Hari Sabtu ini adalah akhir pekan dalam satu minggu dan pastinya juga akan memiliki arti yang sangat mendalam bagi para entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Hari dimana setiap entrepreneur kudu mengevaluasi capaian bisnis dan kondisi bisnis yang ada didepan mereka selama satu minggu ini.

Jelas, kalau entrepreneur pastin menyimak kondisi lingkungan bisnis yang selalu berubah dan tidak pasti. Terlihat pada kondisi politik, ekonomi, sosial budaya dimana di negeri ini semuanya gaduh. Ekonomi, gaduh… dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar, inflasi yang tinggi, daya beli konsumen yang menurun. Gaduh di bidang politik, pemerintah yang seolah-olah tidak berhenti membuat “gebrakan” dengan berbagai kebijakan mereka yang pastinya membuat rakyat menjadi semakin bingung.



Gaduh di konteks sosial dan juga budaya. Semuanya jelas terjadi dan seakan-akan tidak mau berhenti memberikan dampak kepada para entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Konsekuensinya? Sudah mulai terasa kepada para entrepreneur dalam bisnisnya. Sudah terjadi 30.000 Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh para entrepreneur di negeri ini.

Konteks gaduh mungkin bagi sebagian orang memiliki konotasi negative, akan tetapi, tepatnya di Sabtu ini, bisa dilakukan analisis memang seminggu kemaren negeri ini sangat gaduh dengan berbagai kejadian dan membuat seluruh bagian dari negara ini mulai kena dampaknya, khususnya para entrepreneur.

Tentu sekali lagi, para entrepreneur harus menyadari bahwa kejadian ini adalah sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh setiap entrepreneur dalam bisnis mereka. Tidak bisa dipungkiri bahwa masalah ini akan selalu datang silih berganti dan disinilah ujian terberat seorang entrepreneur dalam berbisnis.

Suka tidak suka, tentu entrepenur dituntut untuk bisa melewati fase terberat ini dalam bisnis dan lingkungan bisnis yang berubah. Disnilah perlunya pemahaman yang mendalam oleh setiap entrepreneur tentang konsep entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen dalam menjalankan bisnis. Keterkaitan ketiga konsep ini adalah entrepreneur tidak akan berhasil kalau tidak memahami bisnis dan lingkungan bisnis serta bisnisnya akan bertahan jangka panjang kalau menggunakan maanjemen.

So, saatnyalah entrepreneur menggunakan kesempatanuntuk belajar agar bisa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam konteks entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen… bagaimana dengan anda? hmmmmmm


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: