Membaca peta politik negara ini dalam beberapa hari terakhir, sejatinya menjadi sebuah pelajaran yang sangat luar biasa dalam konteks entrepeneurship, bisnis dan manajemen. "suguhan" yang diberikan oleh para pemimpin bangsa sangat terlihat berlandaskan kepada Sesuatu yang kalau dalam bahasa politik menjadi biasa, akan tetapi, dalam konteks bisnis dan manajemen, menjadi sesuatu yang tidak luar biasa karena berhubungan dengan nilai dari bisnis itu sendiri.

Akan tetapi, hal ini adalah sebuah realitas yang tidak bisa ditolak. Lihat saja bagaimana perilaku politik pemimpin bangsa yang katanya dulu menjadi oposisi, sekarang malah minta bergabung dengan berbagai alasan demi kepentingan pribadi dan juga kelompok. Mungkin bagi sebagian orang, tidak melihat ini sebagai sesuatu yang jelas sekali bisa dibaca dalam konteks bagaimana mereka memiliki kepentingan. Akan tetapi, jelas tampak bagaimana dasar para elit bangsa ini memiliki kepentingan dalam setiap keputusan dan tindakan mereka.


Sebagai seorang entrepreneur, ada pelajaran berharga yang dapat diambil dari hal ini. apa itu? Dasar yang seringkali digunakan oleh banyak orang dalam berhubungan adalah kepentingan. Memang setiap orang memiliki kepentingan tertentu dalam membangun sebuah hubungan, akan tetapi, perlu dikaji lebih dalam, kepentingan seperti apa yang dibangun dan dipertahankan. Karena ini akan berhubungan dengan konteks bisnis yang dijalankan karena yang paling penting bagi entrepreneur saat ini dalam membangun bisnis adalah value dan value itu salah satunya dibangun oleh fondasi yang kuat yang bernama integrity.

Integritas berhubungan dengan bagaimana kesesuaian antara ucapan dengan tindakan. Jelas ini menjadi asset yang paling penting dan utama bagi setiap entrepreneur. ketika entrepreneur menggunakan model seperti para politisi yang seringkali menggunakan kepentingan sesaat yang bersifat opportunis, sehingga seringkali tidak sesuai antara apa yang diucapkan dengan yang dilakukan, akan membuat mereka dianggap sebagai seseorang yang tidak dapat dipegang kata-katanya.

Pelajaran yang kedua adalah bagaimana entrepeneur harus menetapkan sebuah kepentingan bersama antara entrepeneur dengan konsumen, supplier, distributor dan bahkan dengan pesaing untuk jangka panjang. Tidak lagi bicara kepentingan sesaat yang dapat berubah-rubah. Tentu hal ini harus menjadi perhatian setiap entrepreneur untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis.

Inilah yang perlu diperhatikan dalam kondisi dimana politik menjadi hal yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi di negara ini. sudah waktunya entrepreneur mulai menyadari kondisi yang terjadi dengan baik. Bagaimana dengan anda? hmmmmm
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: