"Tahun ini adalah tahun ujian bagi setiap entrepreneur alam berbsnis. Apakah mereka akan bisa menjadi entrepreneur sejati atau hanya menjadi entrepreneur  yang hanya ikut-ikutan dalam berbisnis" demikianlah kalimat pengantar dari Sahabat Meriza yang memulai program Belbiz pertama di tahun 2016 ini. kenapa Meriza menyampaikan hal ini? setelah ditanya, rupanya Meriza menyatakan bahwa tantangan MEA adalah sebuah ujian bagi setiap entrepreneur dalam berbisnis.

Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai tanggal 31 Desember 2015 adalah sebuah tahapan awal dalam bisnis tahun 2016 ini. jelas sekali bagaimana entrepeneur dituntut untuk bisa mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing dalam berbisnis ditengah tngkat persaingan yang semakin tinggi dari para pengusaha yang berasal dari negara-negara ASEAN dalam memperebutkan 620 juta jiwa manusia.


Tentu hal ini menjadi dasar bagi entrepreneur dalam membangun sebuah konteks bisnis di tahun ini. Adam yang menjadi salah satu narasumber juga menambahkan bagaimana peluang dan ancaman yang ada dari MEA ini. "Banyak entrepeneur merasakan bagaimana MEA itu adalah sebuah ancaman dalam bisnis" katanya. Entrepreneur seolah-olah melihat besarnya ancaman yang berasal dari pengusaha yang pastinya memiliki banyak keunggulan daripada mereka.

Oleh karena itu, dalam bahasan Belbiz malam tadi, bagaimana Meriza menjelaskan tujuh tips yang harus digunakan oleh entrepreneur untuk mencapai keunggulan dalam berbisnis. Pertama adalah bagaimana entrepreneur mendalami bisnisnya kembali, kedua, mengenali semakin mendalam setiap konsumen. Hal ini dapat dilihat dari need, want dan demand konsumen, kata Meriza.

Yang ketiga adalah entrepreneur perlu memahami pesaing dan strategi yang diterapkan dan yang akan ditunakan oleh pesaing. Karena sejatinya pesaing akan memberikan superior value kepada konsumen dan ini menjadi dasar nantinya untuk masuk ke tips ke empat yaitu membuat produk yang dapat membuat superior value.

Tips kelima adalah bagaimana entrepreneur itu membangun hubungan jangka panjang dengan setiap konsumen. Lalu, yang keenam adalah melakukan evaluasi secara berkala serta melakukan perbaikan atas terus menerus.
Inilah yang disampaikan oleh Meriza dalam program Belbiz tadi malam dan didukung pengalaman Opik dalam berbisnis Ikan Pindang. "bisnis ikang pindang ini adalah pilihan bisnis yang saya lanjutkan dari bisnis orang tua sehingga saya bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman bisnis ikan pindang" kata Opik.
Banyak pertanyaan dan komentar dari sahabat K-Lite selama diskusi Belbiz tadi malam.
Program belajar bisnis awal tahun 2016 adalah aktivitas yang sangat 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: