Rasanya, bicara tentang keputusan dan entrepreneur, perlu menjadi perhatian khusus karena bagi saya, tugas utama seorang entrepreneur dalam membangun bisnis mereka adalah membuat keputusan yang sejatinya dilakukan setiap saat dan tidak ada alasan untuk tidak membuat keputusan bisnis yang sangat dibutuhkan oleh bisnis mereka untuk terus maju serta tumbuh dan berkembang. Tidak ada alasan untuk tidak fokus pada konsep keputusan bagi setiap entrepreneur.



Hal ini seringkali membuat orang kaget ketika mendengar mereka harus menjalankan peranan sebagai seorang yang harus membuat keputusan ketika menjadi entrepreneur. Apakah tidak ada lagi tugas utama lainnya selain membuat keputusan?  Jawaban yang bisa diberikan adalah keputusan adalah tugas utama seorang entrepreneur  setiap saat.

Keputusan bisnis?

Tentu keputusan yang harus dibuat tidaklah keputusan yang asal-asalan karena berhubungan dengan bagaimana bisnis mereka harus dijalankan dengan baik dan kedepannya seperti apa. Keputusan saat ini akan menentukan bisnis para entrepreneur lima atau sepuluh tahun kedepan. Tentu hal ini harus menjadi perhatian utama agar tidak salah dalam membuat keputusan tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa mereka harus benar-benar fokus dengan keputusan.

Keputusan bisnis yang dibuat harus memperhatikan pada aspek TP = TR – TC. Hmmmm…. Apa itu ya… kok keputusannya harus mengikut sebuah rumus? Rasanya, setiap entrepreneur harus terbiasa dengan rumus sederhana ini karena berhubungan dengan konteks bisnis yang mereka jalankan, apapun jenisnya, baik itu manufaktur, jasa ataupun perdagangan. Ataupun juga bisnsi mereka berhubungan dengan agro industry. Hal ini menjadi penting karena berhubungan dengan hakekat bisnis itu sendiri untuk create value dalam bentuk money.

Keputusan yang dibuat oleh entrepreneur harus bisa menaikkan TP. Apa itu TP? TP merupakan singkatan dari Total Profit atau total laba yang harus dicapai oleh setiap entrepreneur dan hal ini bisa dicapai ketika keputusan yang dibuat sudah benar untuk meningkatkan TP tersebut. Jangan main-main dalam membuat keputusan sehubungan dengan TP. Oleh karena itu, fokus pada setiap keputusan yang berkontribusi pada peningkatkan total profit. Bila tidak ada hubungannya dengan profit, tidak perlu diambil keputusan tersebut atau usahakan untuk mengurangi resiko atas keputusan yang akan menurunkan profit.

Hal ini berhubungan dengan aktivitas keuangan yang dilakukan oleh entrepreneur dan keputusan yang berhubungan dengan manajemen keuangan harus bisa berkontribusi kepada pencapaian keuangan yang optimal

TR berhubungan dengan total revenue atau total penjualan yang dilakukan oleh setiap entrepreneur. Keputusan yang diharapkan adalah bagaimana meningkatkan total revenue yang dihasilkan dari perkalian antara jumlah barang yang dijual dengan harga barang. Dalam hal ini, setiap keputusan entrepreneur harus benar-benar bisa meningkatkan revenue untuk bisa mendapatkan penerimaan perusahaan secara optimal.

Keputusan ini berhubungan dengan pemasaran yang harus digenjot melalui promosi, penetapan bauran pemasaran, service excellence sampai kepuasan konsumen dan juga loyalitas konsumen. Tidak bisa dipisahkan antara kedua hal ini.

TC berhubungan dengan bagaimana seorang entrepreneur membuat keputusan yang bisa menurunkan total cost yang dikeluarkan pada saat setiap proses berjalan. Total cost ini harus diturunkan secara relative seiring dengan peningkatan permintaan pasar juga. Jadi, tidak semata-mata hanya menurunkan biaya. Hal ini berhubungan dengan pengeloaan proses bisnis dalam suatu bisnis dan juga pengelolaan sumber daya manusia yang pastinya harus bisa ditingkatkan produktivitasnya.

So.. bagi entrepreneur, fokus pada peningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berhubungan dengan keputusan bisnis sudah menjadi kewajiban agar bisa membuat keputusan bisnis yang berkontribusi pada bisnis mereka masing-masing.

____________________________
Penulis adalah owner Strabiz Management Consulting dan founder GIMB Foundation
Tulisan ada di www.binesia.com 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: