Jangan takut membuat kesalahan. Namun, pastikan Anda tidak membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Akio Morita (1921–1999), Chairman Sony Corporation (1976–1994)" inilah kalimat yang membuat setiap calon juara perlu merenung dan menghayati agar bisa mendapatkan value atas setiap aktivitas yang dijalankan dalam proses pencapaian tujuan menjadi juara tersebut.
           Tadi pagi, selagi membuat tulisan untuk salah satu media, saya menemukan kalimat yang disampaikan oleh Akio Morita yang tentu produknya sudah tidak asing bagi banyak orang seperti laptop, tv, radio dan lain-lain. Kalimat yang didapat tadi pagi benar-benar inspiratif dan menjadi masukan yang sangat berharga bagi setiap orang, khususnya yang ingin menjadi juara dalam bidang nya masing-masing.
            Ada beberapa point yang didapatkan dari kalimat tersebut. baik yang bersifat tersurat maupun yang bersifat tersirat. Akan tetapi, semuanya bernilai untuk kemajuan diri dan juga semakin mendekatkan kepada apa yang dituju.


          Pertama adalah memang perlu memahami bahwa untuk mencapai sesuatu itu adalah suatu proses yang tidak singkat. Perlu disadari bahwa proses untuk mencapai keinginan dan bahkan menjadi juara tersebut adalah panjang. Oleh karena itu, setiap orang harus benar-benar menyiapkan mental, waktu, tenaga, fikiran serta pengetahuan untuk menggapainya.
            Dalam proses tersebut, akan banyak tantangan dan hambatan yang akan menyebabkan banyak orang bisa menjadi “berhenti” karena tidak kuat menghadapi tantangan yang datang silih berganti. Ini seringkali dihadapi oleh setiap calon juara.
             Bagi setiap calon juara, proses ini harus dilalui dengan baik dan juga harus dinikmati agar tidak stress dan membuat tidak bisa mencapai tujuannya. Sebaliknya, proses tersebut harus dinikmati sehingga akan bisa membuat setiap orang bisa mengendalikan waktu, tenaga, fikiran dan pengetahuan yang dimiliki secara optimal.
           Kedua, dikarenakan proses tersebut akan menghadapi tantangan, setiap calon juara harus bisa bertindak dengan cepat dan tidak takut akan kesalahan dari setiap tindakan tersebut. tidak ada yang bisa menjamin bahwa setiap aktivitas yang dijalankan akan selalu benar. Kenapa demikian? Hal ini dihubungkan dengan keterbatasan setiap individu dengan knowledge, skill dan attitude mereka.
            Sejalan dengan yang disampaikan oleh Akio morita di atas, jangan takut dengan membuat kesalahan. Jelas sekali setiap calon juara harus berani mencoba sesuatu yang baru dalam bidang yang sudah dipilih tadi. Berbagai tindakan dan keputusan memang harus diambil agar benar-benar memberikan arah untuk pencapaian tujuan. Kalau takut dengan kesalahan, maka tidak akan mungkin melakukan percobanaan.
            Setiap orang memulai dari sesuatu yang tidak dia kuasai. Mereka akan melakukan secara apa atau seadanya dulu. Tidak bisa langsung berhasil. Pasti kesalahan tersebut akan terjadi dan dialami oleh setiap orang. Inilah fakta yang tidak bisa ditolak oleh setiap orang. Salah... itu adalah bagian dari proses.
          Akan tetapi, Akio Morita juga  mengingatkan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Saya sepakat dengan batasan ini karena memang dalam jangan sampai ada kesalahan yang sama dalam setiap proses yang kita lalui.
         Terakhir adalah bagaimana memanfaatkan kesalahan tersebut menjadi knowledge dari setiap calon juara. Belajar dari kesalahan adalah kalimat yang sering disampaikan oleh banyak orang dan memang betul sekali. Setiap calon juara harus melakukan personal knowledge management dimana setiap pengetahuan yang didapat, apalagi dari kesalahan, harus dimanage dengan baik.
          Caranya? ya dicatat dalam buku harian kita dan mencari alternatif solusi atas kesalahan tersebut. kemudian, pengetahuan itu akan dishare kepada orang lain serta dimanfaatkan untuk setiap keputusan yang akan dibuat.

         Pelajaran dari Akio Morita ini benar-benar penting untuk setiap calon juara dalam upaya menggapai impian menjadi juara. Salam juara buat kita semua.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: