Ada satu kelemahan yang seringkali saya lakukan ketika membangun sebuah habit untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kelemahan yang bisa membuat bagaimana kualitas kedekatan kepada Allah SWT yang tidak optimal sehingga berdampak kepada bagaimana membangun diri untuk menjadi semakin lebih baik, lebih baik dan lebih baik.
Ketika disibukkan dengan pekerjaan, kebiasaan mengaji bisa menjadi terkendala, puasa senin kamis menjadi tertinggal, sholat tidak berjamaah, sedekah tidak rutin, sholat tahajjud seringkali bolong. Hal ini benar-benar menjadi sebuah kelemahan. Padahal, diawal sudah membuat rencana yang sangat rigid bagaimana mendalami agama yang dapat dilihat dari Alquran dan sunnah serta pendapat para alim ulama yang memberikan penjelasan terhadap ajaran agama.

Tentu kelemahaman ini harus diminimalisir agar benar-benar menjadi entrepeneur muda yang berbasis kepada agama Islam. Entrepeneur muda muslim yang dapat menjalankan bisnis dengan berbasis kepada Alquran dan hadis.
Salah satu dasar untuk membangun entrepreneur muda muslim yang sukses adalah kedisiplinan yang harus dimiliki oleh para entrepeneur dalam mempelajari agama Islam. Disiplin berhubungan dengan bagaimana seseorang menjalankan apa yang sudah disepakati sebagai sebuah rencana ataupun aturan yang akan menjadi cara untuk mencapai sesuatu. Disiplin itu kalau boleh dilihat, bagaimana menjadi backbone untuk sukses.
Kalau secara mendasar, disiplin sangat diajarkan oleh agama Islam dengan ibadah-ibadah yang sudah ditetapkan. Salah satunya adalah disiplin dalam menjalankan sholat lima waktu dengan berjamaah di mesjid. Ini adalah contoh nyata bagaimana Allah SWT itu sangat peduli dengan disiplin dan sejatinya setiap umat muslim harus disiplin dalam menjalani kehidupan khususnya dalam beribadah kepada-Nya dimana Allah SWT selalu mengarahkan umat-Nya untuk fokus dalam memanfaatkan waktu.
Lihat saja bagaimana Allah SWT benar-benar mengingatkan bagaimana pentingnya memperhatikan waktu di dunia ini. oleh karena itu, sebagai seorang entrepreneur muda muslim, fokuslah untuk mendidik diri agar disiplin. Bismillahirrahmanirrahim
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: