Dalam beberapa hal yang berhubungan dengan bisnis, perlu diperhatikan bahwa bisnis itu sangat ditentukan oleh sejauh mana anak muda bisa mendesain bisnis dan mengembangkannya menjadi bisnis yang profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikto, kecil, menenga dan besar.

Anak muda menjadi kunci sukses bisnis saat ini dan yang akan datang karena relevan dengan tantangan bisnis yang dihadapi dari lingkungan individu, lingkungan bisnis internal serta lingkunngan bisnis eksternal. Semuanya menjadi peluang dan ancaman setiap entrepreneur.


Disinilah perlunya entrepreneur muda yang mengambil peran strategis karena membutuhkan knowledge, skill, attiitude serta kesehatan dan kekuatan setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Hal ini sudah harus menjadi konsep dasar bagi pengembangan entrerpeneurship.

Hanya saja, tidak semua stakeholders memahami hal ini dengan baik. Mereka lebih fokus pada bagaimana membangun entrepreneurship dengan semakin banyak orang membuka bisnis dan mampu membuka lapangan pekerjaa,

Hal ini cukup karena bisnis tersebut sejatinya harus benar-benar memberikan value jangka pendek, jangka menengah dan kangka panjang dimana setiap entrepreneur berhasil membangun value bagi bisnis mereka dan ini tercermin pada kepribadian entrepreneur yang dicerminkan Rasulullah, Muhammad SAW.

Saya teringat dengan pernyataan KH Agus Salim yang intinya menyatakan bahwa anak muda yang diisi dengan iman dan islam akan menjadi anak muda yang berakhlak. Hal ini perlu menjadi renungan entrepreneur yaitu bagaimana meningkatkan iman dan islam nya ketika menjadi entrepreneur.


Oleh karena itu, sejatinya anak muda muslim yang menjalankan bisnis menambah pengetahuan dan keterampilan merela tentang iman dan islam yang pasttinya harus terus dipelajari dan dijalankan dalam setiap aktvitas bisnisnya.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: