bisnis berdasarkan kebutuhan.


untuk membuat diskusi semakin tajam, pertanyaan dari pendengar juga dibahas bersama dan dalam suasana yang sangat cair, belajar bisnis di radio menjadi semakin menarik. 

Talkshow @ bandung TV, 17 April'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Minggu, 13 April 2014

Family should be number one....

Pelajaran berharga hari ini luar biasa yaitu membawa anak-anak jalan keluar setelah tadi pagi mereka diajari oleh bundanya tentang materi pelajaran yang akan diajarkan di sekolah beso'

Dengan penuh sukacita, farhan dan juga fazel mau belajar meskipun hari minggu. Inilah yang membuat diri pribadi merasa senang dan mereka adalah harta yang paling berharga dalam menjalani hidup ini.

Sekarang, sudah sore dan sejak tadi siang diajak untuk berjalan-jalan dan membelikan makanan kesukaan mereka yaitu roti. Riangnya kedua anak saya setelah mendapatkan apa yang mereka sukai.

Sekarang, makin terasa bahwa memang keluarga merupakan sumber inspirasi yang busa merubah segalanya. Keluarga menjadi dasar untuk keberhasilan kedepannya. Jangan buang berkah ini bagi kesuksesan setiap entrepreneur dalam bisnis.

so... Fokuslah pada keluarga karena merekalah "bahan bakar" dalam berbisnis dan kesuksesan sangat tergantung pada mereka. Sukses buat kita semua...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

PERBAIKI LAGI PROSES BISNIS PARA ENTREPRENEUR

setiap bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur sangat berhubungan dengan proses bisnis atau business process. Bagi saya, business process adalah jantungnya perusahaan dalam mencapai total profit dimana bisa berkontribusi pada peningkatan total reveneu dan juga akan memberikan pengaruh pada penurunan cost.

Pengalaman kemaren sangat berharga ketika mendengar beberapa orang entrepreneur yang menjelaskan bagaimana bisnis yang mereka jalankan kurang optimal dalaam pencapaian profit. Rasanya, sudah optimal dalam mengerjakan bisnis dengan kurang memperhatikan waktu dimana selalu bekera. Bahkan, tidak ada waktu libur dalam bekerja untuk mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, people, planet, sustainable dan juga tumbuh dan berkembang.

Kenapa ini terjadi? Ketika dianalisis secara mendalam, rupanya sederhana kok. Kesalahan dalam mengelola proses bisnis yang seharusnya menjadi perhatian utama ketika entrepreneur sudah bisa mengembangka pasar dalam bisnis tersebut. Proses bisnis itu biasanya disingkat dengan konsep SIPOC.

Konsep ini merupakan singkatan dari supplier dari para entrepreneur, kemudian Input dimana proses menghantarkan barang dari supplier kedalam perusahaan atau warehouse, setelah itu Process dimana terjadi proses produksi, dan Output dimana entrepreneur menghantarkan produk kepada konsumen atau distribusi. Adapaun C adalah consumer dimana proses tersebut benar-benar sampai kepada konsumen dan membuat mereka puas dan loyal.

Setiap bagian dalam SIPOC tersebut berhubungan dengan biaya dan output serta outcome yang menjadi critical point bagi para entrepeneur dalam berbisnis untuk mencapai Total Profit tadi. Oleh karena itu, perbaiki proses bisnis yaitu SIPOC.... sukses buat kita hari ini. 

Sabtu, 12 April 2014

ON AIR PRO 2 FM

Talkshow kemaren soren di Radio Pro 2 FM membahah beberapa hal yang menarik yaitu berhubungan dengan bisnis IT. Khususnya bisnis yang berhubungan dengan jual beli peralatan printer dan juga service printer. Beliau adalah alumni siswa GIMB Entrepreneur School (GES) Batch 10 yang sudah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan entrepreneurhip, bisnis dan manajemen selama 3,5 bulan.

Kang Agus selaku founder GIMB Entrepreneur School dan berperan juga sebagai coach di kelas mendampingi kang Jadid selama diskusi kemaren. Bahasan beliau menambah pemahaman para pendengar Radio Pro 2 FM tentang bagaimana kang Jadid membangun dan mengembangkan bisnis beliau selama ini. Konsep bisnis yang berdasarkan bisnis dan lingkungan bisnsi serta manajemen sangat kental di GIMB Entrepreneur School.

Kang Jadid berkesempatan untuk menjelaskan bagaimana beliau membangun bisnis selama ini dan apa saja kendala yang dihadapi dalam membangun bisnis sampai bisnsi tersebut dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu hal yang paling mendasar yang disampaikan oleh Kang Jadid adalah bagaimana perbedaan beliau menjalankan bisnis sebelum dan setelah mengikuti kelas GIMB Entrepreneur School.

Hal ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki oleh para entrepreneur agar bisa sukses dalam bisnis tersebut. setiap entrepreneur membutuhkan seorang coach sebagia tempat bertanya dan mengarahkan apa yang harus dilakukan seorang entrepreneur dalam membangun bisnis mereka.

Kang Agus menambahkan analisis bagaimana berbisnsi dengan pengetahuan dan jelas, ketiga hal tadi yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap yang benar sangat menentukan keberhasilan entrepreneur dalam membangun bisnis. Pendengar Radio Pro 2 FM diharapkan dapat fokus dalam mengembangkan bisnis tersebut dengan dasar pengetahuan.


Program ini adalah kerjasama antara GIMB Entrepeneur School dengan Radio Pro 2 FM dengan menghadirkan siswa dan binaan yang tergabung dalam GES itu sendiri. Kegiatan ini diselenggarakan setiap hari Jumat, pukul 16.00 – 17.00 dan disiarkan secara langsung dari studio Radio Pro 2 FM Bandung tersebut. 

Kang Meriza berhalangan hadir dalam acara ini. 

RAPAT PENGURUS HIPMI JABAR

Kemaren siang, setelah jumatan, Kang Meriza tergesa-gesa ke Hotel D’summit Bandung yang berada di Jalan Seram untuk mengikuti rapat pengurus HIPMI Jabar dan membahas beberapa agenda penting untuk kegiatan HIPMI Jabar dan juga rencana program kedepan. Luar biasa, bertemu dengan teman-teman pebisnis yang sudah sukses dengan bisnis mereka sehingga membuat ‘warna” dalam kepengurusan semakin beragam.

Rapat ini juga diikuti oleh calon pengurus baru yang diundang oleh Kang Yedi dan Kang Avip selaku ketua dan sekretaris HIPMI BPD Jabar. Hal ini berhubungan dengan salah satu agenda yang dibahas dalam rapat tersebut yaitu bagiamana memberikan kesempatan pada penyegaran dalam pengurus HIPMI BPD Jabar.

Bahasan selanjutnya adalah evaluasi tentang kegiatan yang sudah dilakukan dan dikerjakan oleh pengurus dan salah satunya adalah bagaimana kegiatan dalam HIPMI Jabar peduli dan juga kegiatan lainnya yang relevan dengan bagaimana setiap kegiatan tersbeut memberikan manfaat bagi banyak orang, khususnya masyarakat sekitar yang terkena bencana.

Kang Meriza juga memberikan laporan tentang kegiatan bidang 8 dimana beliau terlibat disitu. Ada program KCR atau Kredit Cinta Rakyat for HIPMI yang diberikan kepada anggota HIPMI yang memenuhi syarat mendapatkan kredit dari Bank BJB dan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis mereka. Kedepannya akan dillaunching bersamaan dengan Rapat Kerja Daerah Pengurus HIPMI BPD Jabar


Dikarenakan Kang Meriza harus mengajar di Universitas Widyatama, jam 15.30 WIB beliau harus meninggalkan rapat dan meminta ijin kepada Kang Yedi, Kang Avip, Kang Aman dan juga pengurus lainnya. 

PELATIHAN MEMBUAT WEB

Salah satu kegiatan utama hari Kamis, 10 April 2014 yang diberikan GIMB Entrepreneur School kepada para siswa dan binaan adalah pelatihan membuat web yang akan digunakan oleh para entrepreneur untuk menumbuhkembangkan bisnis mereka. Web menjadi salah satu keunggulan bersaing entrepreneur dalam bisnis ketika bisnis mereka sudah menghadapi berbagai persaingan dari para competitor, baik skala mikro, kecil, menengah maupun besar.

Pelatihan kemaren diberikan oleh Kang Agus kepada para peserta yang memang berminat untuk memanfaatkan web bagi bisnsi mereka. hal ini berhubungan dengan bagaimana cara pemasaran atau komunikasi kepada para stakeholder dengan cara mudah, murah sehingga dapat mencapai optimasi dalam menggunakan cost bagi perusahaan.

Kegiatan ini diawali dari konsep web dan bagaimaan manfaatnya bagi para entrepeneur. Hal ini penting untuk membangun kesamaan cara pandang para entrepreneur terhadap web itu sendiri. Tidak semua orang paham bagaimana memanfaatkan web bagi bisnis yang saat ini membutuhkan kejelian dalam memanfaatkan teknologi untuk maju.

Setiap siswa membawa berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk membangun bisnis mereka yaitu laptop dan didukung oleh internet yang membuat mereka terhubung dengan fasilitas untuk membuat web itu sendiri. penting bagi para peserta untuk mendapatkan pengetahuan dan langsung praktek dengan membuat web.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan langsung membuat web yang sangat relevan dengan bisnis mereka tersebut. tak terasa, pelatihan ini berlangsung sampai sore dan setiap peserta pulang dengan pemahaman tentang membuat web dan cara mengelolanya. Tak lupa juga web yang sudah mereka buat juga memberikan inspirasi bagi mereka sendiri.


Kang Meriza berhalangan hadir dalam kegiatan ini dan diharapkan dapat memberikan value yang optimal bagi para entrepeneur kedepannya. 

On air Radio Bobotoh 96,4 fm, 11 april'14

Powered by Telkomsel BlackBerry®