Business Today

Dalam salah satu headline berita, disampaikan bahwa ada satu orang peserta lomba makan ayam yang berujung maut untuk memperebutkan uang 5 Miliar rupiah yang selenggarakan oleh salah satu restoran siap saji di Cengkareng, Jakarta Barat. Terlepas dari apa yang menyebabkan kematian peserta lomba ini, informasi yang berkembang tentang kematian ini cepat sekali sehingga diberitakan oleh media cetak maupun media elektronik dan juga media online.

Tentu diawal acara ini, kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan branding atas perusahaan atau restoran tersebut. Diharapkan, akan ada impact atau dampak sehingga dapat memberikan manfaat kepada perusahaan yang nantinya akan meningkatkan penjualan perusahaan. hal in adalah strategi yang umum dilakukan oleh perusahaan dalam kerangka meningkatkan penjualan serta bagaimana melakukan branding atas perusahaan.


Sebagai seorang entrepreneur, tentu hal ini harus diambil pelajarannya. Ada satu hal yang perlu dipahami oleh entrepreneur yaitu branding strategi yaitu berhubungan dengan bagaimana entrepreneur melakukan strategi merek untuk perusahaan mereka. Yang pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan analisis terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan milik entrepreneur. hal ini akan menentukan posisi entrepreneur di pasar.

Setelah itu, entrepreneur menetapkan tujuan dari branding yang akan dilakukan. Dalam konteks branding, pasti entreprenru sudah mengetahui bagaimana konsep AIDA  yaitu attention, interest, Desire serta action yang dipilih. Selanjutnya, mengelola sumber daya yang ada untuk melakukan branding yaitu man, money, massage, mission and media yang harus diintegrasikan untuk menjalankan strategi. Semuanya harus diintegrasikan oleh para entrepreneur dalam mengelola komunikasi untuk branding.

Selanjutnya harus harus benar-benar membuat program komunikasi yang bisa mencapai tujuan. Melihat program yang dijalankan oleh restoran tersebut, tentu berhubungan dengan makanan dan sejatinya pengelola event sudah memperhitungkan berbagai potensi resiko yang berhubungan dengan acara tersebut, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar. Potensi resiko yang melekat pada setiap program komunikasi seringkali kurang diperhatikan oleh para entrepreneur

Inilah yang perlu menjadi perhatian. Seringkali orang hanya fokus pada bagaimana membuat program yang menarik, lalu membuat anggaran serta mencari orang yang kompeten untuk menjalankan program tersebut. Akan tetapi, tentu hal ini tidak cukup karena hal tersebut baru sebatas apa yang tampak dipermukaan. Pelajaran yang sangat berharga adalah fokus kepada potensi resiko yang melekat pada acara tersebut. Inilah yang harus dilakukan oleh entrepreneur. bagaimana dengan anda? hmmmm
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: