Salah satu industri yang bisa dijadikan sebagai dasar untuk berbisnis bagi para entrepreneur adalah industri berbasis perikanan dan malam kemaren, dibahas dalam program Belbiz, belajar Bisnis yang diselenggarakan oleh GIMB Foundation dan Radio K-Lite, 107,1 FM setiap Jumat malam. Acara yang malam itu dipandu oleh Kujang Suryalaga dan dibahas oleh Sahabat Meriza.

Sahabat Meriza memulai dengan bahasan bagaimana setiap entrepreneur perlu melihat peluang yang ada dari lingkungan bisnis mereka. "Lingkungan bisnis itu harus dilihat sebagai sebuah sumber peluang bagi setiap entrepreneur dalam berbisnis karena jelas sekali peluang itu dari lingkungan yang terdiri dari lingkungan makro dan mikro" katanya.

Jelas sekali bagaimana memanfaatkan lingkungan bisnis berdasarkan kepada lingkungan dan salah satunya adalah lingkungan bisnis yang berhubungan dengan perikanan. Bisnis ini masih sangat besar potensinya dan entrepreneur bisa fokus kepada industri perikanan, mulai dari penangkapan, budidaya dan olahan yang produk-produknya ada dipasar. "Semua ini adalah comparative advantage bagi kita sebagai orang Jawa Barat" tambahnya.

Bapak Jafar Ismail, kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Barat, yang menjadi narasumber dalam acara tadi malam membenarkan apa yang disampaikan Sahabat Meriza. "Jawa Barat itu kaya dengan sumber daya perikanan dan ini adalah potensi yang luar biasa" kata Bapak Jafar memulai talkshow.

Jawa Barat kaya dengan potensi kelautan, baik dipantai utara maupun pantai selatan.untuk mengembangkan potensi bisnis perikanan dan kelautan, Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa barat memiliki Sembilan balai pelatihan yang tersebar di Jawa Barat" tambahnya. Ada udang, ikan mas, ikan nila, ikan patin, ikan lele, olahan produk yang dibina oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar.

Inilah yang disediakan oleh pemerintah Jawa barat untuk mengembangkan bisnis yang berhubungan dengan perikanan dan kelautan. Bapak Jafar mengajak masyarakat Jawa barat untuk aktif menggarap peluang yang ada karena kebutuhan Ikan secara nasional, 30 persen disupply oleh Jawa Barat. Ini adalah peluang yang sangat penting.

Sahabat Adam yang juga memberikan gambaran bagaimana potensi di jawa Barat untuk perikanan. "kebutuhan akan ikan meningkat ketika terjadi kekurangan persediaan daging sapi dan daging ayam beberapa waktu ini" kata Adam.

Tanya jawab juga diberikan kepada sahabat K-Lite untuk memberikan bahasan tentang materi yang berhubungan dengan potensi bisnis berbasis perikanan di Jawa Barat.
 
 
Oleh Meriza Hendri. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: