Ketika saya merasakan apa yang dilakukan saat ini seringkali ttidak sesuai dengan apa yang direncanakan, menjadi putus asa rasanya. Kok rencana yang sudah dibuat matang, tetapi belum menghasilkan sesuai target.

Pasti teman-teman juga merasakan halyang sama dengan saya. Ini adalah siklus dalam kehidupan dimana pasti ada sesuai antara target dan realisasi, tetapi, ada juga yang tidak. Sekarang, bagaimana kita menyikapinya dengan baik?

Sebagai seorang muslim, saya merasaka bahwa sejatinya saya selalu berpegang teguh pada agama saya yaitu islam. Saya beruntung mendapatkan agama Islam yang saya yakini adalah jalan saya menuju hidup bahagia di dunia dan akhirat.


Ini adalah anugerah bagi saya sebagai manusia. Salah satu ajarannya adalah Lillahi taala dalam hidup ini. Semuanya karena Allah SWT yang membuat semuanya seperti ini, baik senang maupun sedih dalam kehidupan dunia.

Khusus dalam bisnis, keberadaan Allah menjadi sangat penting dan strattegis karena relevan dengan apa yang dihadapi entrepreneur yaitu tujuan bisnis dan dilingkupi oleh lingkungan bisnis yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi.

Ketika entrepreneur menghadapi masalah, Allah menjadi satu-satunya tempat mengadu dan tempat mendapatkan solusi bagi masalah yang ada. Tidak bisa dipungkiri bahwa ini adalah fakta dan ketika semuanya diniatkan karena Allah, insyaAllah akan ada jalan keluar.

Rasanya, entrepreneur perlu mulai berfikir strategis untuk menjadikan Allah sebagai tujuan hidup dan keyakinan ini akan mengarahkan entrepreneur untuk fokus pada tujuan dan berserah diri pada Allah SWT karena Dialah yang maha penguasa alam ini...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: