Rasanya, kalimat ini sangat relevan dengan saya saat ini karena berhubungan dengan peran saya sebagai seorang leader yang bertanggung jawab pada sebuah sekolah bisnis yang saya bangun dengan beberapa teman di Bandung. Nah lho... Kok bisa? Kan semuanya pemimpin.

Menjadi seorang pemimpin itu memang ada enak dan tidak enaknya karena berhubungan dengan tanggung jawab yang diembannya. Tanggung jawab yang tidak ringan karena berhubungan dengan pekerjaan dan juga individu dibawahnya.

Inilah salah satu yang harus diperhatikan entrepreneur dalam berbisnis. Luasnya tanggung jawab yang harus diembannya agar bisa menjadi seorang leader dalam konteks pengaruh yang melekat pada diri mereka dan berupaya untuk mencapai tujuan dari bisnis.



Tanggung jawab berhubungan dengan bagaimana entrepreneur merasakan apa yang dilakukan dalam perusahaan adalah tanggung jawab mereka dan juga termasuk dampak dari masalah yang harus dicarikan solusinya.

Seringkali entrepreneur terjebak dengan kerangka berfikir itu bukan taanggung jawab saya dan ini pastti berbahaya karena berhubungan dengan bagaimana dampak dari setiap ketidakbertanggungjawabnya mereka dalam berbisnis.

Hal ini akan sangat terasa ketika entrepreneur menghadapi permasalahan dalam bisnis sehingga mereka harus bisa menangani sendiri ketika karyawan mereka pergi dan meninggalkan pekerjaan. Kembali itu jadi beban sendiri.

Oleh karena itu, sudah waktunya entrepreneur kembali ke konsep bagaimana setiap entrepreneur harus bertanggung jawab pada apa yang berhubungan dengan bisnis mereka, khususnya yang dilihat dari konteks aktivitas bisnis dan juga non bisnis.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: