Inilah pesan utama dalam program Nubiz minggu lalu tentang entrepeneurship yang sejatinya menjadi pilihan yang lebih baik untuk setiap entrepreneur ketika menghadapi banyak sekali tantangan kedepannya. Pilihan kedua adalah menjadi seorang karyawan atau job seeker yang nyatanya masih banyak dipilih oleh mahasiswa setelah lulus dari kuliah. Tentu hal ini perlu menjadi perhatian setiap orang, khususnya stakeholder yang memiliki kepentingan kepada banyak entrepreneurship.

Materi minggu lalu memang bermaksud untuk menyampaikan pesan kepada setiap mahasiswa bahwa mumpung masih berstatus sebagai seorang mahasiswa, sudah sejatinya menjadi seseorang yang sudah mulai mengetahui potensi diri yang dimiliki masing-masing. Potensi yang bisa diketahui dari setiap diri itu dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pertama, melihat latar belakang keluarga terlebih dahulu.


Hal ini dijelaskan oleh Meriza dalam Nubiz tersebut. Keluarga itu memberikan dasar yang kuat untuk setiap entrepreneur agar mereka bisa mengetahui apa yang ada di keluarga dan apa yang harus dan bisa dilakukan untuk bisa sukses. Keluarga itu memberikan pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa untuk berbisnis apabila sejak mahasiswwa sudah diketahui dan disadari bahwa keluarga mereka itu berbisnis.

Penting bagi setiap mahasiswa untuk melihat dan menganalisis latar belakang keluarga mereka masing-masing. Karena dengan cara ini, akan diketahui apa potensi yang ada dalam diri dan sudah “ditanamkan” oleh setiap keluarga mereka. Tentu jangan dianggap sebagai sebuah hal yang biasa dan tidak bermakna karena akan menentukan kesuksesan kedepannya dalam berbisnis.

Disinilah peran kampus yang sejatinya bisa menjadi driver untuk mengembangkan potensi diri tersebut agar menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis berupa bisnis melalui pengetahuan yang mereka dapatkan di kampus. Apalagi yang kuliah di fakultas bisnis dan manajemen yang pastinya sudah memberikan dasar yang kuat untuk bisa digunakan untuk sukses.

Pahami setiap materi yang diberikan di kampus karena dengan materi itu akan menjadi modal untuk menjalankan bisnis. Pengetahuan tentang bisnis dan manajemen menjadi kunci penting yang harus dipegang karena hakekatnya bisnis itu adalah bagaimana terjadi value creation dan pengetahuan menjadi penting untuk bisa mencapai kesuksesan.


Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana entrepreneur bisa memiliki kerangka berfikir yang benar dalam berbisnis. Kerangka berfikir yang digunakanuntuk membuat setiap keputusan bisnis yang selalu memperhatikan kondisi optimasi value sehingga dapat memberikan kontribusi positif dan optimal dalam pencapaian tujuan bisnis itu sendiri. Seringkali mahasiswa kurang memperhatikan potensi diri dan apa yang mereka bisa lakukan untuk mengembangkan bisnis melalui pengetahuan yang didapat di kampus. 

Tulisan ada di www.nubizontv.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: