Rasanya, hal ini menjadi penting dan bagi saya sebagai seorang entrepreneur, sudah menjadi dasar berfikir untuk diri sendiri dan juga bisnis itu sendiri dalam masa sekarang dan yang akan datang. Dasar berfikir yang akan menentukan kerangka berfikir dan behaviour. Sejatinya, setiap entrepreneur itu memang diharapkan menjadi pemikir yang dapat menguasai dirinya sendiri dari pengaruh emosi yang seringkali membuat diri dan bisnisnya menjadi terancam.

Salah satu hal mendasar bagi entrepeneur muslim dalam berbisnis adalah bagaimana mereka "membungkus" pengetahuan tentang entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen yang digunakan dalam bisnis dengan ilmu Allah karena Allah sebagai pencipta manusia dan pencipta alam dimana semuanya pasti berhubungan dengan Allah yang maha pencipta seluruh yang ada dibumi dan isinya. Seluruhnya akan menjadi ciptaan Allah SWT.


Oleh karena itu, sudah saatnya entrepreneur muda muslim belajar tentang ilmu nya Allah yang ada di Alqur'an dan hadis yang sudah didalami oleh umat muslim dalam konteks hafidz Qur'an dan bahkan dalam kegiatan sehari-hari yang ditampakkan dalam bisnis itu sendiri. Jelasn Qur'an dan hadis adalah sumber pengetahuan.

Coba kita lihat dari aspek bagaimana entrepreneur kudu hidup dalam keseharian dengan dasar aturan-aturan dalam Qur'an dan hadis. Sebagai contoh, disiplin dalam sholat berjamah yang tampak pada kehidupan bisnis menjadi penting. Dalam konteks bisnis, disiplin ini menjadi kunci sukses karena tanpa disiplin, apa yang dibuat sebagai sebuah ketetapan atau peraturan tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang seharusnya. Tentu akan membuat bisnis menjadi berantakan.

Belum lagi dalam aspek kejujuran dalam menjalankan bisnis dimana kejujuran menjadi point utama dalam membangun hubungan karena saat ini bisnis sangat ditentukan oleh trust atau kepercayaan yang dibangun oleh entrepreneurship itu sendiri. Bahkan saat ini, main asset atau asset utama setiap entrepreneur adalah integritas yang dimilikinya yang berupa kesesuaian antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan. Dalam agama saat ditekankan entrepeneur muda muslim untuk memegang kejujuran ini.

Itu baru dua contoh ilmu yang harus dikelola oleh manusia dengan basis ilmunya Allah dalam bisnis. Sederhana, akan tetapi, itulah kehebatan dari ilmu Allah yang mengatur sampai kepada hal-hal yang sangat detail.
Saatnya entrepreneur percaya dan fokus pada ilmunya Allah dalam qur'an dan hadis agar bisa membuat bisnis setiap entrepreneur jadi berkah, profitable, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar... Amin yra...
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: