"Meningkatkan mindset seorang wirausaha di Jabar" begitulah tema yang diangkat dalam program Nubiz Bandung TV minggu lalu. Program rutin setiap kamis malam yang memberikan pembelajaran dan inspirasi bagi seluruh wirausaha untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis, khususnya dalam menghadapi Pasar Bebas ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan pada tanggal 31 Desember 2015. 

Materi ini menjadi penting ketika gerakan entrepreneurship diarahkan kepada anak muda yang pasatinya memiliki karakteristik yang kuat dalam hal kreativitas dan inovasi, akan tetapi terkendala dalam karakteristik yang berhubungan dengan minset atau sikap mental.

"Wirausaha kali ini banyak tergabung dalam generasi Y" kata Meriza memulai talkshow Nubiz tersebut. Generasi Y yang memiliki karakteristik diantaranya adalah memiliki daya juang yang tidak terlalu tinggi karena hidup di lingkungan yang lebih "nyantai" dikarenakan dilengkapi oleh berbagai fasilitas yang dapat membuat mereka dengan mudah mengerjakan berbagai hal, khususnya dibantu oleh teknologi. 

Hal ini menjadi sebuah fenomena yang perlu dicermati oleh setiap wirausaha karena mindset itu penting dan menjadi faktor penentu untuk mencapai kesuksesan. "Ditengah karakteristik kreatif dan inovasi yang dimiliki wirausaha, terdapat juga mindset yang belum terlalu kuat" kata Kunto Aji, pemimpin cabang Bank BJB Purwakarta. Mindset atau mental perlu ditingkatkan untuk bisa sukses dalam bisnis. 

"Saya juga merasakan hal yang sama dan menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar dalam mendidik anak muda untuk sukses dalam bisnis" kata Ahmad Rosyad, Trainer Entrepreneurship di Dinas KUMKM Jabar. fakta ini perlu dicermati dengan baik agar bisa diamil langkah strategis yang bisa meningkatkan mindset yang selama ini lebih melihat program entrepreneurship untuk mendapatkan dana" tambahnya. 

Rendra, dosen SBM ITB yang hadir dalam kegiatan Nubiz ini menyatakan pentingnya wirausaha memiliki pengetahuan yang cukup tentang bisnis dan manajemen. "wirausaha membutuhkan pengetahuan agar bisa menjalankan bisnis dengan baik karena bisnis itu ada ilmunya" kata Rendra. 

Metha, yang merupakan pemilik yayasan yang bergerak di bidang sosial dan mengelola komunitas bisnis merasakan hal yang sama. Hal ini terlihat pada komunikasi yang dijalankan oleh anak muda. "Seringkali anak muda tidak mampu berkomunikasi dengan baik dalam konteks bisnis sehingga membuat hubungan antara mereka dengan stakeholder lainnya menjadi tidak optimal" kata Metha. 

Iyenk, selaku pebisnis juga merasakan hal yang sama meskipun dalam konteks yang agak berbeda karena merupakan seorang pengusaha. "daya juang anak muda perlu ditingkatkan karena berhubungan dengan berbagai proses bisnis dan juga kendala yang dihadapi oleh setiap wirausaha yang membuat bisnis mereka terhenti" katanya. 

Berbagai ide untuk meningkatkan mindset setiap wirausaha muncul dari narasumber Nubiz malam itu dan pastinya sangat memberikan inspirasi untuk para pebisnis muda. 

Tulisan ada di www.nubizontv.com

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: