Dua hari yang lalu, presiden Republik Indonesia, Jokowi melakukan reshufle kabinet dengan mengganti mentri koordinator politik,hukum dan keamanan, mentri koordinator kemartiman, menteri koordinator perekonomian, mentri perdagangan dan menteri sekretaris kabinet.

Hal ini adalah sebuah keputusan proregratif presiden untuk mengganti seluruh pembantunya dalam menjalankan pemerintahan negara ini. Tantangan perubahan lingkungan begitu tinggi, apalagi dari lingkungan global,khususnya ekonomi.

Bagi setiap entrepreneur, tentu perubahan menteri dalam reshufle kabinet ini memiliki hubungan dengan bisnis masing-masing entrepreneur. Meski tidak langsung, akan tetapi, tetap saja ada pengaruhnya.

Perubahan lingkungan, khususnya lingkungan politik yang terjadi di negeri ini dengan konteks reshufle kabinet karena kebijakan pemerintah juga akan berpengaruh kepada setiap bisnis mereka. Pastinya, kebijakan pemerintah bisa menjadi ancaman ataupun peluang.

Sekarang, bagi entrepreneur,saatnya untuk memantau setiap perubahan kebijakan pemerintah yang baru direshufle oleh presiden. Kebijakan yang berhubungan dengan politik, ekonomi, hukum dan keamanan, perdagangan dan lain-lain.

Semua kebijakan tersebut sangat relevan dengan lingkungan bisnis. Ada potensi ancaman dan potensi peluang dalam setiap perubahan kebijakan yang dibuat pemerintah negeri ini. Tentu, konsep yang harus digunakan adalah bisa mengoptimasi peluang dan meminimalisir setiap ancaman.

Disinilah setiap entrepreneur harus mampu mengetahui setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Setelah itu, lakukan analisis dengan melihat keterhubungan dengan bisnis serta benefit dan cost nya. Setelah itu, barulah dibuat keputusan atas tindakan yang akan diambil. Terakhir, jalankan dan evaluasi... Bagaimana dengan anda? Hmmmmmm

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: