Saya jadi teringat bagaimana seorang professor mendorong saya untuk memahami konsep perusahaan itu dengan pendekatan behavior atau perilaku dari setiap manusia yang ada dalam perusahaan. saya jadi fokus bagaimana konsep organisasi yaitu berhubungan dengan kerjasama yang dilakukan oleh orang perorangan dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini menunjukkan bagaimana harus paham tentang perilaku manusia.

Oleh karena itu, perilaku manusia harus menjadi objek pembelajaran yang paling penting bagi para entrepreneur. Perilaku yang berhubungan dengan bagaimana setiap orang berhubungan satu sama lain, baik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan bahkan kelompok dengan kelompok yang ada dalam organisasi atau konteksnya adalah perusahaan.


Inilah yang menjadi point utama dalam perusahaan sehingga setiap aspek yang berhubungan dengan manusia akan menjadi penting untuk membangun budaya perusahaan. karena hal ini akan menjadi perekat perusahaan dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen itu sendiri.

Satu hal yang menjadi penting bagi entrepreneur adalah ketelitian yang berhubungan dengan nilai-nilai dalam perusahaan. Hal ini harus digali dari nilai-nilai yang dipegang oleh para entrepreneur itu sendir dan juga dari para karyawan mereka yang sudah bekerja dan mengjalankan nilai-niali tersebut. Sebagai contoh, nilai kejujuran. Apakah entrepreneur sudah memiliki dan menjalankan nilai kejujuran dalam keseharian mereka?

Selanjutnya adalah ketelitian dalam menetapkan belief. Ini penting karena inilah yang menjadi faktor pendorong bagi para karyawan dalam bekerja. Bagaimana mereka memiliki belief yang akan dikejar dan dicapai oleh manajemen dan juga mereka sendiri. Tidak peduli dengan apa yang mereka kerjakan, akan tetapi, kejelasan belief akan membuat mereka semangat untuk mencapainya.

Yang ketiga adalah ketelitian dalam membuat habit. Kebiasaan yang dimiliki oleh setiap orang dalam perusahaan menjadi penting untuk para entrepreneur.jangan sampai salah nanti ketika mereka slaah mengidentifikasi kebiasaan yang ada dalam organisasi atau perusahaan karena itu berhubungan dengan apa yang dilakukan setiap hari.

Keempat dan kelima adalah bahasan dan komunikasi yang saling berhubungan dalam perusahaan. bahasan menjadi alat komunikasi yang dimiliki oleh perusahaan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari sehingga perlunya kesamaan bahasan dan gaya komunikasi dalam bisnis.

Inilah yang harus dimiliki oleh para entrepreneur dalam membangun budaya organisasi yang kuat sehingga memberikan value yang optimal bagi diri sendiri sebagai seorang entrepreneur, karyawan dan perusahaan dalam mencapai tujuan
Oleh Meriza Hendri, 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: