Top News


Pensiunpreneur benar-benar dituntut untuk memamahami dan memanfaatkan setiap pengetahuan dan pengalaman serta sikap selama bekeja di perusahaan. Sekali lagi, ini adalah keunggulan bersaing dari seorang pensiunpreneur dibandingkan dengan yang lain. Termasuk dengan pemasaran. Sejatinya, seorang pensiunpeneur itu sudah “memasarkan dan menjual” selama mereka bekerja dengan status karyawan.

Salah satu aspek yang selalu dikembangkan oleh perusahaan adalah target, target dan target penjualan. Siapa yang tidak kenal dengan konsep ini karena pastinya pensiunpreneur waktu bekerja “dijejali” dengan konsep bagaimana bisa mencapai TP =TR – TC yaitu total profit dihasilkan dari total revenue dikurangi total cost.

Total revenue itu dihasilkan dari price x quantity dan konsep target itu sangat dipengaruhi oleh quantity atau jumlah yang terjual. Inilah yang harus masuk ke benak setiap pensiunpreneur dan bahkan menjadi sikap mental atau mindset. TARGET,TARGET DAN TARGET penjualan. Ketika ini sudah bisa masuk ke sikap mental, maka, akan jauh lebih mudah untuk fokus pada bisnis dan mengejar targetpenjualan secara optimal. Sekali lagi, target, target dan target penjualan yang harus dikejar.

Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Yuk, kejar target penjualan. ....Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,

Tulisan besok akan membahas MANAJEMEN OPERASI bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur.
Assalamualaikum wr.  Wb. Dalam melakukan inovasi sebuah usaha kuliner, aspek apa yang utama menjadi ketertarikan konsumen, apakah dari taste/rasa atau inovasi dari bentuk rupanya? Atau gabungan keduanya untuk mata doku dari segi nama saya lihat sangat milenial apakah pemilihan nama juga merupakan sebuah inovasi dalam membaca pasar? (Afrayadi Cimareme)

Salam Belbiz, buat Bapak Afrayadi. Usaha kuliner adalah usaha yang paling tua karena pada hakekatnya yang dibutuhkan oleh manusia adalah makanan dan minuman. Hanya saja, sekarang sudah mulai mengalamai perubahan karena kuliner menjadi life style atau gaya hidup.

Oleh karena itu, yang mejadi kebutuhan konsumen itu adalah rasa atau taste yang sesuai dengan lidah konsumen. Barulah setelah itu bicara tentang gaya hidup atau lifestyle berupa bentuk kue, ukuran kue, bahkan sampai sekarang berupa desain tempat usaha dan gaya setiap penjual dalam bisnisnya. Karena yang dicari adalah kenyamanan setiap konsumen.

Adapun differensiasi dalam bentuk nama juga menjadi sebuah strategi entrepreneur dalam pasar termasuk nama Mata Doku.

Itulah jawaban kami semoga bermanfaat untuk Bapak Afrayadi dalam mengembangkan bisnis.

SALAM BELBIZ dari STRATEGIC Manajemen Bandung.

Jawaban lainnya ada di www.strategidanbisnis.comwww.strabiztv.com Jangan lupa dengarkan materi BELBIZ On Radio Minggu ini tentang Berfikir Cepat dan Bertindak Cepat, Jumat, 14 September 2018.