Fenomena yang terjadi saat ini adalah ekonomi yang belum pulih yaitu bagaimana nilai tukar rupiah yang semakin melemah dan bahkan akan melewati Rp. 14.500/dolar Amerika. Indikator ini adalah ekonomi yang satu ini adalah indikator yang sangat nyata dan terlihat oleh para entrepreneur dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan glogal saat ini.

Terlepas dari itu, jelas sekali saat ini Indonesia dan termasuk entrepreneur didalamnya akan sangat menghadapi sebuah ancaman yang serius. Ancaman yang akan mempengaruhi bisnis secara keseluruhan. Memang banyak orang yang menyatakan bahwa tetap akan ada industri yang terus berkembang, khususnya industri yang berhubungan dengan pariwisata dan juga industri yang berorientasi pada ekspor. Akan tetapi, itu saja tidaklah cukup.


Bahkan beberapa entrepreneur terus datang dan bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan kondisi ekonomi saat ini. para entrepreneur sangat ingin tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi dan berharap aka nada sebuah fakta yang dapat menjelaskan tentang kenyataan yang akan mereka hadapi.

Saat ini, seolah-olah di negara ini tidak terjadi dan aman-aman saja dengan fakta dolar yang semakin menguat tersebut. Tidak terlihat bagaimana kesatuan aksi antara pemerintah dengan berbagai pihak dalam negara ini. kalaupun ada, terlihat dalam konteks seremonial dimana pemerintah mengundang pengusaha dan para akademisi untuk membahas tentang pelemahan ekonomi ini. akan tetapi, action yang nyata belum terlihat jelas dalam tataran aksi yang kongkrit.

Tentu sebagai seorang entrepreneur, bertanya-tanya. Apakah pemerintah serius dalam menangani kondisi ekonomi saat ini? apakah pemerintah benar-benar mau mengelola ekonomi ini dengan baik. Inilah yang membuat banyak entrepreneur bertanya-tanya. Sebagai masyarat, kejelasan aksi pemerintah menjadi sebuah hal yang sangat penting dan harus diketahui sehingga mereka bisa jelas menempatkan diri dan memilih posisi untuk mendukung langkah pemerintah.

Inilah yang perlu dipahami saat ini dimana belum terlihat mau dibawa kemana negara ini dalam hal urusan ekonomi. Rasanya, perlulah pemerintah untuk selalu berkomunikasi dengan rakyatnya, khususnya para entrepreneur tentang langkah-langkah strategis dan juga hasil yang dicapai atas action yang dilakukan untuk perbaikan ekonomi. Action yang meskipun kecil, akan tetapi, akan sangat dirasakan rakyat. Tidak lagi action-action yang tidak relevan dengan perbaikan ekonomi dimana akrobatik para pemimpin rakyat dalam bentuk narkoba, korupsi, ingin menang sendiri dan lain-lain. Sudah waktunya benar-benar bersatu untuk memperbaiki ekonomi untuk kepentingan rakyat, khususnya para entrepreneur…. hmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: