Inilah pelajaran yang paling berharga dari program Trade Matching yang diselenggarakan beberapa waktu lalu dan dirasakan oleh entrepreneur yang notabene adalah binaan GIMB FOundaiton dan juga teman-teman dari komunitas entrepreneur lainnya. Berbagai komunitas hadir dalam acara tersebut dan mencoba menawarkan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat Korea Selatan melalui program yang dilakukan di Trade Matching ini.

Pengalaman yang didapatkan oleh entrepreneur dibahas dalam program Nubiz, yang muda yang berbisnis dengan sumber inspirasi yang sudah mengikuti acara tersebut dan dianalisis oleh Meriza Hendri, founder GIMB Foundation yang juga menjadi pihak yang menghubungkan antara GIMB dengan teman-teman dari Myongji University, khususnya dengan Prof Park yang sudah membangun hubungan baik dengan GIMB. Juga tidak lepas dari kontribusi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea selatan.


Kualitas menjadi perhatian dalam konteks trade matching ini. setiap orang  yang hadir di acara tersebut sepakat bahwa kualitas yang menjadi perhatian nomor satu ketika kegiatan perdagangan antara Negara, khususnya produk yang dihasilkan oleh entrepreneur di Jawa Barat. Tidak ada pengecualian akan hal ini dan tentunya semua sepakat bahwa kualitas itu tidak bisa dilepaskan dari apa yang diharapkan dan dibeli oleh konsumen.

Kualitas itu apa sih? Inilah yang menjadi perhatian utama saya ketika semua orang sepakat akan hal ini. Syarif, Handy dan juga Deki yang hadir sebagai narasumber atau sumber inspirasi mengajukan pendapat yang sama ketika mereka akan mengirim produk ke Korea Selatan, semuanya akan menyatakan hal sama. Secara sederhana, Kualitas itu berhubungan dengan apa yang dijanjikan kepada konsumen sehingga menjadi standar yang harus dipenuhi oleh setiap entrepreneur.
Kualitas ini akan terasa oleh konsumen ketika produk yang diberikan oleh setiap konsumen sesuai dengan harapan atau standar yang mereka miliki. Standar  yang pastinya akan menentukan produk entrepreneur itu berkualitas atau tidak. Inilah yang paling penting untuk dipahami oleh setiap entrepreneur dalam membangun bisnis mereka dan menawarkan produk agar memang benar berkualitas sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, sebagai syarat untuk bisa memasuki pasar internasional.

Banyak sekali konsep kualitas  yang dijelaskan oleh banyak orang dan ini pasti harus dipahami oleh setiap entrepreneur. standar kualitas yang dimiliki dalam masing-masing industry atau bisnis akan berbeda-beda karena memiliki konsumen yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, tentu kualitas untuk barang-barang akan sangat berbeda dengan kualitas untuk jasa yang memiliki karakter yang berbeda-beda satu sama lain.

Disinilah pelajaran bagi setiap entrepreneur dalam program Nubiz, yang muda yang berbisnis dengan membahas Nubiz special program Trade Matching bersama Myongji University dan menghadirkan syarif, handy dan juga Deki sebagai sumber inspirasi yang juga mengikuti program Trade Matching beberapa waktu yang lalu….


Tulisan ada di www.nubizontv.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: