Kemaren, saya memimpin rapat bersama teman-teman di yayasan GIMB atau GIMB Foundation. Rapat yang berhubungan dengan bagaimana membangun kerjasama dalam rangka penciptaan nilai untuk kepentingan yayasan dimana setiap orang dalam yayasan berupaya untuk memberikan value yang optimal bagi yayasan dalam rangka menghadapi permasalahan bersama dalam layanan kepada para siswa.

Hal mendasar yang saya dapatkan dalam konteks ini adalah bagaimana membangun sebuah komunikasi yang kuat dan memberikan kesempatan setiap orang untuk bisa memahami apa yang dilakukan oleh pengurus dan Pembina dalam konteks GIMB secara keseluruhan. Pemahaman ini menjadi penting untuk membuat setiap orang bisa melihat posisi masing-masing dan memberikan kontribusi kepada yayasan secara bersamaan.



Bangun komunikasi bersama adalah pelajaran yang sangat luar biasa ketika menjadi sebuah budaya yang berlaku di yayasan ini. komunikasi yang dilakukan untuk mencapai tujuan bersama dimana setiap orang bisa mengeluarkan ide dan pemikiran mereka tentang apa yang dimaksud dengan masalah yang sedang dihadapi yayasan dan apa yang harus dilakukan.

Luar biasa, rupanya ketika setiap orang ditanya tentang pendapat setiap orang dalam perusahaan aken memberikan pendapat yang luar biasa. Banyak ide dan pemikiran yang dimunculkan oleh para pengurus dan bahkan bagi saya, sangat luar biasa karena berhubungan dengan alternative pemecahan masalah yang dihadapi oleh yayasan secara bersama-sama.

Disnilah pentingnya budaya perusahaan yang dimiliki oleh setiap bisnis ataupun organisasi yang berada dibawah setiap entrepreneur. tugas utama adalah membangun sebuah budaya yang kuat dan salah satunya pola komunikasi yang hendak dilakukan oleh setiap orang dalam perusahaan. pola komunikasi yang terbuka adalah salah satu contoh yang harus  dilakukan entrepreneur.

Kembali ke budaya perusahaan, tentu tidak mudah untuk membuat pola komunikasi yang tepat bagi para entrepreneur dalam bisnisnya. Pola komunikasi yang seringkali dilakukan oleh entrepreneur dalam menjalankan keputusan dan bahkan mencari sebuah solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi oleh organisasi dan/atau perusahaan dimana mereka menjalankan bisnis itu sendiri.

Oleh karena itu, sudah saatnya entrepreneur mulai peduli bagaimana komunikasi yang dijalankan oleh para entrepreneur dalam bisnsi, khususnya dalam memecahnak masalah yang sedang dihadapi oleh perusahaan. komunikasi yang terbuka, bisa dilakukan melalui berbagai saluran seperti langsung, melalui telepon, BBM dan lain-lain menjadi pola yang harus dipilih dan dilakukan entrepreneur dalam perusahaan mereka. 

Tulisan ada di www.belbizonradio.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: