Tadi pagi, saya berkesempatan untuk memberikan sharing kepada teman-teman entrepreneurs di kelas GIMB Entrepeneur School. Kelas yang memang diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk meningkatkan knowledge, skill dan attitude mereka untuk menjalankan bisnis. Tentu harapannya adalah bagaimana entrepeneur benar-benar bisa membangun bisnis mereka menjadi bisnis yang profitable, memberikan manfaat bagi banyak orang, menjaga alam dalam jangka panjang.

Semuanya adalah berawal dari keputusan yang dibuat oleh para entrepeneur dalam berbisnis. Keputusan yang pastinya sampai juga kepada aspek yang bagaimana setiap entrepeneur harus bisa membuat keputusan dengan memperhatikan aspek impact atau dampak dari keputusan tersebut. Semuanya harus benar-benar diperhitungkan karena impact berhubungan dengan dampak yang akan terasa dalam waktu jangka panjang.


Semuanya harus dilihat sebagai bagian dari konteks pengambilan keputusan atau decision making yang harus dibuat oleh para entrepeneur. Keputusan yang benar adalah keputusan yang memikirkan sampai kepada aspek dampak dan semunya harus dilihat sebagai sebuah kesatuan. Jangan sampai dibuat secara terpisah karena akan membuat kerugian kepada bisnis itu sendiri. Banyak entrepreneur gagal ketika tidak memperhatikan dampak dari setiap keputusan.

Padahal, impact ini ada dua yaitu dampak positif dan dampak negative. Seperti koin yang ada dalam setiap perusahaan, entrepeneur harus memikirkan kedua aspek ini secara bersamaan. Mereka saling melekat pada masing-masing keputusan yang dibuat. Tidak bisa dilepaskan satu sama lain. Ini adalah tanggungjawab setiap entrepeneur dalam berbisnis dan khususnya dalam membuat keputusan. Bisnis adalah konteksnya.

Kejelian setiap entrepeneur dalam menganalisis dampak setiap keputusan menjadi kata kunci untuk sukses dalam bisnis tersebut. Tidak boleh entrepeneur harnya berfikir dangkal karena bisnis itu penuh dengan masalah dan ini harus benar-benar dianalisis oleh setiap entrepeneur agar tidak salah dalam menerima dampak dari keputusan tersebut. Jangan sampai membuat keputusan hanya sampai kepada output dan outcome.

Sudah menjadi tanggungjawab setiap entrepeneur untuk mulai memperhatikan setiap aspek dalam keputusan mereka dan itu diperlihatkan pada aspek impact atau dampak dari keputusan. Tidak boleh membuat keputusan yang berdampak pada bisnis jangka panjang. Kecuali keputusan tersebut adalah berdampak positif. Akan tetapi, tetap saja diharapkan keputusan yang dibuat tersebut haruslah terukur dan bukan nya tiba-tiba.

Inilah tantangan setiap entrepeneur dalam membuat keputusan yang harus benar-benar memperhatikan impact atas keputusan mereka.

Tulisan ada di www.gimbers.com


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: