Sumber Gambar: landerassociates.wordpress.com
Salah satu hal yang penting bagi program CSR entrepreneur adalah bagaimana mereka mengkomunikasikan program CSR tersebut kepada seluruh stakeholder perusahaan. Tidak hanya stakeholder luar perusahaan, akan tetapi juga internal perusahaan kita.
Hal ini belajar dari pengalaman ketika bertemu dengan manajer salah satu BUMN beberapa waktuyang lalu. Mereka memiliki anggaran CSR yang luar biasa yaitu kurang lebih 18 miliar untuk program UMKM. Percaya tidak percaya, karyawan perusahaan tidak mengetahui bahwa perusahaan mereka menjalankan program CSR dengan dana sebesar itu selama satu tahun.

Hal ini menimbulkan tanda tanya.kenapa demikian? Kok bisa karyawan sendiri tidak bisa mengetahui program CSR perusahaan mereka? Padahal, mereka memiliki potensi yang luar biasa dalam memberikan manfaat kepada perusahaan atas program CSR tersebut. Karyawan bisa mengkomunikasikan program CSR kepada external stakeholder dengan efektif dan efisien karena mereka tidak membutuhkan anggaran dari program ini.


            Bagi entrepeneur yang ingin mengembangkan program CSR dalam bisnis, perlu memperhatikan program komunikasi atas program CSR kepada para stakeholder, baik internal maupun eksternal perusahaan. Dalam ISO 26000: 2010, guidance on social responsibility jelas ditekankan bagaimana setiap perusahaan yang menjalankan program CSR bisa mengkomunikasikan program-program CSR kepada stakeholder.
            Tentu salah satu tujuan program komunikasi ini adalah untuk membuat stakeholder mengetahui program CSR yang dijalankan perusahaan dan bahkan diharapkan bisa berpartisipasi secara aktif terhadap pelaksanaan program CSR tersebut. keberhasilan program CSR tidak bisa hanya tergantung kepada manajer dan tim yang bertanggung jawab dalam pelaksanaanya. Tidak bisa seperti itu.
            Oleh karena itu, diperlukan kerasama antara departemen yang bertanggung jawab atas program CSR dengan departemen hubungan masyarakat yang memang bertanggung jawab atas komunikasi perusahaan dengan pihak internal dan juga eksternal perusahaan. Humas diharapkan dapat berperan aktif atas setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh tim CSR. Humas memiliki tools dan anggaran serta program untuk mengkomunikasikan program tersebut dengan efektif dan efisien kepada stakeholder.
            Sebagai humas, tanggung jawab komunikasi akan lebih berjalan bila humas juga mengetahui filosofi dari program CSR yang dijalankan oleh perusahaan. What, why, when, where, who, whom serta how adalah hal yang mendasar yang harus dipahami oleh setiap tim yang ada di Humas. Tujuannya adalah bagaimana humas bisa membuat konsep yang sesuai dengan program CSR untuk disampaikan kepada stakeholder.
            Pihak lainnya yang perlu ikut serta dalam komunikasi program CSR kepada stakeholder adalah top management perusahaan yang dalam hal ini adalah entrepreneur itu sendiri. Entrepreneur memegang kendali atas program CSR dan juga pada komunikasi program kepada stakeholder. Top management atau entrepreneur diharapkan sudah membuat program CSR sebagai program stratejik perusahaan yang harus dikomunikasikan kepada seluruh stakeholder.

            Setelah ini, program komunikasi program CSR kepada stakeholder akan berjalan secara efektif dan efisien untuk membangun value bagi entrepreneur itu sendiri.

Share To:

meriza hendri

Post A Comment: