Dalam konteks manajemen, seringkali saya ditanyakan tentang bagaimana seseorang yang berprofesi sebagai seorang manajer akan tetapi tidak disukai oleh anak buah mereka sehingga membuat apa yang ada dalam tim tesebut menjadi tidak berjalan sesuai dengan yang semestinya. Aktivitas tim harusnya berjalan dengan baik, tetapi, karena manajernya tidak mampu, jadi gagal semuanya.

Hal ini adalah sebuah fenomena yang tidak perlu terjadi karena akan berdampak kepada entrepreneur itu sendiri dalam menjalankan bisnis dan menggerakkan setiap orang dalam organisasi tersebut. Sungguh disayangkan apabila hal ini terus terjadi sementara banyak hal yang harus dilakukan entrepreneur untuk mencapai tujuan mereka. Jangan sampai hal ini terjadi bagi entrepreneur.

Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah karena belum kuatnya pemahaman tentang konsep manajerial dengan konsep seorang bos dalam perusahaan. hal ini wajar sekali karena adanya kesalahan persepsi dalam diri setiap entrepreneur untuk menjalankan bisnis mereka dan menggerakkan setiap orang dalam perusahaan tersebut untuk dapat bekerja dengan baik.

Hal ini tidak boleh terjadi dalam waktu yang panjang atau lama karena akan berdampak kepada diri entrepreneur itu sendiri dan juga dengan para follower mereka sehingga akan membuat situasi gaduh yang akan membuat aktivitas bisnis itu sendiri tidak dapat berjalan dengan baik dan akan berdampak juga pada bisnis jangka panjang.

Konsep manajemen berhubungan dengan bagaimana seseorang mampu bekerja dengan dan melalui orang lain untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien dimana dia tidak hanya melepaskan staff atau team member bekerja sendiri akan tetapi, mereka juga bekerja dengan mereka. Hal ini penting untuk dapat dipahami bagaimana entrepreneur harus bisa bekerja dengan setiap team member.

Selanjutnya, entrepreneur harus bisa bekerja melalui orang lain dimana ada konsep delegasi dengan para team member dimana ada pekerjaan sebagian diberikan atau diserahkan kepada karyawan dan sisanya ada pada diri masing-masing. hal ini penting untuk dipahami oleh setiap entrepreneur. bekerja melalui delegasi pekerjaan dengan orang lain.

Berbeda dengan seorang entrepreneur  yang berperan sebagai seorang boss dimana mereka cenderung bekerja melalui orang lain dan bukan dengan orang lain. Hal ini berbahaya karena akan berdampak kepada para entrepreneur dan team member lainnya. Benar-benar menjadi seorang bos dalam tim tersebut dan tidak mau bekerja. Akibatnya? Jelas, banyak yang keewa.

Oleh karena itu, sudah sejatinya entrepernur harus bisa memahami konsep manajemen dengan baik dan jangan menjadi seorang boss yang hanya menyuruh kepada team member….


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: