Beberapa hari ini, saya berkesempatan untuk mempelajari dan sharing tentang bagaimana seiap entrepreneur dituntut untuk bisa memberikan pola komunikasi atau keterampilan komunikasi dengan model NLP.

Senang sekali mendapatkan kesempatan ini karena berhubungan dengan bagaimana entrepreneur harus bisa berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan para stakeholders mereka seperti karyawan, distributor, pesaing dan juga supplier. Belum lagi dengan pemerintah, perbankan, media dan lain-lain.




Neuro linguistic program atau NLP ini luar biasa dalam membangun kerangka berfikir dan bahkan berhubungan dengan bagaimana entrepreneur bisa memahami sebuah model komunikasi yang dapat digunakan untuk menggapai sukses.

Yang saya rasakan, hubungan mendasar yang dibangun NLP adalah antara fikiran, bahasa dan perilaku. Bagaimana mempengaruhi hubungan ketiga hal tadi sehingga bisa diarahkan untuk mencapai tujuan entrepreneur dalam berkomunikasi.

Oleh karena itu, entrepreneur harus bisa memahami fikiran manusia dengan masuk ke alam fikiran mereka. Hal ini akan bisa mengarahkan diri entrepreneur masuk ke emosi mereka. Disinilah awal menguasai emosi lawan bicara kita.

Lalu, pilihlah kata-kata yang tepat dengan bahasa yang pas sehingga entrepreneur bisa mengarahkan mereka untuk merasakan dan pada akhirnya menggerakkan mereka untuk bekerja. Ketika ini terjadi, maka, behaviour lawan bicara sudah bisa digerakkan.

So, rasanya, setiap entrepreneur harus bisa memahami kerangka berfikir ini dan memanfaatkan hubungan antara neuro, bahasa dan behaviour
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: