Sebagai seorang entrepreneur dan pendidik, tentu menjadi tanggung jawab saya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang konsep bagaimana seorang entrepreneur sukses itu harus emiliki kerangka berfikir yang tepat dalam menjalankan bisnis. Kerangka yang sangat penting ketika entrepreneur itu berkomitmen untuk sukses membangun bisnis. Tentu tidak perlu diberdebatkan lagi akan hal ini.

Akan tetapi, seringkali orang terjebak menjalankan bisnis hanya berdasarkan kepada apayang dijalankan seperti biasa. Atau kata orang let it flows. Rasanya itu tidak berlaku dalam kehidupan entrepreneur dalam bisnis yang sudah menghadapi tantangan dan ancaman yang luar biasa kalau diamati dari perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan bahkan mengalamai turbulensi.

Oleh karena itu, setiap entrepreneur perlu membekali diri mereka dengan kerangka berfikir yang benar untuk menjalankan dan menumbuhkembangkan bisnis yang bisa profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang. Tentu hal ini menjadi tujuan setiap entrepreneur dalam berbisnis kedepannya dengan menjadikan bisnis tersebut sukses.
Berbicara tentang kerangka befikir stratejik berhubungan dengan bagaimana mereka bisa menganalisis lingkungan bisnis, baik internal maupun eksternal yang pasti mengalami perubahan begitu cepat sehingga bisa menjadi ancaman ataupun peluang bagi bisnis mereka. kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan akan berdampak pada kerugian bisnis mereka masing-masing. Tentu yang seharusnya adalah bagaimana entrepreneur bisa mendapatkan peluang dari setiap perubahan lingkungan bisnis.

Kenapa demikian? Pada hakekatnya entrpeeneur itu pasti membutuhkan kesempatan untuk menumbuhkembangkan bisnis dan salah satunya adalahmemanfatkan peluang dengan mengubahnya menjadi bisnis melalui konsep inovasi yang memang menjadi karakter dasar setiap entrepreneur untuk menggapai kesuksesan dalam bisnis.

Analisis lingkungan menjadi dasar untuk setiap entrepreneur ketika ingin membangun kerangka berfikir stratejik karena lingkungan menjadi dasar untuk dianalisis. Minimal bisa menganalisis kejadian yang sudah terjadi dari lingkungan bisnis, kejadian sekarang dan kejadian yang akan datang sehingga dapat diprediksi setiap kondisi apayang akan terjadi tersebut.

Jadi, pada awalnya, kerangka berfikir stratejik bagi setiap entrepreneur diawali dengan menganalisis lingkungan internal yang terdiri dari manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasi dan manajemen sumber daya manusia, budaya perusahaan sampai kepada fasilitas yang ada dalam perusahaan.

Lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan eksternal makro dan mikro yang menjadi perhatian karena lingkungan makro berhubungan dengan politik, ekonomi, sosial dan budaya serta teknologi. Demikian juga dengan lingkungan eksternal mikro yang berhubungan dengan konsumen, pesaing, distributor dan supplier yang pastinya menjadi penting bagi setiap entrepreneur untuk diperhatikan.

So… sudah waktunya entrepreneur memiliki kerangka berfikir stratejik untuk mencapai tujuan bisnis mereka.


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: