Dalam satu kesempatan, saya berkesempatan mengikuti sebuah taklim yang membahas bagaimana sejatinya seorang manusia dimata Allah SWT dan bagaimana mereka membuat keputusan yang pastinya dilakukan setiap saat. Keputusan yang sangat menentukan bagaimana wirausaha itu nantinya dalam menentukan kualitas bisnis dan kualitas hidup di dunia ini. bahkan sejatinya, wirausaha perlu memperhatikan kehidupan di akhirat.

Rasanya, hal ini perlu saya bagikan kepada teman-teman wirausaha dalam menjalankan bisnis termasuk pada diri saya juga ketika berkomitmen untuk mengembangkan diri dan bisnis mereka masing-masing. setiap diri wirausaha muslim diharapkan mampu memiliki sebuah konsep diri dan konsep bisnis yang berlandaskan kepada Allah SWT. Hal ini dapat dilihat pada konteks Alqur'an dan Hadis yang jelas-jelas sesuai dengan aturan Allah SWT.

Yang pertama adalah bagamana sejatinya manusia dimata Allah SWT. Saya teringat dengan materi kuliah filsafat ilmu yang saya dapatkan di kuliah beberapa waktu lalu. Bagaimana professor saya menjelaskan bahwa manusia itu memiliki akal fikiran yang membedakan manusia dengan makhluk lain. Fikiran itu membuat manusia selalu berfikir dengan bertanya, bertanya untuk mencari jawaban, jawaban yang dicari adalah jawaban yang benar sehingga pada akhirnya, manusia berfikir untuk mencari sebuah kebenaran yang ada di Alqur'an dan hadis.

Oleh karena itu, sejatinya manusia itu diharapkan selalu berfikir atas apa yang ada didalam diri dan sekitar mereka. Yang kedua adalah bagaimana manusia membuat keputusan dalam kehidupan ini, khususnya kalau dihubungkan dengan bisnis, jelas keputusan yang berhubungan dengan bisnis yang mereka jalankan setiap saat. Sejatinya dengan konsep berfikir, manusia diharapkan membuat keputusan dengan tidak berlandaskan emosi yang selama ini banyak dilakukan banyak orang.

Lihat saja bagaimana keputusan dalam keadaan marah, takut, tertekan, apatis, sedih dan bahkan dalam keadaan senang. Hal ini wajib dihindari karena akan berdampak kepada kualitas keputusan dan berdampak kepada masa depan masing-masing. disinilah pentingnya wirausaha fokus pada membuat keputusan dengan logis dan salah satunya bertanya kepada hati nurani.

Ada yang menarik dari kata ustad yaitu ketika membuat keputusan dan membuat diri itu tenang setelah dianalisis oleh logika, insya Allah itu adalah keputusan yang benar dan tidak bertentangan dengan Allah SWT, akan tetapi, bila hati menjadi tidak tenang, artinya gelisah, biasanya, itu keputusan yang tidak benar. So, menarik bagi wirausaha untuk memperhatikan logika dan hati nurani setiap keputusan wirausaha. Bismillahirrahmanirrahim. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: