Menjadi seorang entrepreneur yang hendak sukses di masa datang dalam membangun bisnisnya, adalah cita-cita seorang entrepreneur. tidak bisa dipungkiri bagaimana tantangan seorang entrepreneur dalam berbisnis ditengah lingkungan bisnis yang sangat tinggi persaingannya. So, inilah fakta yang tidak boleh dipungkiri oleh para entrepreneur. tidak boleh naïf dengan menjadi seorang entrepreneur dalam melihat lingkungan bisnis.

Pada awalnya, entrepreneur seringkali diajak untuk menggunakan otak kanan dalam menjalankan bisnis. Yang penting kreatif dan inovasi dalam menjalankan bisnis. Karena dua konsep dasar inilah yang menjadi dasar dan karakter seorang entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Silahkan saja Tanya orang lain untuk melihat karakteristik utama seorang entrepreneur adalah inovasi dan kreatif.

Adapun hubunganya dengan brain management adalah bagaimana entrepreneur harus melihat otak kanan dan otak kiri sebagai sebuah bagian otak yang sangat mempengaruhi keberhasilan setiap entrepreneur dalam berbisnis. Kedua otak ini harus dimanfaatkan oleh entrepreneur dalam mencapai kesuksesan. Masing-masing otak harus dimanfaatkan oleh para entrepreneur dalam membuat keputusan bisnis yang dijalankan oleh mereka.

Otak kanan digunakan oleh para entrepreneur untuk mengembangkan ide-ide, kreativitas, berimajinasi dan bahkan menemukan peluang-peluang bisnis untuk kemajuan bisnis mereka masing-masing. sangat penting bagi entrepreneur untuk mengoptimalkan otak kanan mereka dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada dalam bisnis. Ini adalah potensi yang utama bagi para entrepreneur.

Otak kiri digunakan oleh para entrepreneur untuk membuat kalkulasi atau perhitungan untuk setiap bisnis yang berhubungan dengan keuangan. Hitung-hitungan tersebut sangat relevan dengan para entrepreneur karena pada dasarnya bisnis itu penuh dengan hitung-hitungan. Lihat saja rumus bisnis yaitu TP = TR – TC yaitu total profit merupakan hasil pengurangan total revenue terhadap total cost dalam bisnis tersebut.

Inilah yang harus diseimbangkan oleh para entrepreneur dalam berbisnis. Ada kalanya mereka harus menggunakan otak kananuntuk menyelesaikan masalah dalam konteks ide dan imajinasi, akan tetapi, mereka juga harus memanfaatkan otak kiri ketika keputusan akan dibuat dan berhubungan dengan nilai rupiah yang melekat pada setiap bisnis mereka.

Sudah saatnya entrepreneur bisa menyeimbangkan kedua otak ini, yaitu otak kanan dan otak kiri yang dimanfaatkan secara bersama-sama dalam menjalankan bisnis. Otak kanan dan otak kiri itu memiliki potensi yang luar biasa dalam bisnis dan bisa membuat bisnis para entrepreneur bisa tumbuh besar. 

Tulisan ada
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: