Kemaren siang, saya bertemu dengan dua orang teman yang bekerjasama dengan saya untuk membangun sebuah komunitas yang berhubungan dengan bisnis. tentu pertemuan ini bukan hanya sekedar pertemuan biasa, dalam artian hanya diskusi ngalur ngidul saja karena itu akan menjadi sia-sia. Sementara , bagi saya, waktu itu adalah sangat berharga untuk bisa menjadi asset dalam kerangka membuat kebaikain untuk diri sendiri dan orang lain.
Selalu teringat bagaimana Allah SWT itu selalu mengingatkan umat-Nya untuk bisa memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien sehingga menjadi sebuah asset yang sangat berharga. Jadi, diskusi kemaren benar-benar menjadi penting dan ada satu pelajaran yang sangat beharga yaitu bagaimana menjadi aktivitas bisnis yang dijalankan dan membantu komunitas mengembangkan bisnis itu menjadi konsep bagaimana membela agama Allah SWT. Hal mendasar adalah bagaimana membantu mengembangkan ekonomi ummat.

Tentu hal ini harus dipahami dengan baik karena akan berhubungan dengan bagaimana aplikasinya dalam kehidupan karena tidak hanya berhubungan dengan diri entrepreneur, akan tetapi juga orang lain. Hal ini menjadi awal bagi entrepreneur dalam membantu orang lain sehingga tidak akan terkompori oleh emosi yaitu bagaimana mereka didorong untuk menjadi seseorang yang fokus kembali untuk mendapatkan manfaat untuk diri sendiri.
Membantu umat tidak harus dengan uang karena uang itu adalah alat yang bisa juga digantikan oleh alat yang lain. Hal ini harus menjadi perhatian setiap entrepreneur dimana ketika mereka hanya bicara uang, akan terjebak dengan kondisi keuangan diri sendiri. Jelas ini akan menjadi halangan wirausaha dalam berbisnis.
Membantu orang lain bisa dengan fikiran, tenaga dan waktu. Hal ini perlu dilihat secara menyeluruh oleh wirausaha yang memang bermaksud untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi ummat. Fikiran itu menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh ummat dan bahkan memberikan value kepada ummat dalam bentuk kreativitas dan inovasi pada produk yang ditawarkan oleh umat kepada konsumen.
Tenaga juga bisa disedekahkan untuk ummat dengan bekerja secara langsung dalam bentuk pekerjaan yang dijalankan. Tenaga bisa menjadi alat untuk membantu umat. Demikian juga dengan waktu yang diberikan sehingga dapat menjadi sebuah sumber daya yang dapat membantu pengembangan umat. Semuanya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan ummat. Oleh karena itu, mari niatkan semua yang ada pada diri kita, baik itu uang, tenaga, fikiran, waktu untuk sesejahteraan umat.
Bismillahirrahmanirrahim. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: