Business Today
Beberapa Media memberitakan bagaimana proyek-proyek pemerintah mulai dilelang dan ditawarkan kepada masyarakat untuk dijalankan. Hal ini tidak hanya di tingkat pusat, akan tetapi, juga ditingkat provinsi dan bahkan kotamadya dan kabupaten yang ada di Indonesia. Pemberitaan ini wajar karena berhubungan dengan bagaimana pemerintah menggenjot berbagai proyek yang semestinya sudah harus dijalankan oleh pemerintah.

Tentu hal ini adalah sebuah peluang bisnis bagi para entrepreneur karena itu bagian dari konsumen para entrepreneur yaitu government market. Pasar dari pemerintah ini memiliki perbedaan karakter dibandingkan dengan consumer market, business market dan global market. Setiap tahun, pemerintah sudah mengganggarkan dana untuk keperluan pelaksanaan proyek yang ditujukan untuk kepentingan rakyat.


Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada satu pelajaran berharga dari peluang  yang berasal dari pemerintah ini. memang pemerintah adalah salah satu pasar dan sebagai seorang entrepreneur perlu, pertama, menyadari bahwa pasar pemerintah itu memiliki karakter khusus. Artinya, memiliki perbedaan dengan jenis pasar yang lain.
Kedua, entrepreneur harus memahami aturan yang berlaku di pemerintah, baik peraturan yang berhubungan langsung dengan pekerjaan ataupun peraturan yang berhubungan secara tidak langsung. Hal ini dapat dilihat pada aspek terlihat pada peraturan tentang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Itu adalah salah satu contoh peraturan yang berhubungan secara tidak langsung.  
Ketiga, entrepreneur perlu memperhatikan tertib administrasi, mulai dari proses tender, Tertib administrasi menjadi kunci untuk menjaga seorang entrepreneur terhindar dari hal-hal yang tidak baik, dalam artian bertentangan dengan peraturan pemerintah. Jangan sampai entrepreneur terjebak kepada hal-hal yang bertentangan dengan prinsip akuntabilitas, tanggungjawab, transparansi dan keadilan. Semuanya adalah dasar bagi setiap entrepreneur dalam menjalankan aktivitas bisnis dengan pemerintah.
Keempat, entrepreneur harus memiliki prinsip dalam berbisnis. Artinya, ada nilai-niali diri dan nilai-nilai bisnis yang dipertaruhkan dalam berbisnis dengan pemerintah. Jangan terjebak kepada mengikuti keinginan orang-orang tertentu karena pada akhirnya, proyek pemreintah itu akan di audit oleh BPK sampai kepada KPK. Tidak ada yang bisa menjamin kalau ada sebuah kesalahan yang dilakukan dan akan dilindungi oleh orang lain. Prinsip pribadi itu menjadi dasar untuk menerima atau menolak sebuah proyek dan bahkan dalam perjalanan proyek.
Kelima, entrepreneur harus menjalankan proyek dengan standar yang sudah ditetapkan. Hal ini untuk menjamin kualitas proyek sehingga tidak adan yang akan terjadi diluar kualitas proyek. Bagaimana dengan anda? Siap menjalankan proyek dari pemerintah? Hmmm..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: