Belbiz minggu lalu membahas aktivitas pemasaran  yang sejatinya harus dipahami dan dijalankan oleh setiap entrepreneur agar mereka bisa mengembangkan bisnis dengan baik. Konsep dasar yang harus dipahami adalah bagaimana setiap entrepreneur mampu memasarkan produk dengan baik kepada target market sehingga dapat memberikan kepuasan kepada setiap konsumen sampai dengan membuat mereka loyal.

Inilah tantangan setiap entrepreneur dalam membangun bisnis karena seringkali mereka terjebak dengan bagaimana membuat bisnis yang kuat akan tetapi, lupa untuk bisa menghantarkan produk tersebut kepada konsumen dengan baik sehingga terjadi transaksi yang akan menguntungkan setiap entrepreneur dengan meningkatkan kualitas dan coverage pasar yang dimiliki oleh setiap produk mereka masing-masing.



Ketika seorang entrepreneur bermaksud untuk memasarkan produk mereka kepada pasar, tentu aka nada keterbatasan dan salah satunya berupa modal yang akan digunakan untuk memasarkan produk tersebut. Keterbatasan modal ini terjadi karena tentu bisnis yang dijalankan belum mencapai titik optimal yang bisa digunakan sebagai bagian dari anggaran untuk melakukan promosi kepada target market.

“inilah yang menjadi tantangan entrepreneur” kata Sahabat Meriza yang memberikan penjelasan di awal Belbiz minggu lalu. Tantangan yang tidak sedikit dan menuntut setiap entrepreneur harus bisa mengoptimasi setiap potensi yang ada dalam diri mereka untuk bisa berbuat lebih baik untuk bisnis mereka dengan memanfaatkan pemasaran. Oleh karena itu, entrepreneur harus bisa mengelola pemasaran yang optimal di fase start up.

Kunto Aji, sebagai salah satu narasumber dalam belbiz itu menjelaskan bagaiman pentingnya entrepreneur untuk bisa menganalisis kekuatan dan kelemahan bisnis nya. “entrepreneur bisa memanfaatkan potensi yang ada di sekitar terlebih dahulu, seperti keluarga, teman, konsumen yang sudah ada’ katanya. Hal ini penting untuk bisa melakukan efisiensi dalam bisnis sehingga cost bisa diminimalisir.

Niknik, owner Rumah Makan Oenik yang hadir bersama suami juga memberikan strateginya dalam menumbuhkembangkan bisnisnya yang masih berstatus start up, khususnya ketika memanfaatkan kekuatan dalam diri sendiri dan juga lingkungan terdekat untuk promosi. “konsumen yang sudah loyal di bisnis catering nya menjadi target market pertama dan diberikan pengalaman baru untuk mencoba menu yang dihasilkan olehnya” itu kata beliau.


Banyak pertanyaan dan komentar dari sahabat K-Lite dan membuat diskusi malam itu menjadi semakin seru dan memberikan pelajaran kepada entrepreneur muda. 

Tulisan ada di www.belbizonradio.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: