Industri fashion behubungan dengan bisnis yang lekat sekali dengan image yang melekat pada diri dan benak setiap konsumen. Semuanya benar-benar diharapkan bisa memberikan image positif atas apa yang dimiliki oleh setiap entrepreneur. Seringkali entrepreneur terjebak pada apayang mereka sebut sebagai reputasi bisnis mereka dipasar sehingga bisnis fashion ini dapat menjadi pilihan utama setiap konsumen.

Saya tertarik menganalisis bisnis fashion yang besar seperti Shafira, Rabbani dan lain-lain yang memiliki reputasi bagus di pasar. Reputasi yang mereka miliki mampu membangun aspek AIDA yaitu attention, interest, desire dan action yang kuat dibenak konsumen sehingga bisa memberikan sebuah value untuk mereka melakukan pilihan utama ketika semuanya dihadapkan pada pesaingan yang berhubungan dengan bagaimana entrepreneur harus bisa memenangkanpersaingan tersebut.


Bagi  yang menang, dengan mudah mereka bisa memberikan alternative pilihan kepada setiap konsumen dan bahkan konsumen tidak perlu memperhatikan harga yang ditawarkan oleh perusahaan karena mereka merasa bahwa apa yang mereka dapatkan sudah sesuai dengan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Banyak entrepreneur yang belum mencapai hal ini dalam bisnis mereka.

Sebagai seorang entrepreneur yang berbisnis fashion, perhatian perlu diberikan kepada bagaimana membangun sebuah reputasi  yang kuat untuk bisnis mereka. reputasi yang menjadi alat untuk bisa memenangkan persaingan ditengah tingginya tingkat persaingan untuk mendapatkan image yang positif dibenak konsumen.

Tentu yang harus dibangun oleh para entrepreneur dalam bisnis fashion adalah bagaimana produk yang ditawarkan lebih unggul dan berisifat original dari setiap entrepreneur. Bahkan yang dicari saat ini adalah fashion yang memiliki value dari setiap desain nya dan memberikan manfaat kepada konsumen yang memakainya.

Yang kedua adalah bagaimana entrepreneur harus benar-benar membangun sebuah reputasi yang kuat tentang tim manajemen yang ada dalam perusahaan tersebut. Tim manajemen yang professional, memiliki nilai-nilai yang kuat akan mampu memberikan reputasi  yang baik dibenak konsumen. Mereka memerlukan hal ini untuk setiap bisnis mereka. perlu entrepreneur membangun reputasi  yang tinggi terhadap tim manajemen.

Yang ketiga adalah bagaimana entrepreneur membangun reputasi atas perusahaan yang dikembangkan. Hal ini berhubungan dengan proses bisnis yang dimiliki oleh setiap entrepreneur dalam berbisnis fashion. Fashion tersebut harus benar-benar dijalankan dengan professional dan bahkan seringkali proses bisnis ini ditampilkan dalam berbagai kesempatan oleh para entrepreneur.


So, sudah sejatinya entrepreneur mulai focus dalam membangun reputasi untuk perusahaan mereka


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: