Sejatinya seorang entrepreneur muda muslim itu adalah seorang pembelajar untuk bisnis mereka masing-masing karena ini sangat berhubungan dengan bagaimana mereka bisa meningkatkan knowledge, skill dan attitude dalam berbisnis. Hal ini sangat dirasakan ketika lingkungan bisnis yang berubah begitu cepat dan menuntut bagaimana wirausaha untuk selalu berbasis pengetahuan.

Apa saja pengetahuan yang harus dipelajari? Ada lima rasanya yang harus dipelajari tersebut yaitu ilmu tentang entrepreneurship, ilmu tentang bisnis dan lingkungan bisnis, ilmu manajemen, ilmu manajemen strategik dan ilmunya ALLah SWT. Semuanya memiliki keterhubungan yang sangat erat satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan kalau ingin mendapatkan bisnis yang berkah di dunia dan akhirat dalam jangka panjang.



Sejatinya entrepreneur harus memahami ilmunya entrepreneurship karena berhubungan dengan bagaimana mereka melihat dan menciptakan peluang dan merubahhnya menjadi bisnis yang bermanfaat bagi diri, orang lain dan lingkungan dalam jangka panjang. Hal ini membutuhkan mindset atau sikap mental menjadi entrepreneur.

Setelah itu, entrepreneur tidak akan sukses bila tidak mengerti bisnis dan lingkungan bisnis. lalu, bisnisnya tidak akan mencapai tujuan secara efektif dan efisien bila tidak menerapkan manajemen keuangan, pemasaran, operasi dan sumber dayamanusia. Lalu, bisnisnya tidak akan jangka panjang bila tidak menerapkan manajemen strategik dimana lingkungan bisnis itu akan selalu berubah setiap saat dan ketika tida bisa dilihat secara baik, akan merugi.

Lalu, bagaimana dengan manfaat di akhirat? Bisnisnya tidak akan berkah bilah tidak menerapkan ilmunya Allah SWT dalam bisnis yaitu bagaimana wirausaha muda muslim mulai fokus mempelajari Alquran Dan Hadis sehingga bisa diterapkan dalam bisnis itu sendiri. Hal ini sejatinya menjadi fondasi bagi wirausaha muda muslim dalam berbisnis sehingga setiap keputusan dan tindakan bisnis tersebut akan tetap berada dalam aturan Allah SWT.

Ada satu kalimat yang menarik ketika saya mendengarkan radio MQ Radio kemaren yaitu sejatinya umat muslim itu belajar setiap saat dan dimanapun berada. Jadikan alam ini sebagai kelas, jadikan setiap orang itu adalah guru dan jadikan setiap kejadian adalah pelajaran. Hal ini disampaikan oleh AA Deda di Radio MQ. Saya jadi teringat juga dengan pelajaran saya dari kota kelahiran saya, Bukittinggi, bahwa alam takambang jadi guru dimana alam ini adalah memberikan pelajaran.

Ha ini sangat penting untuk setiap entrepreneur muda muslim dan bahkan bagi saya, setiap saat entrepreneur itu adalah belajar karena memang Allah SWT akan meninggikan derajat setiap umat yang memiliki ilmu yang nanti bisa digunakan untuk membuat keputusan sesuai dengan Ajaran Allah SWT. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: