Menjadi seorang memang dituntut untuk bisa membuat bisnis mereka menjadi kuat dan terus mencapai tujuan bisnis yang sudah ditetapkan agar bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri, orang lain, alam dalam jangka panjang. Setiap entrepeneur pasti mengharapkan bisnis mereka dapat memberikan manfaat tersebut. Akan tetapi, hal ini membutuhkan manajemen yang kuat. Saya selalu menjelaskan bagaimana entrepreneur harus bisa menggunakan manajemen untuk membuat bisnis mereka bisa tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang.

Hal ini adalah sebuah fondasi yang harus diperkuat oleh para entrepeneur ketika mereka memiliki bisnis yang harus dikembangkan dengan seksama. Banyak hal yang akan mempengaruhi entrepeneur dalam menjalankan bisnis dan salah satunya adalah lingkungan bisnis yang memiliki karakter yang kuat dengan cirri-ciri selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi. Ini adalah lingkungan bisnsi yang pastinya akan selalu dihadapi oleh entrepreneur.



Lingkungan ini harus dimanfaatkan oleh entrepreneur dalam konteks peluang dan ancaman. Ketika bicara tentang peluang, entrepreneur harus benar-benar memanfaatkan perubahan lingkungan ini sebagai sumber peluang bisnis mereka. Ingat, peluang itu ada dipasar dan pasar akan memberikan benefit kepada setiap entrepreneur agar bisa memberikan value kepada bisnis mereka juga.

Oleh karena itu, entrepreneur dituntut untuk bisa memberikan waktu kepada diri mereka dalam membuat sebuah perencanaan dalam konteks manajemen tentang peluang dan ancaman yang melekat pada setiap perubahan lingkungan. Pastinya, peluang itu harus dioptimasi agar memberikan manfaat kepada perusahaan. sebaliknya, ancaman harus benar-benar di minimalisir agar tidak memberikan dampak negative kepada setiap entrepreneur dalam berbisnis.

Untuk itu, entrepreneur harus bisa membuat sebuah second plan atau plan B untuk bisnis mereka. Second plan untuk membangun sebuah bisnis yang kuat dalam konteks perencanaan menjadi kunci sukses para entrepeneur untuk mencapai tujuan bisnis yang sudah mereka tetapkan. Inilah konsekuensi dari perubahan lingkungan yang begitu cepat dan membuat entrepeneur harus benar-benar fokus untuk mencapainya.

Plan B adalah konsep yang seringkali disampaikan oleh entrepreneur dan ini lekat sekali dengan konsep bisnis dan manajemen. Setiap entrepreneur diharapkan bisa membuat rencana kedua dan ketiga ketika mereka menghadapi masalah dalam bisnis. Masalah yang akan mempengaruhi bisnis itu sendiri sehingga sudah bisa dipastikan bagaimaan mereka akan kena dampaknya.


Inilah pesain utamanya ketika entrepreneur mau menjalankan bisnis, mereka harus aware dengan lingkungan bisnis dan fokus pada bagaimana menjalankan manajemen. Untuk itu, manajemen itu harus didukung oleh rencana kedua, ketiga dan bahkan keempat dan kelima untuk mengantisipasi perubahan lingkungan. Kondisinya harus dibuat dalam optimis, moderat dan pesimis. 

Share To:

meriza hendri

Post A Comment: