Business Today

Saat ini, semakin jelas bagaimana setiap entrepreneur harus berfikir strategis untuk bisnis yang terus dihadapkan dengan perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi. Bagi entrepreneur yang terlambat sedikit saja, akan merasakan dampak yang luar biasa dimana bisnisnya tidak akan mencapai sustainable competitive advantage sehingga kinerja bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang tumbuh dan berkembang tidak akan bisa tercapai.

Hal ini terasa sekali melihat bagaimana perubahan lingkungan khususnya dalam konteks teknologi informasi yang begitu cepat perubahannya. Lihat saja, bagaimana dampak yang dirasakan oleh perusahaan angkutan, khususnya taksi yang ada di Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya dimana mereka terlambat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dalam hal teknologi informasi.


Keberhasilan Uber dan Grab mengambil pasar yang selama ini dilayani oleh Taksi menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga bagaimana perubahan teknologi itu benar-benar harus menjadi perhatian setiap entrepreneur dalam berbisnis. Bahkan, kalau dibilang bisnis menjadi sangat ditentukan oleh bagaimana entrepreneur bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk proses bisnis yang mereka jalankan.
Oleh karena itu, sudah waktunya entrepreneur mulai benar-benar memiliki mindset sebagai seorang ahli strategi, khususnya ahli dalam teknologi informasi. Entrepreneur tidak bisa lagi menjadi gagap dengan teknologi kalau tidak akan ditinggal oleh bisnisnya dan pesaingnya. Semuanya sudah jelas dan semakin terang benderang bagaimana sejatinya hakekat bisnis para entrepreneur dan tantangan mereka untuk mencapai sukses.
Hal selanjutnya yang perlu dilakukan oleh entrepreneur adalah mendalami bisnis masing-masing karena hal itu menjadi kunci sukses dalam mencari kesesuaian antara bisnis dan teknologi informasi yang ada. Semakin mendalami proses bisnis akan semakin memperjelas apa yang bisa dirubah proses bisnis dengan menggunakan teknologi informasi yang pastinya akan sangat penting bagi bisnis tersebut.
Jangan menyerahkan teknologi kepada pihak lain atau outsorching, karena ini adalah bagian dari jantung bisnis para entrepreneur. sebagai contoh, bagaimana entrepreneur harus memanfaatkan media sosial untuk bisnis, enterprise resources planning untuk bisnis sampai kepada bagaimana mengoptimasi aplikasi yang relevan dengan bisnis saat ini.
Inilah waktunya entrepreneur untuk fokus menjadi seorang ahli strategi dan seorang ahli teknologi informasi bagi bisnisnya untuk bisa mencapai sustainable competitive advantage ditengah tingginya tingkat persaingan bisnis saat ini. bagaimana dengan anda? Hmmm..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: