Hmm… Kang, saya kudu ngerti hukum ya dalam menjalankan bisnis…” inlah salah satu pertanyaan yang sangat mendalam bagi saya dari seorang entrepreneur yang memang menjadi salah seorang binaan saya dalam menjalankan bisni. Pernyataan yang mungkin bagi sebagian orang adalah pertanyaan sederhana, akan tetapi, membuat saya tertegun.

Saya menjadi teringat dengan salah satu kasus yang sedang dihadapi oleh binaan yang lain tentang bagaimana seorang entrepreneur memiliki “kasus” yang cukup rumit karena berhubungan dengan bagaimana aspek hukum yang menjerat dia dan dilakukan oleh partner bisnis yang sudah bekerjasama sejak tahun 2008.




Kembali ke pertanyaan di awal. Bagaimana pentingnya seorang entrepreneur harus memahami aspek hukum dengan baik dalam mengambil setiap keputusan yang ada dalam perusahaan mereka. Bagi saya, itu sangat penting dan bersifat stratejik bagi setiap entrepreneur untuk memahami aspek hukum dalam membuat keputusan.

Perlu disadari bahwa perusahaan yang didirikan oleh setiap entrepreneur pada awal ataupun akhirnya adalah sebuah objek hukum yang di Indonesia menjadi penting dan bisa dituntut oleh negara tentang keputusan yang berhubungna dengan bisnis tadi.

Kalau kita kembali ke konsep bisnis, jelas, keputusan yang harus dibuat harus memperhatikan aspek TP = TR – TC yaitu total profit yang dihasilkan dari total revenue dikurangi dengan total cost. Untuk itu, setiap entrepreneur akan berupaya untuk mencapai profit yang semaksimal mungkin dengan meningkatkan revenue dan mengurangi cost. 

Hanya saja, dalam setiap aktivitas pengelolaan keuangan  dalam konteks TP, pengelolaan pemasaran dalam konteks TR dan pengeloaan operasi serta sumber daya manusia dalam konteks TC selalu berhubungan dengan aspek hukum yang terlihat mulai dari undang-undang, peraturan dan keputusan pemerintah, peraturan dan keputusan presiden, menteri, gubernur, peraturan daerah dan lain-lain.

Inilah yang perlu dipahami oleh setiap entrepreneur dalam membuat keputusan. Pengetahuan dan pemahaman terhadap hukum tersebut akan menjadi pertimbangan dalam membuat keputusan mulai dari identifikasi masalah, mencari alternative solusi, mengevaluasi alternative solusi, memutuskan, menjalankan dan mengevaluasi setiap keputusan setelah dijalankan.


Sebagai seorang entrepreneur, aspek hukum tersebut akan digunakan dalam setiap tahapan dan mengoptimasi peluang dari hukum dan meminimalisir setiap ancaman dari hukum tersebut. Pada akhirnya, keputusan itu aman dan tetap menguntungkan setiap entrepreneur dengan nilai yang optimal serta menyelesaikan masalah…
Tulisan ada di www.nubizontv.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: