Social Icons

Selasa, 02 September 2014

KESELARASAN TUJUAN BISNIS DENGAN VISI DAN MISI BISNIS

Dalam konteks diskusi dengan para entrepeneur di Radio K-Lite tadi malam, saya mendapatkan kesempatan untuk diskusi dengan membahas bagaimana hubungan antara tujuan bisnis dengan visi dan misi bisnis yang ada dalam setiap bisnis entrepreneur. ini adalah penting  untuk dibahas secara mendalam.

Kenapa demikian? Karena berhubungan dengan bagaimana bisnis setiap entrepeneur itu memiliki relevansi antara tujuan dan misi bisnis tersebut. Jelas, bagi setiap entrepeneur, yang pertama dipahami bahwa bisnis itu memiliki visi yang berisikan impian atas setiap bisnis yang mereka jalankan. Impian itu untuk jangka panjang dimana bisnis itu harus dicapai.

Dalam konteks ini, jelas entrepreneur hubungan antara visi dan misi harus dipahami dengan baik dan diturunkan ke dalam hal yang bersifat teknis dan operasional sehingga dapat terukur untuk untuk dicapai oleh setiap entrepeneur dalam bisnisnya.

Oleh karena itu, entrepreneur perlu menjelaskan visi kedalam bentuk tujuan yang measurbale, spesifik, bisa dicapai, realistis dan bisa memiliki time table yang jelas dari setiap tujuan tersebut.

Tujuan ini berhubungan dengan lima hal pokok yaitu tujuan yang berhubungan dengan profit yang harus dicapai oleh setiap entrepreneur. Profit ini menggambarkan laba yang didapatkan perusahaan dan juga akan menjadi sumber untuk mencapai tujuan lainnya. Jelas, ini adalah tujuan pertama yang harus dicapai oleh entrepeneur.

Selanjutnya adalah tujuan yang berhubungan dengan people dimana entrepeneur harus bisa memberikan manfaat bagi banyak orang khususnya orang-orang yang berada dalam lingkungan entrepreneur dan bisnisnya.

Ketiga adalah bagaimana entrepeneur menetapkan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam dimana alam ini adalah tempat dimana entrepreneur menjalankan bisnsi tersebut. Alam ini harus dijaga agar bisa memberikan keseimbangan kepada bisnis mereka.

Selanjutnya adalah bagaimaan bisnis itu bertujuan untuk mencapai sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro ke kecil, kecil ke menengah dan menengah menjadi besar. inilah yang harus menjadi perhatian setiap entrepreneur bagaimana mensinergikan antara visi dan tujuan bisnis.

Oleh @merizahendri
Tulisan lainnya ada di www.merizahendri.blogdetik.com

Senin, 01 September 2014

DALAMIN TOWS ANALYSIS

sebagai seorang entrepreneur yang harus menjadi ahli strategi, entrepreneur harus menguasai alat-alat manajemen yang bisa digunakan untuk membantu dalam proses pembuatan keputusan bisnis yang harus juga bersifat stratejik. Keputusan yang dimaksud adalah keputusan yang bisa memberikan superior value bagi perusahaan dan konsumen.

Salah satu tool yang seringkali digunakan oleh entrepreneru adalah SWOT Analysis yang sudah diarahkan untuk dibalik ketika entrepreneur bicara tentang strategic management. Pembalikan tersebut adalah menjadi TOWS.

Memang secara konsep SWOT masih relevan dengan apa yang harus dianalisis oleh setiap entrepreneur. dalam konteks ini, ada empat aspek yang dilihat yaitu kekuatan dan kelemahan dari aspek internal perusahaan setiap entrepreneur. Hal ini berhubungan dengan bagaimana secara objektif mereka melihat kondisi diri dan dalam bisnis tersebut.

Adapun dari aspek eksternal, ada peluang dan ancaman atau OT dimana lingkungan eksternal yang terdiri dari lingkungan eksternal mikro dan makro selalu menjadi sumber peluang dan pada saat bersamaan menjadi sumber ancaman bagi setiap bisnis entrepeneur.

ada satu filosofi yang mendalam ketika entrepeneru bisa melihat lebih tajam kedalam SWOT analysis ini yaitu bagaimana mereka melihat dari dalam ke luar bisnis. Artinya, entrepreneur menganalisis lingkungan internal terlebih dahulu dan barulah ke lingkungan eksternal.

Berbeda dengan konsep yang berkembang saaat ini dimana entrepeneur diharapkan melakukan analisis dari luar ke dalam dimana lingkungan eksternal dianalisis agar bisa menemukan peluang yang optimal dan ancaman yang bisa diminimalisir setiap saat.

dengan begitu, entrepeneur bisa lebih bijak melihat keluar bisnis mereka dan akan melakukan banyak hal yang terbaik dengan mengoptimalkan kondisi dalam bisnis mereka. Kondisi ideal yang harus dicapai adalah ketika peluang bertemu dengan kekuatan dalam diri setiap entrepeneur dan ini akan menjadi dahsyat ketika entrepeneur bisa berfikir stratejik dan memanfaatkannya dalam bisnis...luar biasa...

Oleh @merizahendri

Minggu, 31 Agustus 2014

KEUNGGULAN BERSAING YANG BERKELANJUTAN BAGI ENTREPRENEUR

Inilah yang menjadi konsep dasar yang harus dipegang oleh setiap entrepreneur dalam membangun bisnis mereka. Setiap bisnis akan dihadapkan kepada tingkat persaingan yang begitu tinggi sehingga suka tidak suka, entrepreneur diharapkan tetap bisa mencapai tujuan bisnis mereka.

Keunggulan bersaing yang diharapkan bisa ditawarkan oleh setiap entrepreneur adalah bagaimana bisnis mereka bisa unggul yang berkelanjutan. Tidak hanya sesaat dalam dimensi waktu untuk beberapa tahun, akan tetapi, bisa untuk jangka waktu panjang seperti 10 tahun.

Entrepreneur yang bisa membangun keunggulan bersaing yang berkelanjutan, akan bisa mendapatkan kinerja bisnis sesuai dengan yang ditargetkan. Oleh karena itu, semakin jelas bahwa setiap entrepeneur memang dituntut untuk menjadi ahli strategi dalam bisnisnya.

Salah satu aspek yang harus mendapatkan perhatian entrepeneur dalam mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan adalah dengan memperbaiki proses bisis yang ada dalam bisnis. Proses bisnis ini berhubungan dengan bagaimana entrepeneur bisa membuat value yang optimal dari setiap aktivtas bisnis dari supplier, input, process, output dan consumer.

inilah yang menjadi perhatian entrepeneur bila ingin sukses dalam bisnis mereka. Konsep dasar yang bisa digunakan adalah konsep Supply Chain Management atau yang disebut dengan SCM.

Memang tidak gampang untuk menerapkan SCM ini kedalam perusahaan karena dalam melibatkan pihak eksternal perusahaan. Tidak hanya pihak internal perusahaan sehingga harus bisa menyesuaikan antara kepentingan stakeholders dengan perusahaan.

Oleh karena itu, entrepreneur perlu membuat analisis yang tajam terhadap supply chain yang ada dalam perusahaan. Hal ini dimulai dari supplier yang terlibat dalam bisnis entepreneur. Pemetaan supplier menjadi penting sehubungan dengan proses produksi yang memang memiliki korelasi kuat dengan proses produksi  perusahaan.


Oleh karena itu, perlu rasanya entrepeneur untuk fokus dalam memetakan supplier dan kemudian menganalisis need, want dan demand mereka agar bisa dipenuhi oleh entrepeneur. .....

Tulisan lainnya ada di www.strategicyoungentrepreneur.com 

Sabtu, 30 Agustus 2014

MEMAHAMI SISTEM DALAM STRATEGIC MANAGEMENT

Sebagai seorang entrepeneur yang memang dituntut untuk berfikir strategi, jelas kajian ini harus dilakukan secara berulang-ulang agar bisa memberikan gambaran yang jelas dan terinci bagi setiap entrepeneur dalam berbisnis.

Konsep sistem dalam manajemen stratejik harusnya menjadi dasar ketika entrepeneur akan membuat strategi dan menjalankannya dalam bisnis mereka. jangan sampai tidak berfikiran sistem karena memang untuk menjalankan strategic management, entrepreneur harus “naik Kelas” dalam bisnis tersebut.

Berfikir sistem dimulai dari bagaimana entrepreneur harus membuat fikiran mereka dari input, proses, output, outcome dan juga impact. Inilah yang terjadi juga dalam setiap manajemen stratejik yang ada dalam perusahaan.  proses itu akan terjadi berulang bagi bisnis mereka.

input dalam manajemen stratejik adalah lingkungan internal dan lingkungan eksternal bisnis mereka yang memiliki karakter selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan juga mengalami turbulensi. Hal ini harus diwaspadai oleh setiap entrepeneur untuk bisa sukses dalam bisnis tersebut.

input itu akan diproses menjadi sebuah formulasi dari visi, misi, tujuan,  strategi, kebijakan yang dikeluarkan oleh setiap entrepeneur dalam bisnis. Ini menjadi landasan bagi setiap entrepeneur dalam berbisnis. Setiap orang harus bisa membuat formulasi yang tepat bagi bisnis mereka tersebut.

Kemudian dijalankan dengan membuat program dalam bisnis yang terdiri dari program yang berhubungan dengan keuangan, pemasaran, proses bisnis dan juga sumber daya manusia. Program ini akan didukung oleh pendanaan dan juga standar operasi dan prosedur sehingga bisal dilakukan berulang oleh setiap orang dalam perusahaan.

Barulah terakhir entrepreneur melakukan evaluasi atas output, ooutcome dan impact dari strategi yang sudah dirumuskan dan dijalankan apakah bisa mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainabiltiy serta tumbuh dan berkembang.

Hal ini menjadi penting ntuk perbaikan karena menjadi input lagi bagi setiap entrepeneur dalam mencapai tujuan bisnis mereka. so, marilah berfikir sistem dalam strategic management agar menjadi entrepeneur yang LUAR BIASA.....

tulisan lainnya ada di www.strategicyoungentrepreneur.com

Jumat, 29 Agustus 2014

KINERJA BISNIS

Inilah yang harus menjadi perhatian setiap entrepreneur saat ini ketika menjalankan bisnis mereka. tidak terkecuali apapun jenis bisnis mereka serta skala bisnis yang ada, tetapi, tetap harus memperhatikan kinerja bisnis mereka sebagai acuan bisnis apakah berhasil atau tidak.
Banyak entrepreneur yang kurang memperhatikan kinerja bisnis karena "sibuk" dengan kegiatan yang bersifat rutinitas yang tidak bisa ditinggalkan. Selain itu, persepsi entrepreneur memang banyak yang bersifat parsial sehingga membuat penliaian mereka terhadap bisnis menjadi parsial juga.
Sebagai contoh, hanya fokus kepada  aspek keuangan karena mereka selalu memperhitungkan keuangan dalam bentuk penerimaan dan laba. Ini jelas pekerjaan yang wajib dilakukan entrepeneur tetapi, tidak bisa hanya fokus kesitu saja karena akan berdampak kepada kinerja mereka di jangka panjang.
Bisa jadi untung saat ini akan tetapi tidak bisa memperhatikan jangka panjang untuk bisnis tersebut. Bisnis itu tidak bisa diperhatikan untuk jangka pendek, akan tetapi harus bisa mengikuti jangka panjang agar bisa memberikan value yang optimal. Value ini sangat diperlukan karena bisnis itu untuk jangka panjang.
Keseimbangan menjadi kunci kesuksesan dalam bisnis dimana tidak hanya melihat aspek keuangan saja. Keuangan pun tidak hanya dari sisi renevue dan profit, tetapi jua berhubungan dengan cost yang harus dikeluarkan dalam bisnis. Inilah yang menjadi perhatian di keuangan.
Tetapi, ada fungsi manajemen lain yang harus diperhatikan yaitu pemasaran, proses bisnis dan juga sumber daya manusia. Pemasaran dalam konteks bagaimaan entrepeneur harus mencapai total revenue yang dihasilkan dari hasil perkalian antara price dengan quantity yang sangat penting bagi bisnis.
oleh karena itu, marketing menjadi kunci sukss bagi entrepreneur dan mencapai  keseimbangan dalam kinerja bisnis. Perhatikan juga tim yang bertanggungjawab disana karena mereka adalah ujung tombak bisnis setiap entrepeneur .
Fungsi selanjutnya adalah proses bisnis dimana entrepeneur harus melihat kinerja dari SIPOC yaitu proses yang ada dari supplier, input, process, output dan juga consumer. Ini penting karena cost terbesar ini ada di proses bisnis dan juga kepuasan konsumen sangat tergantung kepada proses bisnis.
Keseimbangan entrepeneur akan menjadi penting bila bisa mengendalikan proses bisnis dengan optimal. Efektif dan efisiensi menjadi kata kunci yang tidak terelakkan yang diturunkan ke dalam bentuk six sigma ataupun tool manajemen lainnya seperti ISO, TQM dan lain-lain.
Yang terakhir adalah keseimbangan dengan memperhatikan aspek sumber daya manusia dimana sdm menjadi kunci sukses dalam bisnis. Mereka adalah aset yang tidak boleh diabaikan lagi karena merekalah yang menghasilkan output dan outcome bagi perusahaan. 

Kamis, 28 Agustus 2014

KENAIKAN BBM: “PEMANASAN” UNTUK AEC 2015

Salah satu tantangan bagi setiap entrepeneur saat ini adalah rencana pemerintah untuk menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memang bagi pemerintah saat ini sudah mengancam perekonomian bangsa karena tingginya subsidi untuk minyak ini. itu adalah argumentasi pemerintah yang tidak bisa disangkal karena memang saat ini BBM bersubsidi sudah menyedot banyak anggaran.

Namun demikian,  tentu perspektif yang berbeda bagi entrepreneur ketika mereka akan mengembangkan bisnis menghadapi pasar bebas ASEAN yang akan diberlakukan pada tanggal 1 Desember 2015. Bagi saya, kenaikan BBM ini adalah salah satu dari pemanasan untuk menghadap pasar bebas tersebut.

Kenapa disebut demikian? Karena ini adalah salah satu ancaman dari perubahan lingkungan yang nyata bagi setiap pebisnis. Tidak hanya dari luar negeri, tetapi juga dari luar negeri yang nota bene adalah lingkungan eksternal makro. Sejatinya setiap entrepreneur menyadari bahwa hal ini akan selalu terjadi dalam bisnis mereka dan diharapkan kejadian ini akan membuat entrepeneur semakin siap menghadapi pasar bebas tersebut.

Apa yang harus dilakukan? meskipun terkesan telat, marilah entrepeneur untuk menganalisis kembali bisnis mereka dan melihat secara objektif apa yang terjadi dilingkungan bisnis. Ini penting agar membuka mata setiap entrepreneur tentang bisnis mereka sendiri. tidak bisa dipungkiri bahwa ini pasti terjadi.

Kenaikan BBM ini bisa mengancam bisnis etnrepeneur, tetapi tetap sebagai entrepeneur, harus melihatnya dari kaca mata peluang. Sekecil apapun peluang, harus dimanfaatkan. Mulailah melihat diri sendiri untuk melakukan efisiensi dari setiap proses bisnis yang ada di perusahaan entrepeneur.


Lalu, pahami secara detail dampak kenaikan BBM ini sehingga akan mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi entrepeneur dalam berbisnis karena pada hakekatnya, entrepeneur itu dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis mereka. ... so.. marilah kita lihat kenaikan BBM ini nanti sebagai “pemanasan” bagi entrepeneur untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi...sukses buat kita hari ini... luar biasa..

Rabu, 27 Agustus 2014

PROGRAM PEMASARAN DALAM PROSES STRATEJIK MANAJEMEN

Salah satu implementasi dalam bisnis yang harus diperhatikan oleh setiap entrepreneur adalah program yang berhubungan dengan pemasaran untuk produk yang dihasilkan oleh bisnis mereka. Pemasaran.... tentu orang sudah tidak asing lagi dengan konsep ini yang pastinya sudah dibahas oleh banyak ahli dan bahkan praktisi.

Program yang berhubungan dengan pemasaran ini relevan dengan revenue yang diterima oleh setiap entrepreneur dalam konteks profit yang harus dihasilkan. Total revenue ini relevan dengan konsep Price x quantity produk yang dipasarkan oleh setiap entrepreneur. jelas, faktor revenue ini akan menentukan jumlah profit yang dihasilkan setiap entrepeneur.

Oleh karena itu, perhatian setiap entrepeneur dalam membuat program pemasaran harus mengacu kepada total revenue yang dihasilkan oleh bisnis mereka. tidak ada pengecualian untuk hal ini.

Turunan dari hal ini adalah bagaimana program pemasaran yang ada dalam bisnis entrepreneur itu diarahkan untuk meningkatkan penjualan. Selain itu, tentu berpengaruh juga kepada harga produk yang dijual sehingga dapat “menaikkan” kelas dari produk dari aspek harga yang ditawarkan kepada konsumen.

Tentu orang akan ingat bahwa harga itu tidak bohong dan berhubungan baik dengan kualitas produk. Dengan naiknya harga produk, akan membuat image produk menjadi tinggi dan value untuk produk itu juga akan semakin meningkat dimata konsumen.

Ada konsep AIDA + puas + loyal yang menjadi kunci dalam membuat program pemasaran. Artinya, setiap entrepreneur harus bisa membuat program untuk membuat konsumen menyadari akan keberadaan produk mereka yang dalam hal ini adalah attention. Kemudian, interest yaitu bagaimana program yang bisa membuat konsumen tertarik kepada produk tersebut.

Selanjutnya membuat mereka berminat untuk membeli dalam konteks desire dan terakhir adalah action yaitu bagaimana mereka membeli produk entrepreneur. Sudah cukup? Belum, konsumen itu harus dibuat sampai puas dan loyal kepada perusahaan.


Inilah point utama ketika entrepreneur akan membuat program pemasaran dalam kerangka untuk membuat bisnis mereka menghasilkan profit yang memang menjadi tujuan setiap entrepeneur. 

Oleh Meriza Hendri

Selasa, 26 Agustus 2014

MANAJAMAN STRATEJIK SEBAGAI SEBUAH SYSTEM

Ini menjadi perhatian utama seorang entrepreneur ketika mereka membuat strategi dan menjalankannya dalam setiap bisnis yang mereka jalankan. Penting bagi entrepreneur mengetahui, memahami dan menghayati serta menjalankan dalam keseharian bisnis mereka.

Pelajaran kemaren yang saya dapatkan dari bisnis saya, jelas terasa bahwa pada hakekatnya, entrepreneur itu benar-benar harus paham dengan strategi bisnis. Ada sebuah siklus yang terus berulang dan terus menjadi awal dan akhir yang tidak terputus.

Ada input, proses, output, outcome dan bahkan harus berfikir sampai pada impact atau dampak dari setiap input yang dihasilkan dari system ketika menggunakan manajemen stratejik perusahaan tersebut.

Oleh karena itu, manajemen perusahan diharapkan memahami system dalam manajemen stratejik ini agar bisa berfikir jangka panjang dan terus melakukan continues improvement yang tentu sangat menentukankeberhasilan entrepreneur dalam berbisnis.

Saya masih ingat bagaimana strategi itu bersifat jangka panjang dan setiap entrepreneur tidak boleh hanya memikirkan bisnis mereka untuk satu atau dua tahun, tetapi belasan dan bahkan puluhan tahun hidup bisnis mereka.

Disinilah perlunya seorang entrepreneur memiliki kerangka berfikir system dalam membuat dan menjalankan strategi bisnis yang ada dalam perusahaan mereka. Tuntutan untuk membuat bisnis mereka jangk panjang dan juga tumbuh dan berkembang dapat terlaksana.


Kuncinya adalah berfikir system dalam manajemen stratejik ini. Siapkan diri untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam berfikir system. 
 

Info2

Hayu.......Dengarkan diskusi bisnis KLINIK UKM Radio Bobotoh 96,4 FM setiap Senin, pukul 18.00 - 19.00 WIB
 
Blogger Templates