Bulan ini sudah memasuki November 2016 dan sebagai seorang entrepreneur, tentu harus menyadari arti penting bulan ini untuk keberlangsungan bisnis mereka. Seringkali ditemui bahwa tidak semua entrepreneur menyadari makna bulan yang sudah memasuki akhir tahun 2015. Apa itu? Bagaimana entrepreneur menyiapkan anggaran perusahaan tahun 2016 yang pastinya akan menghadapi lebih besar tantangan dalam mencapai keberhasilan bisnis yaitu competitive advantage sehingga kinerja perusahaan yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis  yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.

Hal mendasar yang harus dipahami oleh setiap entrepreneur adalah jalannya perusahaan itu harus berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sejatinya dibuat diakhir tahun agar bisa dijalankan pada tanggal 1 Januari 2016. RKAP ini membutuhkan perhatian khusus dari setiap entrepreneur agar bisa mendesain kinerja perusahaan berbasis kepada keuangan yang diterjemahkan kepada aktivitas pemasaran, proses bisnis dan juga sumber daya manusia.


Waktu yang tepat untuk mempersiapkan pembuatan RKAP ini adalah pada bulan November 2015 dimana masih ada satu bulan lagi yaitu Desember untuk menganalisis anggaran yang akan dijalankan tahun depan. Oleh karena itu, seorang entrepreneur perlu melakukan beberapa hal yang akan dijadikan sebagai fondasi untuk membuat anggaran perusahaan.

Pertama, entrepreneur kembali lagi menganalisis visi dan misi perusahaan yang mereka jalankan. Hal ini adalah gambaran besar dari perusahaan dengan analisis mau kemana entrepreneur membawa perusahaan tersebut. Kejelasan visi dan misi adalah fondasi dalam menjalankan perusahaan untuk 5 – 10 tahun yang akan datang bagi setiap entrepeneur. Tidak bisa dipungkiri bahwa visi dan misi adalah arahan jangka panjang bagi setiap perusahaan.

Kedua, entrepreneur perlu melakukan analisis terhadap diri sendiri, lingkungan internal bisnis dan juga lingkungan eksternal bisnis sehingga akan diketahui posisi diri dan perusahaan di pasar. lingkungan diri sangat berpengaruh kepada bisnis para entrepreneur karena itu sebagian besar perusahaan yang dijalankan entrepeneur sangat tergantung pada diri mereka. Variabel yang mempengaruhi adalah persepsi, learning, motivasi, personality serta sikap selain lingkungan keluarga dan sosial – budaya. Hal ini akan menjadi kekuatan dan kelemahan diri setiap entrepreneur.

Lingkungan internal yang terdiri dari keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia, fasilitas serta budaya perusahaan. hal ini juga berhubungan dengan kekuatan dan kelemahan perusahaan milik entrepreneur dan secara objektif harus dianalisis oleh setiap entrepreneur. kemudian, lingkungan eksternal yang terdiri dari lingkungan mikro yaitu konsumen, pesaing, distributor dan supplier. Adapun lingkungan eksternal adalah politik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi, geografi dan lingkungan global. Lingkungan eksternal ini harus dianalisis secara detail agar bisa menentukan peluang dan ancaman.

Ketiga, barulah entrepreneur menetapkan tujuan, sasaran dan target penerimaan perusahaan untuk setiap bulan sehingga didapatkan total penerimaan perusahaan selama satu tahun. Target penjualan ini akan dibuat secara detail.
Keempat, membuat anggaran pengeluaran berdasarkan biaya yang berhubungan dengan biaya keuangan itu sendiri berupa biaya modal, biaya pemasaran seperti promosi, biaya operasi mulai dari supplier, input, process, output sampai consumer. Yang terakhir adalah biaya sumber daya manusia selama satu tahun, mulai dari rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pengembangan, kompensasi.

Kelima, membuat target profit dari perusahaan untuk satu tahun. Inilah yang harus dilakukan oleh setiap entrepreneur dibulan November ini agar RKAP dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat keputusan. Lebih dari itu, anggaran dapat digunakan untuk mengelola biaya perusahaan agar tidak keluar dari anggaran yang sudah ditetapkan oleh entrepreneur itu sendiri.

Terakhir, sebagai seorang entrepreneur, marilah fokus memanfaatkan dua bulan ini untuk membuat RKAP sebab, RKAP adalah bentuk dari perencanaan. Bila entrepreneur gagal membuat perencanaan, maka mereka merencanakan kegagalan dan itu akan juga berlaku bila tidak membuat RKAP, maka perusahaan entrepreneur akan menghadapi kesulitan dalam pengelolaan keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: