Hari ini, jamaah haji Indonesia mulai kembali ke Indonesia setelah mengikuti ibadah Haji dnegan berbagai perjuangan yang sudah mereka lewati selain musibah yang datang secara bergantian yaitu mulai dari jatuhnya Crane, badai pasir, kebakaran di hotel dimana ada jamaah yang memasak nasi, tragedy mina dan terakhir kemaren ada kebakaran lagi di salah satu hotel tempat jamaah menginap akibat arus pendek pada alat yang ada di hotel tersebut.

Kondisi ini benar-benar sudah membuat keluarga jamaah yang ada di Indonesia semakin menunggu-nunggu kabar dari keluarga mereka yang sedang menjalankan ibada di tanah suci. Ke khawatiran para jamaah yang wajar sekali ketika ada keluarga  yang sedang menjalankan ibadah dan pastinya mereka berharap bisa kembali ke pada keluarga sehingga dapat berkumpul kembali bersama-sama seperti sebelum beribadah ke tanah suci.



Terlepas dari itu semua, seorang entrepreneur perlu melihat perjalanan ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang merupakan bagian dari perjalanan hidup yang diharapkan dapat dilakukan oleh para entrepreneur muda ditengah mereka menjalankan bisnis. Perjalanan haji yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa, baik fisik maupun mental yang harus dikeluarkan oleh para entrepreneur. belum lagi pengorbanan yang berhubungan dengan musibah.

Dalam hal ini, seorang entrepreneur muda muslim perlu membuat sebuah perencanaan dimana mereka mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah haji ketika mereka masih pada usia muda. Dengan usia muda, para entrepreneur dapat mengikuti setiap tahapan ibadah haji dengan baik dan bahkan dengan kondisi sehat, bisa meningkatkan peluang ibadah dibandingkan dengan jamaah yang sudah berusiah lebih tua dibanding mereka.

Belum lagi jadwal ibadah haji yang saat ini sudah memasuki jangka waktu yang tidak pendek. Bahkan jadwal tunggu di Kota Bandung sendiri sudah memasuki 10 – 15 tahun. Tentu tahun ini bukanlah tahun yang sebentar menjadi waktu tunggu para entrepreneur untuk menunaikan ibadah haji. Bisa dibayangkan ketika mereka sudah mendaftar pada usia 25 tahun dan insya Allah pada usia 35 – 40 tahun mereka berkesempatan untuk naik haji.

Inilah yang perlu diperhatikan oleh para entrepreneur berhubungan dengan kondisi perjalanan ibadah haji yang dijalankan oleh para jamaah pada tahun ini. begitu banyak kondisi yang dihadapi oleh para jamaah ketika menjalankan ibadah haji pada tahun ini. mereka menghadapi banyak tantangan, baik diantara tahapan ibadah haji maupun yang diluar ibadah haji. Bahkan alam juga mempengaruhi perjalanan ibadah haji para jamaah.

Ketika entrepreneur masih muda berkesempatan menjalankan ibadah haji dan pastinya mereka mendapatkan keuntungan yaitu masih sehat dan kuat serta lebih awal dalam menjalankan ibadah haji sehingga tantangan yang dihadapi selama menjalankan ibadah haji bisa dilewati dengan baik. Saat nya entrepreneur muda muslim mulai merencanakan perjalanan ibadah haji dengan mulai mendaftar ke bank untuk membuka rekening untuk beribadah… bagaimana dengan anda? Hmmmmm…. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: