Ketika sebuah perusahaan berniat untuk menjalankan service excellence bagi konsumen, tentu bukanlah sesuatu yang mudah ketika bicara tataran implementasi yang pastinya sangat menentukan keberhasilan atas pelaksanaan tersebut. Kenapa demikian? sebaik apapun perencanaan yang dilakukan untuk memberikan service excellence, yang paling menentukan adalah bagaimana pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.

Lalu, apa faktor yang sangat menentukan dalam pencapaian tujuan dari pelaksanaan service excellence tersebut? Yang paling penting adalah leadership dari setiap entrpeneur untuk menjalankan service excellence. Leadership bahkan menjadi faktor kunci untuk keberhasilan pelaksanaanya. Tanpa hal ini, akan sulit untuk bisa mencapai tujuan dari ervice excellence kepada setiap konsumen. Leadership bahkan nyata sekali untuk bisa memberikan peluang sukses.


Oleh karena itu, entrepreneur perlu menyadari bagaimana leadership yang mereka miliki dan harus digunakan untuk menjalankan service excellence. Leadership yang dimaksud adalah bagaimana mereka sendiri mampu mempengaruhi diri sendiri dan orang lain yang dalam hal ini adalah karyawan mereka untuk melayani setiap konsumen yang datang ke perusahaan. Kedua jenis leadership ini harus dioptimalkan dalam service excellence.

Pertama, self leadership. Seringkali orang terjebak dengan bagaimana seorang entrepreneur biasanya menjadi orang yang dilayani oleh karyawan. Hal ini wajar karena sudah menjadi rahasia umum bagaimana atasan dilayani oleh bawahan atau karyawan. Seakan-akan terjadi pembenaran bagaimana mereka dilayani oleh bawahan dan oleh karena itu, jangan harap mereka mau menjadi pihak yang pertama melayani konsumen.

Tentu pandangan ini salah dalam konteks service excellence yang sejatinya adalah dilakukan oleh entrepenuer itu sendiri terlebih dahulu. Dalam hal ini, bagaimana setiap entrepreneur harus bisa mempengaruhi diri mereka sendiri terlebih dahulu untuk tidak minta dilayani oleh karyawan. Konsep di atas jelas salah dan harus direvisi oleh setiap entrepreneur. keberhasilan mereka untuk mempnegaruhi diri sendiri dengan tidak minta dilayani adalah penting.

Apalagi kalau mindset tersebut langsung dirubah menjadi seorang yang harus melayani setiap karyawan. Mereka harus mampu melayani karyawan terlebih dahulu sebelum karyawan melayani konsumen. Aspek ini menjadi sangat penting untuk dipahami dan dijalankan oleh setiap entrepreneur. mulailah saat ini dan akan terjadi perubahan dalam diri setiap entrepreneur dalam konteks service excellence yang akan dijalankan dalam perusahaan.

Leadership kedua adalah bagaimana entrepreneur harus bisa memimpin orang-orang dibawah mereka untuk mau bergerak melayani konsumen. Hal ini harus dipimpin langsung oleh entrepreneur agar terjadi satu arahan atau satu tujuan yang dapat menjadi acuan setiap karyawan. Entrepreneur harus memberikan contoh langsung kepada karyawan mereka bagaimana melayani dan juga untuk apa melayani setiap konsumen.

Karyawan akan sangat terpengaruh dengan contoh langsung yang diberikan sehingga mereka akan mudah memperhatikan, tertarik, berminat dan juga bertindak untuk melayani setiap konsumen. Leadering by example adalah model kepemiminan langsung yang harus dilakukan oleh entrepreneur dalam mendorong bawahan untuk melayani konsumen. Jangan sampai salah bahwa konteks memberikan contoh langsung ini akan sangat menentukan tingkat keberhasilan layanan yang diberikan kepada konsumen.


Leadership seorang entrepreneur sangat menentukan untuk menggerakkan karyawan mereka untuk melayani konsumen. Kemampuan mempengaruhi karyawan ini menjadi sangat penting untuk kesuksesan yang seharusnya bisa memberikan kepuasan konsumen dan juga sampai kepada kepuasan konsumen. Hal inilah yang menjadi tujuan utama kegiatan service excellence bagi konsumen. 

Meriza Hendri, Tulisan ada di www.belbizonradio.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: