Dalam kelas GIMB Entrepreneur School kemaren, saya mendapatkan satu poin utama yang sangat penting bagi setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis mereka. Satu point yang akan menentukan keberlangsungan bisnis mereka jangka panjang dan pastinya memberikan sustainability dalam konteks bisnis yang memang menjadi tujuan bisnis setiap entrepreneur dalam bisnis itu sendiri.

Kenapa demikian? Konteks bisnis yang dikembangkan tidak boleh lagi berbasis kepada konteks bisnis dalam jangka menengah, apalagi dalam jangka pendek dan jangka “imah” atau jangka untuk memenuhi kebutuhan rumah semata. Rasanya hal ini terjadi juga dibanyak orang sehingga membuat bisnis yang sejatinya mampu memberikan value jangka panjang, tidak bisa terealisasi dengan baik.


Lalu, apa yang harus dilakukan oleh setiap entrepreneur dalam membangun bisnis dan menjadi pelajaran dari kelas GIMB Entrepreneur School kemaren? Bicara tentang peran seorang entrepreneur menjadi leader dalam bisnis mereka masing-masing. Leader yang sejatinya mampu menjadi orang yang paling menentukan perusahaan, khususnya tim yang menjadi bagian utama dalam bisnis tersebut.

Anggota tim adalah manusia juga… jadi teringat lagu yang pernah jaya dulu.. rocker juga manusia, ha…ha… ha… memang, tim itu adalah manusia yang sejatinya harus diperlakukan sebagai seorang manusia yang dapat memberikan value bagi perusahaan untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Akan tetapi, sebagai seorang manusia, mereka memiliki value yang paling penting untuk diperhatikan.

Value yang dimaksud adalah bagaimana anggota tim dalam perusahaan memiliki visi yang sama dengan yang dimiliki oleh setiap entrepreneur sebelum mereka menjalankan bisnis dengan dan melalui tim tersebut. Karena inilah konsep inti manajemen yang seharusnya dimiliki oleh setiap entrepreneur ketika ingin berhasil dengan bisnis itu sendiri. Tidak peduli apapun jenis bisnis yang mereka jalankan.

Oleh karena itu, sudah harus menjadi perhatian wirausaha ketika mereka akan membangun bisnis yang kuat, anggota tim nya harus mendapatkan pemahaman yang sama terhadap visi yang dimiliki oleh setiap entrepreneur. Visi yang sejatinya menjadi impian yang harus menjadi dasar sebelum bergerak dalam menjalankan bisnis itu sendiri. Tidak mungkin anggota tim bisa berjalan dengan baik dalam bekerja bila tidak memiliki kesamaan visi tersebut.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh setiap entrepreneur adalah pertama, mereka perlu mendefisinikan visi pribadi terlebih dahulu sebelum visi perusahaan. Entrepreneur perlu memiliki sinergi antara visi pribadi dengan visi perusahaan karena inilah hakekat kepemilikan perusahaan tersebut. Sinergi ini akan memperkuat nilai-nilai perusahaan mereka sendiri dan akan lebih mudah terlihat implementasinya dalam pekerjaan sehari-hari dan disaksikan oleh anggota atau tim perusahaan tersebut.

Kedua, membuat penjelasan yang baik dan mudah dimengerti oleh setiap anggota tim terhadap makna visi tersebut. Hal ini penting karena seringkali terjadi kesalahan tidak ada penjelasan yang baik terhadap makna visi yang dimiliki oleh perusahaan sehingga setiap anggota tim memiliki makna masing-masing dan berbeda-beda.

Ketiga, memberikan sharing secara berkelanjutan tentang visi kepada anggota tim. Sharing yang berkelanjutan dalam setiap momen atau kesempatan akan membuat anggota tim akan semakin paham dan mengerti apa yang harus mereka lakukan untuk perusahaan. Mereka juga akan mengetahui, memahami, menghayati, menjalankan, memiliki habit, perilaku dan bahkan diharapkan visi tersebut menjadi karakter setiap anggota tim.

Keempat, entrepreneur harus bisa menjadi role model perusahaan dalam menjalankan visi tersebut dan terakhir adalah bagaimana entrepreneur perlu menerapkan reward dan punishment untuk pelaksanaan berbagai program untuk mencapai visi. Hal ini penting untuk membuat setiap anggota tim merasakan benefit dari pencapaian visi… bagaimana dengan anda? Sudahkah melakukan sharing visi kepada anggota tim?... salam juara…

Tulisan ada di www.juaranews.com



Share To:

meriza hendri

Post A Comment: