Sudah dua malam berturu-turut, program di televise menayangkan pertandingan sepak bola piala Sudirman yang sudah memasuki tahapan semi final yang diikuti oleh empat tim terbaik di Indonesia. Pertandingan yang banyak dilihat oleh para penonton dan menggambarkan meriahnya pertandingan antar tim. Luar biasa animo masyarakat yang menonton pertandingan tersebut dan menggambarkan bagaimana industri sepak bola yang bisa berkembang di negara ini.

Akan tetapi, dibalik itu semua, ada satu masalah yang mengganjal di industri ini yaitu belum lepas dari sanksi FIFA yang merupakan induk sepak bolah dunia. Tentu yang di harapkan dari pertandingan sepak bola itu adalah bukan lagi pada aspek sekedar permainan sepak bola, akan tetapi, juga pengakuan internasional. Kenapa masalah yang sudah ada sejak tahun kemaren belum juga terselesaikan dengan baik oleh pemerintah dan pelaku sepak bola Indonesia.

Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran berharga di permasalahan ini yaitu bagaimana sejatinya entrepeneur perlu membuat sebuah keputusan untuk menyelesaikan masalah. Decision making and problem solving menjadi kunci untuk bagaimana entrepeneur harus melakukans setiap masalah yang dihadapi.  Salah satu fakta yang tidak bisa dilepaskan dari diri entrepeneur adalah masalah yang akan selalu timbul pada diri dan bisnisnya.

Oleh karena itu, entrepreneur harus bisa benar-benar memiliki komitmen bagaimana bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan membuat sebuah keputusan bisnis. Jelas hal ini perlu dipahami dengan baik dan bahkan menjadi mindset setiap entrepreneur ketika mereka memilih menjadi entrepreneur sukses dengan bisnis. Jangan sampai tidak menyelesaikan masalah atau bahkan membiarkan atau lari dari masalah yang terjadi.

Hal ini akan memberikan dampak kepada entrepreneur dan bisnis mereka yang pastinya bertujuan untuk mencapai profit dalam konteks TP = TR – TC yaitu total profit dihasilkan dari total Revenue dikurangi Total Cost. Selain itu, tujuan berupa people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Ini harus menjadi fondasi setiap entrepreneur dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan bisnis.

Pemahaman untuk menyelesaikan secara langsung masalah dalam bisnis itu menjadi penting dan setelah itu, dibuat keputusan yang berbasis kepada logika setiap entrepreneur melalui tahapan pembuatan keputusan yaitu problem identification, search for alternative solution, alternative solution evaluation, membuat keputusan, menjalankan keputusan dan melakukan evaluasi atas keputusan. Sudah saatnya mindset selesaikan masalah dengan menggunakan system thinking yaitu input, process, output, outcome sampai impact. Bagaimana dengan anda? hmmmmm

Share To:

meriza hendri

Post A Comment: