Business Today
Menjadi seorang entrepreneur yang mampu membangun bisnis dengan konsep sustainability adalah sebuah tantangan yang harus dijalankan karena persaingan dalam bisnis sudah sangat tinggi. Tanpa adanya sustainability yang ada dalam bisnis, hanya akan membuat setiap bisnis tidak bisa mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.
 
Saat ini, salah satu yang harus menjadi perhatian entrepreneur adalah peraturan yang dibuat pemerintah sehubungan dengan bisnis yang dijalankan di negara ini. peraturan-peraturan dan kebijakan yang dibuat pemerintah adalah salah satu variabel lingkungan eksternal yang mempengaruhi jalannya bisnis dan pastinya setiap kebijakan akan memberikan dampak kepada bisnis para entrepreneur, baik berupa ancaman ataupun peluang.
 
Fakta yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah sudah banyak, khususnya yang relevan dengan bisnis para entrepeneur. Salah satu yang nyata adalah kebijakan tentang MEA yang sudah ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2015 yang lalu. Kebijakan pemerintah tentang MEA tentu harus dilihat secara menyeluruh sehingga dapat diketahui apa yang bisa dimanfaatkan oleh entrepreneur untuk program MEA tersebut.
 
Rupanya, banyak hal yang belum diketahui oleh entrepreneur dalam konteks MEA ini dimana kebijakan yang relevan dengan MEA dan sejatinya menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan oleh wirausaha untuk sukses. Banyak hal yang rupanya disiapkan sehingga perlu mendapatkan concern atau perhatian agar tidak salah dan bahkan tidak dimanfaatkan sama sekali. Tentu hal ini menjadi masalah dimana wirausaha tidak mendapatkan benefit.
 
Salah satu kebijakan yang dibuat pemerintah dan didapatkan dari kementrian luar negeri adalah bagaimana peluang yang ada untuk memasuki pasar luar negeri. Sebagai contoh, dibutuhkan lima puluh UMKM yang sudah siap memasuki pasar ASEAN dengan kriteria produk yang sesuai dengan kualitas yang mereka syaratkan, adanya jaminan keberlangsungan dan keberlanjutan untuk jangka panjang serta bagaimana pengetahuan terhadap pasar luar negeri secara mendalam.
 
Belum lagi peluang yang sudah dibuka oleh pemerintah dengan beberapa stakeholders dimana perusahaan di ASEAN membutuhkan produk yang relevan dengan pasar ASEAN dan pemerintah mendukung untuk pameran. Tentu hal ini adalah bagian dari program dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan sejatinya wirausaha perlu mendalami program yang ada tersebut. Rasanya, mulailah bersahabat dengan pemerintah untuk mendapatkan pengetahuan dan sharing tentang kebijakan yang berhubungan dengan MEA. Bagaimana dengan anda? hmmmm
 
 
 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: