Pagi-pagi, sudah melihat perusahaan yang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2015. Kegiatan yang pastinya diikuti oleh karyawan dalam perusahaan dan bertujuan untuk memperingati semangat pahlawan yang sudah berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari para kaum penjajah yang sudah membuat penderitaan kepada rakyat Indonesia lebih dari 350 tahun, mulai dari Belanda dan Jepang.
Semangat yang tidak ada duanya dalam konteks bagaimana pahlawan benar-benar memilih untuk HIDUP atau MATI dalam berjuang merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah. Sederhana, akan tetapi, memiliki makna yang sangat dalam bagi para pahlawan. Hasilnya? Alhamdulillah, sekarang rakyat Indonesia sudah menikmati kemerdekaan yang dinikmati oleh rakyat sejak tanggal 17 Agustus 1945.

Sebagai seorang entrepreneur, tentu semangat Hari Pahlawan yang diperingati hari ini sejatinya memberikan nilai yang sangat stratejik sehingga dapat memberikan value kepada para entrepreneur dalam membangun negara ini. Entrepreneur dituntut untuk bisa memiliki semangat yang sama dengan para pahlawan yaitu HIDUP atau MATI.
Kalau dilihat secara lebih dalam, siapakah musuh dari bangsa ini? tentu entrepreneur harus membuka mata dan hati mereka dalam berjuang dalam konteks bisnis. Ini adalah dasar yang harus dipahami dengan baik sehingga menjadi fondasi bagi setiap orang dalam berbisnis. Pemahaman ini akan membuat spirit atau semangat dalam berbisnis. HIDUP atau MATI.
Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tanggal 31 Desember 2015 adalah bagaimana entrepreneur akan berhadapan dengan "musuh" yaitu para entrepeneur dari Sembilan negara ASEAN lainya yang menawarkan produk yang relative sama dengan kompetensi yang pastinya bisa bersaing dengan entrepeneur di negara ini. ingat, pasar Indonesia itu berjumlah 250 juta jiwa yang notabene hampir sebagian dari jumlah penduduk ASEAN dengan jumlah 600 juta jiwa.
Konsep perjuangan HIDUP atau MATI akan relevan dengan bagaimana entrepeneur bisa berjuang untuk mendapatkan keunggulan bersaing dalam bisnis ketika MEA diberlakukan. Perjuangan yang sangat penting agar bisnis para entrepeneur bisa terus berjalan dan mencapai tujuan bisnis itu sendiri yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang.
Oleh karena itu, entrepreneur harus terus memperkuat mindset mereka sebagai seorang entrepreneur sembari meningkatkan kapabilitas dalam manajemen keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia serta manajemen strategik. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana entrepreneur fokus dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada dari lingkungan dan meminimalisir ancaman dari lingkungan eksterna. So, bagaimana dengan anda? Hmmmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: