Menjadi entrepreneur saat ini benar-benar dituntut untuk bisa memberikan superior value kepada konsumen yang selalu dijejali oleh pesaing tentang produk yang dibutuhkan oleh konsumen. Pesaing begitu gencarnya menawarkan produk mereka agar menjadi pilihan. Tidak bisa dipungkiri ini adalah dampak dari persaingan yang begitu tinggi dan sejatinya, entrepreneur bisa melewati hal ini untuk bisa sukses.
Konsep yang dikembangkan oleh Michael Porter perlu diaplikasikan oleh para entrepreneur dalam bisnisya yaitu
  1. Mendesain primary activity dalam perusahaan

Inbound logistic, Operations, outbound logistic, marketing and sales, service yang akan memberikan kontribusi pada margin perusahaan.
  1. Mendesain support activity dalam perusahaan
Support activitu yang terdiri dari firm infrastruktur, human resources management, technology development, purchase harus benar-benar didesain seefektif dan efisien mungkin sehingga tetap memberikan kontribusi berupa margin kepada perusahaan. .
  1. Mendesain sistem IT dalam perusahaan
Value chain dalam perusahaan harus didukung oleh sistem Information Technology yang mampu mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis dalam perusahaan. hal ini dapat dilihat di Enterprise Resources Planning (ERP) perusahaan. entrepreneur harus mulai membuat sistem ini ataupun membeli sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  1. Meningkatkan knowledge, skill dan attitude karyawan
Manusia adalah faktor kunci dalam menjalankan value chain dalamperusahaan dan oleh karena itu, mereka harus terus dikembangkan knowledge, skill dan attitude sehingga dapat bekerja secara optimal.
  1. Menerapkan manajemen
Peran manajemen menjadi sangat sentral ketika perusahaan menerapkan value chain karena berhubungan dengan bagaimana perusahaan mampu membuat perencanaan, pengorganisasian, menjalankan dan mengontrol hasil yang dicapai oleh entrepreneur dalam value chain tersebut.
Oleh Tim STRABIZ Management Consulting 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: