Beberapa hari ini, banyak sekali kejadian yang pastinya relevan dengan bisnis para entrepreneur dalam rangka mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan bahkan mengalami turbulensi sehingga akan menjadi peluang dan ancaman bagi setiap entrepreneur.
Lihat saja kemaren, bagaimana penguatan rupiah terhadap Dolar Amerika yang terjadi dan ini adalah bentuk perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat dan kalau entrepreneur gagal memahami dengan baik, akan berdampak negative kepada bisnis tersebut. Tentu tidak diharapkan ini akan terjadi pada diri dan bisnis setiap entrepreneur.

Penguatan rupiah terhadap dolar tersebut bukan berarti sudah menjadi berkah kepada entrepreneur, belum tentu karena itu baru terlihat pada beberapa hari belakangan ini. Harus disadari bahwa bisa jadi dengan berbagai factor ekonomi global serta kebijakan ekonomi global dari Negara-negara besar akan memberikan dampak kepada nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Sebagai contoh, bagaimana kalau tiba-tiba the Fed, bank sentral nya Amerika Serikat menaikkan suku bunga dan besar kemungkinannya akan berdampak kepada dolar yang akan tertarik ke Amerika sehingga membuat nilai dolar semakin kuat lagi karena berkurangnya dolar di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. atau  hutang perusahaan atau Negara yang jatuh tempo dalam kurs dolar sehingga akan membutuhkan dolar yang banyak.
Hal ini harus dipahami dan diwaspadai oleh setiap entrepreneur dalam berbisnis. Artinya, entrepreneur harus benar-benar sensitive dengan lingkungan bisnis yang selalu berubah tersebut dan membuat entrepreneur bisa memilih sebuah strategi yang paling tepat bagi perusahaan sehingga tetap unggul ditengah ketidakpastian lingkungan bisnis. Strategi yang menggambarkan bagaimana entrepreneur harus bisa memilih pilihan terbaik.
Bagaimana dengan entrepreneur saat ini? Strategi yang paling tepat adalah bagaimana mereka memilih strategi stability yaitu strategi yang menunggu kondisi sampai keadaan relative aman dalam artian, sampai dimana nilai tukar ini mencapai titik stabil nya. Kenapa demikian? Karena berhubungan dengan biaya produksi dan daya beli yang ada di setiap konsumen perusahaan yang kena dampak atas perubahan lingkungan bisnis.
Inilah hakekatnya seorang entrepreneur harus benar-benar menjadi ahli strategi dengan melihat kondisi lingkungan bisnis sebagai konteks tempat dimana bisnis dijalankan, lalu menetapkan tujuan yang hendak dicapai serta menetapkan strategi, kebijakan,program, anggaran, standard operating procedures serta man power yang akan menduduki posisi di perusahaan untuk bisa fokus dalam mencapai tujuan perusahaan tersebut.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: