Minggu ini, seluruh komponen bangsa merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70. Kegiatan peringatan kemerdekaan yang digaungkan oleh pemerintah dengan mengambil tema ayo kerja menjadi semangat yang perlu di cermati dengan baik karena berhubungan dengan apa yang hendak dicapai pemerintah dengan menjadikan ayo kerja, diharapkan seluruh masyarakat mulai terlibat dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu negeri ini.



Berbagai acara juga diselenggarakan oleh masyarakat untuk memperingati hari kemerdekaan ini. Akan tetapi, tentu sebagai seorang entrepreneur, perlu juga melakukan analisis terhadap apa yang bisa dilakukan untuk mengisi kemerdekaan ini. Tentu harus berbeda dengan apa yang dilakukan komponen bangsa lain karena salah satu karakteristik utama seorang entrepreneur adalah mereka harus kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis.

Hal ini mengingatkan saya kepada konsep yang dibangun oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yaitu pejuang pengusaha dan pengusaha pejuang, dimana terdapat sebuah konsep yang sangat mendasar dan jika dihubungkan dengan hari kemerdekaan dan para entrepreneur, terlihat bagaimana peran seorang entrepreneur sangat stratejik dalam mengisi kemerdekaan.

Disnilah seorang entrepeneru bisa menjadi seorang pejuang yang sukses dalam mengisi kemerdekaan. Intinya, entrepreneur bisa menjadi seorang pejuang dalam mengisi kemerdekaan ini dengan membangun bisnis mereka secara optimal untuk mencapai tujuan bisnis itu sendiri yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang akan tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.

Pejuang yang dimaksud bukanlah dengan mengangkat senjata, baik bambu runcing ataupun senapan dan bedil untuk melawan penjajah yang sudah memasuki negeri ini untuk merebut kemerdekaan bangsa. Atau lebih jelasnya, tidak seperti yang terjadi pada sebelum tahun 1945, dimana ada penjajah dari Belanda dan Jepang yang sudah menjajah bangsa selama kurang lebih 350 tahun.

Oleh karena itu, bagaimana peran seorang entrepreneur sebagai seorang pejuang? Para entrepreneur di Jawa Barat semakin bergerak untuk menjadi entrepreneur sukses. Dengan dukungan dari pemerintah, perusahaan, akademisi, komunitas, perbankan dan media, perkembangan entrepreneur, baik dari aspek jumlah entrepreneur yang berbisnis ataupun dari aspek kualitasnya.

Akan tetapi, sudah saatnya setiap entrepreneur mulai berfikir bagaimana membangun bisnis yang kuat dengan memperhatikan aspek entrepreneurial mindset, kapabilitas organisasi dan lingkungan eksternal yang mempengaruhi bisnis mereka agar bisa membuat sebuah strategi bisnsi untuk mencapai keunggulan bersaing dan pada akhirnya, mencapai kinerja bisnis yang sesuai dengan target setiap entrepreneur.

Hasil akhir inilah, berupa kinerja setiap entrepreneur yang diharapkan mampu berkontribusi secara optimal kepada bangsa. Secara ekonomi, keuangan semakin meningkat dengan pendapatan yang berasal dari penjualan, proses bisnis dan juga kontribusi sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan. Tentu kontribusi ini adalah dengan pembayaran pajak juga kepada negara yang dibayarkan oleh setiap entrepreneur.

Bentuk kontribusi lainnya dari seorang entrepreneur adalah dengan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia berupa pembukaan lapangan pekerjaan. Peran sebagai job creator menjadi sangat penting dan bersifat stratejik bagi bangsa ini karena sangat banyak masyarakat yang mencari pekerjaan. Bisa dibayangkan dengan penduduk yang sudah mencapai lebih dari 250 juta jiwa dan sebagian besar mencari pekerjaan.

Rasanya, sudah menjadi konsep dasar bagaimana saat ini setiap entrepreneur benar-benar menjadi pejuang negeri ini. Hanya saja, alat nya yang berbeda yaitu kalau dulu berhubungan dengan bambu runcing, senapan dan lain-lain. Sekarang, senjatanya adalah ekonomi dengan membangun perusahaan yang kuat, dari aspek keuangan, pemasaran, proses bisnis dan juga sumber daya manusia sehingga kapabilitas perusahaan semakin meningkat.

Oleh karena itu, sebagai seorang entrepreneur, sudah sejatinya menyadari peran sebagai seorang pejuang dan terus mengembangkan bisnis mereka masing-masing.   


 Tulisan ada di Koran Bisnis Bandung 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: