Dua hari yang lalu, terjadi penembakan di Paris yang diakui oleh ISIS sebagai pihak yang bertanggungjawab atas meninggalnya 153 jiwa yang sedang menonton konser. Selain itu, lebih banyak lagi yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Dunia terkejut dengan apa yang terjadi sehingga pernyataan belasungkawa dan mengutuk atas apa yang terjadi di Paris. Bahkan Presiden Jokowi juga menyatakan kecaman atas apa tindakan terror.

Komentar pun banyak terjadi di media sosial, khususnya yang menyatakan kecaman terhadap tragedi kemanusiaan yang sudah membuat banyak orang meninggal. Akan tetapi, ada yang menarik yaitu bagaimana kecamaan juga yang disampaikan oleh sebagian orang untuk mengingatkan bahwa terror pembunuhan itu tidak hanya di Paris, akan tetapi yang lebih dahsyat adalah di Palestina dan Suriah yang sudah menelan korban jutaan orang. Kenapa tidak sebesar pernyataan belasungkawa seperti yang diberikan kepada Paris?


Sebagai seorang entrepreneur, tentu tidak memiliki kapasitas yang sangat dalam untuk memberikan analisis luar negeri karena memang ada ilmunya yaitu ilmu hubungan internasional. Akan tetapi, ada pelajaran yang berharga yang didapat bagi setiap entrepreneur, khususnya dalam hubungan bisnis nantinya bersama mitra di luar negeri.

Ada satu konsep yang menarik dalam konteks hubungan luar negeri yaitu kepentingan dimana setiap orang dalam berhubungan itu berlandaskan kepentingan. Apa yang terjadi di Paris mencerminkan adanya kepentingan pihak yang terganggu sehingga mereka membalas dendam dengan memberikan terror kepada masyarakat Perancis pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya. Lalu, bagi negera sekutu Perancis, langsung memberikan dukungan.

Jelas, ketika entrepreneur akan melakukan hubungan bisnis dengan mitra dari luar negeri, pahami kepentingan diri dan rekan bisnis masing-masing. kepentingan yang menjadi dasar mereka melakukan hubungan baik dan ini harus dipahami secara mendalam.

Kedua, konsep interdependence atau interdependensi dalam membangun hubungan bisnis dengan rekanan luar negeri. Dalam artian, entrepreneur harus bisa membuat hubungan yang saling ketergantungan dimana ada kepentingan yang entrepreneur dan juga kepentingan entrepreneur di luar negeri yang harus dijaga sehingga terjadi hubungan bisnis jangka panjang yang dapat membuat semuanya berjalan dengan baik, saling menguntungkan dalam jangka panjang.

Inilah dua pelajaran yang harus diambil dari kejadian penembakan yang terjadi di Paris, Perancis sehingga dapat memberikan hal yang penting bagi entrepreneur dalam membangun bisnis, khususnya dengan mitra bisnis di luar negeri dalam konteks MEA. Bagaimana dengan anda? Hmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: