Rasanya, daging sapi sekarang ini menjadi salah satu isu utama di negeri ini ditengah berbagai aktivitas bisnis yang dijalankan oleh wirausaha untuk mencapai tujuan bisnisnya. Daging sapi mengalahkan berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa ini.


Mungkin bagi sebagian orang, masalah daging sapi adalah masalah biasa karena itu menjadi tanggung jawab pemerintah. Wajar-wajar saja pendapat ini berkembang karena relevan dengan apa yang ada dalam mindset setiap orang.

Akan tetapi, sebagai pengusaha, yang memiliki kepentingan yang sangat besar untuk mencapai tujuan bisnis mereka, kejadian ini, yaitu kenaikan harga daging sapi adalah sebuah fenomena bisnis yang akan berpengaruh secara langsung ataupun tidak langsung terhadap bisnisnya.

Salah satu bisnis yang kena dampak langsung adalah rumah makan dan kuliner yang berhubungan dengan daging. Tentu biaya produksi mereka akan meningkat dengan kenaikan harga daging.

Belum lagi pebisnis daging itu sendiri yang menjual daging sebelum diolah. Kenapa demikian? Perubahan harga daging setiap hari akan menyebabkan kendala mereka dalam menentukan harga jual karena tetap harus mendapatkan keuntungan dalam bisnis itu sendiri.

Adapun pengaruh tidak langsung bagi pebisnis lainnya adalah tingkat konsumtif masyarakat akan berkurang karena skala prioritas masyarakat yang berubah terhadap pemenuhan kebutuhan makanan.

Rasanya, hal ini baru beberapa saja dampak dari kenaikan daginng terhadap pebisnis. Terlepas apapun penyebabnnya, baik itu poliitik ataupun kondisi pasar, pastinya, kenaikan harga daging sdh membuat bisnis pengusaha menjadi "agak terguncang" kalau tidak mau disebut "terguncang".

Oleh karena itu, perlu setiap entrepreneur menganalisis bisnisnya kembali untuk menentukan strategi yang paling tepat untuk mengurangi dampak kenaikan harga daging ini. Bagaimana dengan anda?.... Hmmmmm

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: