Kemaren, beberapa penerbangan yang akan dilakukan di Bandara Husein Sastranegara dibatalkan dan bahkan pesawat mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Ini sangat mengejutkan karena tidak ada yang menduga dampak dari asap bagi kegiatan yang ada di Kota Bandung. Tidak ada yang menyangka di Kota Bandung akan kena dampak dari asap ini.

Akan tetapi, inilah yang terjadi dengan kondisi alam yang terjadi saat ini. tentu hal ini menjadi perhatian yang mendalam bagi seluruh stakeholders yang berhubungan dengan pengembangan bisnis, baik entrepeneur itu sendiri ataupun setiap pihakyang berkepentingan bagi pengembangan entrepeneur di Kota Bandung pada khususnya dan Jawa Barat pada umumnya. Tentu kalau lebih diluaskan, akan dilihat dampak dari coverage nasional dan bahkan ASEAN.

Inilah yang sangat diperhatikan oleh setiap entrepeneur ketika asap sudah mepengaruhi kegiatan bisnis dan pastinya lebih banyak berupa ancaman bagi para entrepreneur dalam konteks bagaimana bisnis itu didasarkan kepada kerjasama dengan supplier, membawa bahan baku ke eprusahaan, proses produksi, penghantaran produk kepada konsumen dan bahkan konsumen itu sendiri.

Alam memang sejatinya harus dipelihara oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis. Alam itu sudah dibuat Allah SWT dalam keadaan yang seimbang, akan tetapi, manusialah yang membuat alam tersebut menjadi tidak seimbang dalam artian bahwa berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan hanya memperhatikan profit, profit dan profit.

Salah satu yang menggelitik juga kalau diperluas yaitu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang membolehkan pembakaran lahan hutan untuk area dalam luas tertentu. Tentu hal ini menjadi penting bagi entrepreneur karena berhubungan dengan sejauh mana entrepreneur bisa menjamin bahwa kebakaran tersebut tidak berdampak luas pada pembakaran yang lebih luas atau diluar kendali entrepreneur.

Secara entrepreneur, sudah jelas bagaimana sudah mulai logikanya berjalan tentang bagaimana entrepeneur harus benar-benar memahami dan mengelola business process dalam perusahaan mereka. Pengelolaan ini fokus pada bagaimana setiap aktivitas harus terukur dan tidak memberikan dampak negative pada alam yang berhubungan dengan bisnis.

Selanjutnya adalah bagaimana entrepeneur bisa mengelola resiko yang akan timbul bila terjadi kecelakaan yang terjadi seperti asap ini. tentu asap yang terjadi harus di minimalisir dampaknya kepada diri sendiri bisnis dan juga masyarakat yang ada disekitar bisnis para entrepeneur karena mereka adalah stakeholders yang mempengaruhi atau terpengaruh oleh setiap kebijakan atau kegiatan bisnis. Bagaimana dengan anda? Hmmm…




Share To:

meriza hendri

Post A Comment: