Masih dalam konteks bagaimana seorang entrepreneur membangun bisnis dengan basis pengetahuan tentang entrepeneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen, saya tetap fokus pada bagaimana mengajak entrepreneur untuk tidak pernah berhenti belajar tentang bisnis mereka masing-masing.

Kenapa demikian? Saya jadi teringat dengan sebuah cerita seorang entrepreneur sukses yang telah membangun bisnisnya menjadi sebuah kerajaan bisnis dan dia benar-benar mampu mewujudkan bisnis yang profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.



Seringkali orang melihat dirinya di permukaan saja dan rasanya sungguh menyesatkan ketika melihat dari apa yang sudah dicapai oleh setiap entrepreneur. Padahal, coba kalau dilihat lebih ke dalam sehingga diketahui apa sajayang sudah dilakukan entrepreneur untuk meraih sukses tersebut.

Oleh karena itu, konsep jangan pernah berhenti menjadi seorang pembelajar adalah konsep yang sangat mendasar dan harus dipahami serta dimiliki dan dijalankan oleh setiap entrepreneur dengan belajar, belajar dan belajar seta setelah itu diimplementasikan dalam binis masing-masing.

Disinilah pentingnya setiap entrepreneur memahami konsep bisnis yang mereka jalankan dan memperhatikan apa saja tujuan yang hendak dicapai agar menjadi sebuah patokan untuk belajar. Ketika tujuan sudah jelas, tentu itu akan membuat entrepreneur memiliki arahan yang jelas untuk dicapai.

Hanya saja, seringkali terjadi gap antara tujuan dengan capaian dari setiap entrepreneur. Inilah awal dari konsep pembelajaran. Jadi, belajar itu mulainya dari adanya gap antara harapan atau tujuan dengan kenyataan dan belajar itu untuk mendapatkan pengetahuan untuk bisa menyelesaikan gap tersebut.

Hal dasar ini akan membuat setiap pengetahuan dan keterampilan yang didapat dari proses belajar akan menjadi bermanfaat dan konsep knowledge management menjadi penting. So, saatnya mindset entrepreneur dirubah untuk menjadi seorang pembelajar dalam bisnis mereka.

Tulisan ada di www.gimber.com


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: