"Entrepreneur harus jadi ahli strategi…..” Kalimat ini menjadi salah satu kalimat  yang selalu saya sampaikan kepada banyak wirausaha ketika mereka akan membangun bisnis untuk saat ini dan yang akan datang. Kalimat yang saya temukan ketika setiap wirausaha harus bisa mengalahkan berbagai persaingan di tingkat bisnis mereka masing-masing. Kegagalan yang seringkali ditemui oleh wirausaha adalah bisnis mereka harus bangkrut.

Hal ini sangat terasa ketika wirausaha muda yang selama ini seringkali didorong untuk menjadi wirausaha. Tidak hanya di kampus, akan tetapi juga berbagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh banyak motivator di seluruh Indonesia. Berbagai seminar ataupun diskusi serta talkshow yang berhubungan dengan entrepreneurship menjadi kegiatan rutin yang diikuti oleh anak muda dan dampaknya luar biasa, bagaimana anak muda sudah menetapkan pilihan untuk menjadi wirausaha sukses dimasa muda.


Hal ini perlu disyukuri ketika banyak anak muda yang seringkali tertarik dan berkomitmen untuk menjadi wirausaha muda. Tidak tanggung-tanggung ketika mereka sudah menyatakan rencana setelah kuliah ataupun tamat dari sekolah, sudah menetapkan wirausaha sebagai pilihan hidup dalam pilihan mereka. Tidak bisa dipungkiri bahwa ini akan menjadi dasar penting bagi setiap wirasuaha agar bisa sukses di kemudian hari.

Akan tetapi, tentu harus dilihat secara komperehensif karena akan menentukan kualitas entrepeneurship kedepannya. Yang diharapkan dari hal ini adalah bagaimana akan tercipta entrepreneur yang bisa memanfaatkan berbagai peluang dari lingkungan mereka, baik internal maupun eksternal serta akan berpengaruh kepada perusahaan, baik dalam tingkat kekuatan atau kelembahan serta peluang ataupun ancamann.

Disinilah saya mencoba untuk melihat secara lebih tajam kenapa seringkali wirausaha muda tidak bisa membuat bisnis mereka bisa bertahan dalam jangka panjang. Ada masalah apa ini bisa terjadi? Padahal kalau dibiarkan saja, akan berdampak kedepannya dan pastinya banyak wirausaha tidak akan mampu membuat bisnis “naik kelas” dari skala mikro, kecil, menengah dan besar yang pastinya sangat diharapkan oleh berbagai stakeholders.

Menjadi ahli strategi memiliki beberapa dimensi yang memang harus dipahami dengan baik oleh wirausaha. Pertama adalah lingkungan bisnis yang selalu berubah. Ini menjadi dasar untuk berfikir strategis karena lingkungan bisnis itu sendiri selalu berubah, tidak bisa dikontrol, mengalami turbulensi dan juga tidak pasti. Hal ini harus selalu dipahami dengan baik oleh wirausaha karena mereka harus bisa mengelola lingkungan tersebut.

Dimensi kedua adalah bagaimana seorang wirausaha harus bisa berfikir untuk jangka panjang. Hal ini berhubungan dengan bisnis yang sejatinya bisa bertahan minimal 10 tahun yang akan datang. Ini cukup memberikan gambaran kepada wirausaha untuk berfikir jangka panjang. Disinilah seorang wirausah harus bisa concern tentang rencana bisnis mereka dijangka panjang.

Dimensi ketiga adalah bagaimana wirausaha perlu fokus pada pengembangan bisnis untuk menghasilkan produk, baik berupa barang ataupun jasa yang memiliki superior value kepada konsumen mereka. Hal ini menjadi penting karena wirausah dituntut untuk bisa melihat pesaing sebagai salah satu pihak yang diperhatikan oleh wirausaha dalam menjalankan bisnis mereka. Superior value ini berhubungan dengan bagaimana wirausaha mampu memberikan hal yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan pesaing.


Inilah yang perlu dipahami oleh wirausaha untuk selau menjadi ahli strategi bagi bisnis mereka ketika pesaing terus berupaya untuk membuat bisnis mereka menjadi besar. So.. sudah saatnya wirausah untuk mulai berfikir menjadi ahli strategi dalam bisnis mereka. Let’s be a strategic entrepreneur……

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: